,
menampilkan: hasil
Pj Wako Tugaskan Dokter ke Batam Pastikan Kesehatan JCH Pontianak
JCH Pontianak Mulai Diberangkatkan
PONTIANAK - Jamaah Calon Haji (JCH) asal Kota Pontianak mulai diberangkatkan secara bertahap. Sebanyak 445 JCH kloter 20 dari jumlah keseluruhan 637 JCH asal Kota Pontianak mulai diberangkatkan ke Batam hari ini, Jumat (31/5/2024). Rombongan berangkat dari Hotel Orchardz Perdana menuju Bandara Supadio menggunakan Bus Damri.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian ikut melepas keberangkatan rombongan sebelum menuju Bandara Supadio dan berlepas ke Bandara Hang Nadim Batam. Ia juga telah menugaskan beberapa orang dokter berangkat ke Batam untuk memastikan kesehatan para JCH sebelum diberangkatkan ke tanah suci.
“Jadi kalau ada keluhan terkait kesehatan para jamaah, bisa diperiksa oleh dokter-dokter kita yang ditugaskan di sana,” ujarnya usai melepas keberangkatan JCH menuju Bandara Supadio.
Ani Sofian juga mengingatkan para JCH agar tidak lupa membawa visa haji. Demikian pula tanda pengenal, JCH diminta senantiasa mengenakannya agar lebih memudahkan petugas pendamping maupun ketua rombongan mengenal identitas jamaah yang dipimpinnya.
“Semoga para jamaah calon haji menjadi haji yang mabrur dan dimudahkan dalam melaksanakan ibadah selama di tanah suci,” tuturnya.
Selama melaksanakan ibadah di tanah suci, para JCH harus mengikuti arahan ketua rombongan masing-masing. Saling membantu dan mengingatkan kepada sesama jamaah supaya ibadah yang dilaksanakan berjalan lancar.
“Pesan saya, nanti ketika di tanah suci ikuti semua rangkaian ibadah yang sudah ditetapkan,” pesan dia.
Para JCH asal Kota Pontianak nanti akan disambut oleh Pj Sekda Kota Pontianak saat tiba di Batam. Demikian pula saat keberangkatan ke tanah suci, JCH akan dilepas oleh Pj Sekda di Batam.
“Saya melepas keberangkatan jamaah dari Pontianak menuju ke Batam,” imbuhnya.
Kepala Biro Kesra Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar Mulyadi menerangkan kloter 20 yang akan berlepas menuju Bandara Hang Nadim Batam merupakan penerbangan perdana embarkasi Batam. Kloter 20 ini merupakan JCH asal Kota Pontianak dengan jumlah 445 orang.
“Kami atas nama PPIHD Provinsi Kalbar akan melepas keberangkatan bapak ibu menuju embarkasi Batam,” pungkasnya. (prokopim)
Pemkot Pontianak Komitmen Tolak Pungli
Sosialisasi Pontianak Tangguh ‘Bersama Tolak Pungli’
PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen memberantas pungutan liar (pungli). Hal itu tergambar dari capaian Monitoring Centre Prevention (MCP) tahun 2023 dengan nilai 93,19 dan Survei Penilaian Integritas (SPI) sebesar 77,8. Angka tersebut di atas rerata nasional dan Provinsi Kalbar sehingga Kota Pontianak menjadi salah satu rujukan Kota Anti Korupsi Tahun 2024.
Staf Ahli Bidang Hukum dan Politik Sekretariat Daerah Kota Pontianak Yusnaldi menerangkan, Pemkot Pontianak melalui Satgas Saber Pungli berkomitmen untuk memberantas praktik-praktik pungli. Oleh sebab itu, Pemkot Pontianak menggelar sosialisasi Pontianak Tangguh ‘Bersama Tolak Pungutan Liar’ di Hotel Harris Pontianak, Rabu (29/5/2024).
“Sosialisasi ini juga merupakan wujud nyata dari upaya Pemkot Pontianak melibatkan seluruh komponen masyarakat dalam gerakan pemberantasan pungli,” ungkapnya.
Yusnaldi menambahkan, sosialisasi ini sangat penting untuk meningkatkan kesadaran akan bahaya dan dampak negatif pungli, serta untuk memberikan pemahaman tentang upaya-upaya pencegahan dan penindakan yang telah dan akan terus dilakukan.
“Pontianak Tangguh ‘Bersama Tolak Pungli’ menjadi tema sosialisasi yang harus menjadi komitmen bersama pemerintah daerah, aparat penegak hukum dan masyarakat. Dengan kerja sama dan dukungan dari semua pihak, saya yakin Kota Pontianak dapat bersih dan bebas dari pungli,” ujar dia.
Ia juga mengingatkan kepada peserta sosialisasi untuk menghindari dari tindakan atau perbuatan yang akan merugikan diri sendiri maupun organisasinya sebab pungli berdampak terhadap tatanan masyarakat, pendapatan daerah, dan lebih fatalnya lagi dapat menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah.
