Bahasan Cup Dorong Budaya Olahraga dan Kebersamaan Warga Pontianak

PONTIANAK – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi terselenggaranya Turnamen Bulutangkis Bahasan Cup di TCR Stadium, Kecamatan Pontianak Tenggara. Agenda dalam rangka Hari Jadi ke 255 Pontianak itu diharap mendorong masyarakat semakin gemar berolahraga sekaligus mempererat silaturahmi.

Menurut Bahasan, Pemerintah Kota Pontianak mendukung berbagai kegiatan olahraga yang tumbuh dari masyarakat. Setiap wilayah bahkan memiliki potensi dan minat olahraga yang berbeda-beda, mulai dari pencak silat, mini soccer, bulutangkis hingga berbagai cabang lainnya.

“Olahraga bukan untuk memperpanjang umur, karena umur sudah ada ketentuannya. Tetapi olahraga membantu kita menjaga kesehatan. Sakit itu tidak nyaman, jadi mari kita jaga kesehatan salah satunya dengan berolahraga,” katanya ketika membuka turnamen tersebut, Sabtu (24/10/2026) malam.

Bahasan mengajak masyarakat memilih jenis olahraga sesuai minat masing-masing. Menurutnya, fasilitas dan komunitas berbagai cabang olahraga di Pontianak terus berkembang sehingga masyarakat memiliki banyak pilihan untuk tetap aktif. Kegiatan olahraga pun dapat menjadi ruang pertemuan antara pemerintah dan masyarakat. Ia berharap hubungan antara warga dengan pemerintah, mulai dari lurah, camat, perangkat daerah hingga jajaran Pemerintah Kota Pontianak, semakin erat.

“Kita ingin silaturahmi antara pemerintah dan masyarakat terus tersambung. Dari kegiatan seperti ini kita bisa bertemu, mendapat masukan dan mendengar langsung informasi dari masyarakat,” jelasnya.

Ia juga mengajak peserta dan masyarakat menjadikan turnamen sebagai ruang untuk memperkuat kebersamaan di tengah karakter Pontianak yang majemuk. Keberagaman suku, agama dan latar belakang masyarakat merupakan kekuatan Pontianak apabila diiringi sikap saling menghormati.

“Kalau ada perbedaan pendapat atau persepsi, jangan mengedepankan emosi. Kota Pontianak ini heterogen dan majemuk. Justru kita harus membangun dengan kebersamaan,” tegasnya.

Di tengah pelaksanaan turnamen, Bahasan turut mengingatkan panitia memperhatikan perkembangan kualitas udara. Ia mengatakan kegiatan dapat berjalan dengan tetap mempertimbangkan kondisi kesehatan peserta dan masyarakat.

“Kegiatan boleh berjalan, tetapi kondisi kualitas udara tetap harus kita pantau. Kalau sudah pada kategori yang membahayakan kesehatan, tentu harus kita evaluasi,” katanya.

Melihat antusiasme peserta, Bahasan mendorong agar Bahasan Cup dapat dijadikan turnamen tahunan, terutama dalam rangkaian Hari Jadi Kota Pontianak.

“Kalau antusiasmenya seperti ini, saya kira bisa kita jadikan agenda tahunan. Setiap Hari Jadi Kota Pontianak bisa kembali dilaksanakan,” ujarnya.

Ia juga berpesan kepada seluruh peserta untuk menjunjung tinggi sportivitas serta kepada wasit agar menjalankan tugas secara profesional dan adil.

“Bertandinglah dengan sportivitas setinggi-tingginya. Kepada wasit dan juri, saya berharap menjalankan tugas secara profesional sehingga seluruh peserta merasa diperlakukan dengan baik,” pungkasnya. (prokopim)