,
menampilkan: hasil
Wako Edi Sampaikan Belasungkawa Keluarga Ojol Korban Begal
PONTIANAK - Suasana duka masih menyelimuti rumah yang ditempati almarhum Achmad Faizal, driver ojek online (ojol) yang menjadi korban pembegalan. Ersi Yolanda (25), istri dari Achmad Faizal, tak mampu menahan tangis ketika rumahnya yang beralamat di Jalan Kom Yos Sudarso Gang Sadpraja Kelurahan Sungai Beliung Kecamatan Pontianak Barat kedatangan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono untuk menyampaikan rasa belasungkawa kepada keluarga korban. Edi juga berbincang dengan keluarga korban.
"Atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pontianak, saya turut belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban, semoga diberikan ketabahan dan kesabaran serta almarhum mendapat tempat terbaik disisi Allah, SWT," ucapnya usai bertakziah di kediaman korban, Minggu (26/2/2023).
Menurutnya, meski almarhum merupakan warga pendatang dan belum lama menetap di Kota Pontianak, namun istri almarhum merupakan warga Kota Pontianak. Achmad Faizal menjadi tulang punggung keluarga dalam mencari nafkah.
"Kita akan memberikan perhatian kepada istri korban yang juga memiliki anak yang masih balita," ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Edi mengimbau seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk tetap waspada. Kewaspadaan juga ditujukan kepada driver ojol, terutama pada malam hari di tempat yang sepi dan rawan tindak kriminalitas. Apalagi tindak kejahatan sekarang ini sudah sangat mengkuatirkan dan tidak mengenal perikemanusiaan. Oleh sebab itu, dia berharap pelaku pembegalan hingga menghilangkan nyawa Achmad Faizal dijatuhi hukuman semaksimal mungkin.
"Kami juga telah berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk menekan angka kriminalitas terutama pembegalan-pembegalan yang terjadi," imbuhnya.
Dirinya juga mengimbau kepada para ojol untuk berkoordinasi dengan sesama rekan-rekannya terutama memberitahukan keberadaan ketika mengantar penumpang.
"Lebih berhati-hati ketika menerima order yang lokasinya sepi dan rawan pembegalan," pesannya.
Ersi Yolanda, istri almarhum Achmad Faizal mengungkapkan terima kasih kepada Wali Kota Edi Kamtono yang telah datang ke kediamannya untuk menyampaikan belasungkawa atas musibah yang menimpanya.
"Terima kasih Pak Wali yang sudah datang untuk mendoakan almarhum suami saya," lirihnya.
Di mata Ersi, sosok Achmad Faizal adalah suami yang sangat baik dan sayang dengan keluarga. Sikapnya juga lembut dan tidak pernah berkata kasar.
"Bahkan saat turun dari rumah pun, ia selalu izin sama saya," katanya.
Dia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada rekan-rekan almarhum yang juga telah membantu mencari keberadaan korban.
"Terima kasih juga kepada teman-teman yang sudah hadir di sini," tuturnya.
Achmad Faizal meninggalkan seorang istri bernama Ersi Yolanda dan seorang anak yang masih berusia 1 tahun 9 bulan. Achmad Faizal ditemukan tewas bersimbah darah pada Sabtu (25/2/2023) sekira pukul 02.00 WIB oleh warga sekitar. Sebelumnya, sang istri mencari keberadaan korban setelah hilang kontak dan diketahui setelah mendapat informasi ditemukannya jenazah di Parit Timor Desa Sungai Rengas Kecamatan Sungai Kakap Kabupaten Kubu Raya. (prokopim)
Bahasan Dukung Aksi Donor Darah Demi Kemanusiaan
RRI Pontianak Gelar Pontianak Berdonor ke-7
PONTIANAK - Radio Republik Indonesia (RRI) Pontianak menggelar aksi sosial donor darah bertajuk Pontianak Berdonor ke-7 di halaman Kantor RRI Pontianak, Selasa (21/2/2023). Para pendonor berasal dari karyawan RRI Pontianak, instansi pemerintahan dan masyarakat umum.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi dan mendukung aksi kemanusiaan yang diinisiasi oleh RRI Pontianak secara rutin setiap tahun. Para pendonor darah yang berpartisipasi pada kegiatan ini diharapkan bisa menjadi pendonor rutin.
"Dengan mendonorkan darah, kita telah ikut membantu sesama terutama mereka yang membutuhkan darah," ujarnya.
Bahasan menyebut, dengan semakin banyaknya pendonor darah, maka akan membantu ketersediaan stok darah. Sebagaimana diketahui, rerata kebutuhan darah di Pontianak sebanyak 120 hingga 150 kantong per hari.
"Mudah-mudahan dengan sinergitas dan kolaborasi bersama seluruh stakeholder di Kota Pontianak bisa terus melaksanakan kegiatan kemanusiaan ini," tuturnya.
Tidak hanya aksi donor, ia berharap lewat kegiatan ini masyarakat mendapat edukasi tentang manfaat berdonor. RRI juga berperan dalam menyampaikan edukasi kepada masyarakat luas tentang manfaat donor darah.