“Bekerjalah secara profesional junjung tinggi nilai-nilai integritas diri, keluarga, instansi, organisasi dan pemerintah daerah,” pungkasnya. (prokopim)
Pj Wako Minta Anggota PPS Jaga Netralitas dan Integritas
Ketua KPU Kota Pontianak Lantik Anggota PPS Pilkada se-Kota Pontianak
PONTIANAK - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak David Teguh M melantik anggota Panitia Pemungutan Suara (PPS) se-Kota Pontianak untuk pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur Kalbar, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak di Hotel Mercure Pontianak, Minggu (26/5/2024). Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian turut hadir menyaksikan prosesi pelantikan anggota PPS yang akan bertugas untuk tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada).
Kepada anggota PPS yang baru dilantik, Ani Sofian menyampaikan ucapan selamat dan berharap anggota PPS segera melaksanakan tugas sesuai tahapan Pilkada yang telah direncanakan dengan berpedoman pada ketentuan dan aturan yang telah ditetapkan.
“Saya berpesan kepada seluruh anggota PPS untuk melaksanakan tugas sesuai aturan yang berlaku, jaga netralitas, independensi dan junjung tinggi integritas guna mewujudkan Pilkada di Kota Pontianak yang berkualitas,” pesannya.
Ia juga berharap kepada anggota PPS untuk terus meningkatkan pemahaman akan tugas, wewenang dan tanggung jawab serta berikan informasi dan sosialisasi kepada masyarakat.
“Guna meningkatkan partisipasi pemilihan pada pesta demokrasi yang akan diselenggarakan bersama,” tuturnya.
Sebagaimana diketahui, bahwa tahun 2024 menjadi puncak pesta demokrasi lima tahunan bagi rakyat Indonesia. Termasuk agenda Pilkada yang akan digelar bulan November mendatang, menjadi ajang bagi masyarakat Pontianak untuk ikut menentukan nasib bangsa dan negara lima tahun mendatang. Peran anggota PPS sangat penting dalam proses pesta demokrasi tersebut.
“Saya berharap anggota PPS menjalin sinergitas dan meningkatkan koordinasi dengan berbagai pihak, sehingga pelaksanaan Pilkada di Kota Pontianak berjalan dengan aman, tertib dan damai,” pungkasnya. (prokopim)
Kota Pontianak Siap Meriahkan Rakernas APEKSI XVII di Balikpapan
PONTIANAK – Kota Pontianak akan turut berpartisipasi memeriahkan acara tahunan Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Asosiasi Pemerintah Kota Seluruh Indonesia (APEKSI) XVII, di Kota Balikpapan, Kalimantan Timur, pada 1-6 Juni mendatang. Berbagai persiapan juga tengah dilakukan, seperti memantapkan desain stand pameran, mematangkan konsep busana dan koreografi tarian untuk karnaval budaya hingga menghadiri seminar nasional.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian memastikan dirinya ikut hadir bersama istri yang juga selaku Pj Ketua TP-PKK Kota Pontianak beserta rombongan jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lainnya. Ia akan mengikuti Rakernas yang rencananya dibuka oleh Presiden Joko Widodo dan diikuti seluruh Wali Kota se-Indonesia.
“Selain berkoordinasi antar kota seluruh Indonesia, agenda di sana juga untuk membahas Ibu Kota Nusantara (IKN) yang sebentar lagi rampung. Kota Pontianak tentu mendukung program ini karena nantinya berdampak positif bagi pembangunan Kota Pontianak,” paparnya, usai rapat koordinasi persiapan, di Ruang Rapat Kantor Wali Kota, Kamis (23/5/2024).
Pontianak juga mengirim perwakilan pemuda terbaik untuk mengikuti rangkaian acara Youth City Changer (YCC). Ani Sofian menjelaskan, tema yang diusung pada Rakernas APEKSI kali ini adalah ‘Kota Sejahtera, Indonesia Maju’.
“Nanti kami juga mengirimkan dinas terkait untuk mengikuti Pokja Perubahan Iklim dan Water Management serta forum bisnis untuk mendalami fungsi smart city,” terangnya.
Dengan agenda serupa, Ani Sofian berharap agar Kota Pontianak kian dikenal. Terutama soal potensi wisata, mulai dari kuliner serta monumen Tugu Khatulistiwa. Pontianak dikenal dengan istilah Kota Khatulistiwa, karena di sini terletak monumen fenomena alam yang sangat langka, kemudian beragam kuliner.
“Keindahan dan pesona Sungai Kapuas bisa menjadi potensi wisata untuk menarik lebih banyak pengunjung,” sebut Pj Wali Kota.
Balikpapan terpilih menjadi tuan rumah perhelatan Rakernas APEKSI tahun ini. Hal itu bukan tanpa alasan. Kota yang dijuluki Bumi Manuntung itu kini menjadi kota penyangga IKN.
“Ada dijadwalkan setiap rombongan akan menempuh perjalanan dua jam menuju IKN, semoga bisa menginspirasi peserta dan membawa manfaat besar bagi kemajuan masyarakat,” ujar Ani Sofian.
Ia juga berharap, rombongan Kota Pontianak pulang dengan membawa prestasi sebagai peserta terbaik atau stand pameran terbaik.
“Kami melibatkan seniman serta perancang busana untuk mendesain koreografi tarian yang akan ditampilkan pada malam Karnaval Budaya nanti, semoga bisa pulang membawa juara,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)