"Donor darah juga bisa memberikan manfaat bagi kesehatan tubuh kita sendiri, seperti membantu mengganti sel-sel darah yang rusak, meningkatkan produksi sel darah merah, dan membantu menurunkan risiko penyakit jantung," jelas Bahasan. (prokopim)
Program Tahunan, 25 Orang Terpilih Ikuti Pelatihan Satpam
Wako Edi Harap Pelatihan Tingkatkan Kesejahteraan Keluarga
PONTIANAK – Pelatihan Satuan Pengamanan atau Satpam menjadi salah satu program tahunan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak. Tahun ini, sebanyak 25 orang terpilih untuk mengikuti pelatihan tersebut dari hasil seleksi tahun 2022 kemarin.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik program ini. Ia berpesan agar peserta pelatihan dapat menjaga kebugaran fisik serta kedisiplinan. Selain itu dirinya juga mengingatkan untuk mempelajari aturan perundang-undangan.
"Mereka akan diberikan sertifikat, selain menambah wawasan, tentu akan meningkatkan pendapatan. Dan yang paling penting keamanan juga meningkat," ungkapnya usai membuka secara resmi Pelatihan Satpam di Kantor Dinsos Pontianak, Senin (13/2/2023).
Edi menyebut, pertumbuhan penduduk Kota Pontianak setiap tahunnya mencapai angka 1,7 persen. Oleh karenanya, imbuh Edi, keamanan sipil harus diperkuat.
"Bertambahnya kebutuhan Satpam yang bersertifikat pada instansi-instansi juga menjadi peluang 25 orang," ungkapnya.
Kepala Dinsos Ponianak Trisnawati menjelaskan, peserta yang mendaftar adalah mereka yang masuk daftar kelompok Program Keluarga Harapan (PKH) Kementerian Sosial. Dari 50 peserta yang mengikuti seleksi, 25 di antaranya lolos seleksi dan dinyatakan memenuhi syarat untuk mengikuti pelatihan selama dua pekan itu.
"Yang melatih adalah Brigade 86," ujarnya.
Pihaknya menjalin kerjasama dengan perusahaan-perusahaan sebagai tindak lanjut pelatihan. Tina, sapaan akrabnya menyampaikan, Dinsos juga akan terus menginformasikan daftar peserta Satpam ke Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Kota Pontianak.
"Kita terus komunikasikan tentang ketersediaan tenaga Satpam ke perusahaan dan outsourcing serta ke Disnaker," tuturnya.
Selain pelatihan Satpam, Dinsos Kota Pontianak juga akan melaksanakan pelatihan kerajinan tenun bersama Dekranasda Kota Pontianak. Jika sebelumnya sudah digelar kursus menjahit, Tina ingin masyarakat Pontianak belajar tenun karena terdapat ciri khas sosial budaya.
"Tahun lalu kita berikan alat jahit. Tahun ini kita kerjasama dengan Dekranasda untuk bertenun," pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Wako Ajak Warga Rutin Donor Darah
PKK Pontianak Gelar Donor Darah Serentak HUT ke-66 Pemprov Kalbar
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut berpartisipasi mendonorkan darahnya pada kegiatan Donor Darah Serentak se-Kalimantan Barat (Kalbar) yang digelar Tim Penggerak (TP) PKK Kota Pontianak di PMI Kota Pontianak, Rabu (25/1/2023). Donor darah yang digelar secara serentak oleh TP PKK kabupaten/kota se-Kalbar ini dalam rangka HUT ke-66 Pemerintah Provinsi Kalbar.
Edi mendukung dan mengapresiasi kegiatan donor darah ini sebagai bentuk kepedulian terhadap sesama. Ia berharap para peserta donor darah yang berpartisipasi pada kegiatan ini bisa mulai menjadi pendonor rutin.
"Dan yang sudah rutin berdonor lebih semangat lagi untuk terus mendonorkan darahnya dalam membantu sesama terutama mereka yang membutuhkan darah," ujarnya usai mendonorkan darah di PMI Kota Pontianak.
Ia mengajak warga untuk ikut mendonorkan darahnya. Menurutnya, kebutuhan darah di Kota Pontianak masih sangat diperlukan oleh masyarakat Pontianak. Rerata kebutuhan darah di Pontianak sebanyak 120 kantong per hari, bahkan sampai 150 kantong.
"Untuk itu, dari pendonor-pendonor darah inilah yang sangat membantu memenuhi kebutuhan stok darah di Kota Pontianak," imbuhnya.
Ditambahkannya, manfaat donor darah tidak hanya dirasakan oleh penerima donor saja, melainkan juga pendonor. Banyak manfaat dari donor darah bagi kesehatan.
"Melalui donor darah, salah satunya kadar zat besi dalam tubuh dapat menjadi lebih stabil dan menurunkan resiko terkena penyakit jantung dan pembuluh darah," jelasnya.
Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie menerangkan, aksi kemanusiaan yang digelar secara serentak oleh TP PKK se-Kalbar ini masih dalam rangkaian HUT ke-66 Pemprov Kalbar. Partisipasi pendonor yang mendonorkan darahnya diharapkan bisa membantu masyarakat yang membutuhkan.
"Alhamdulillah, TP PKK Kota Pontianak hari ini bisa melaksanakan aksi sosial donor darah bertepatan dengan HUT ke-66 Pemprov Kalbar," katanya.
Menurutnya, pendonor yang menyumbangkan darahnya, membantu orang lain yang sangat membutuhkan darah adalah pahlawan. Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pendonor yang telah mendonorkan darahnya.
"Setiap tetes darah yang disalurkan mampu menyelamatkan nyawa, terima kasih kepada seluruh pendonor yang mungkin ada yang telah rutin mendonorkan darahnya maupun yang pertama kali," pungkasnya. (prokopim)