,
menampilkan: hasil
Tiba di Lapangan Monas, Edi-Bahasan Berbaris Menuju Istana Negara
Pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota
JAKARTA - Pelantikan serentak kepala daerah dan wakil kepala daerah terpilih di Istana Negara digelar hari ini, Kamis (20/2/2025). Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak terpilih, Edi Rusdi Kamtono dan Bahasan didampingi istri masing-masing tiba di Lapangan Monas pukul 07.20 WIB. Berseragam PDUB putih, Edi dan Bahasan menuju ke tenda yang telah disiapkan untuk seluruh kepala daerah. Tepat pukul 09.30 WIB, seluruh kepala daerah dan wakil kepala daerah berbaris menuju Istana Negara untuk mengikuti prosesi pelantikan.
Sebelum menuju tenda, Edi dan Bahasan beserta istri sempat mengabadikan momen di depan Tugu Monas sebelum menuju ke tenda utama.
"Saya bersama Pak Bahasan berada di halaman Monas untuk menuju ke Istana Negara dalam rangka pelantikan serentak oleh Bapak Presiden," ujarnya.
Pelantikan serentak ini merupakan bagian dari agenda nasional untuk melantik kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2024. Para kepala daerah terpilih dari berbagai wilayah di Indonesia mengucapkan sumpah jabatan di hadapan Presiden RI.
Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota terpilih ini menyampaikan harapannya agar proses pelantikan dapat berjalan dengan lancar. Ia juga meminta doa dan dukungan dari seluruh warga Kota Pontianak untuk menjalankan amanah yang akan diembannya.
"Mudah-mudahan semuanya berjalan lancar dan mohon doa restu dari warga Kota Pontianak tercinta," pungkasnya.
Usai dilantik, Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak langsung menuju Kantor Badan Penghubung Provinsi Kalbar untuk mengikuti serah terima jabatan. (prokopim)
Edi Suryanto Sampaikan Pesan Perpisahan di Hari Terakhir Menjabat Pj Wako
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menyampaikan pesan perpisahan kepada jajaran Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak di hari terakhir masa jabatannya. Hal ini disampaikan menjelang pelantikan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak definitif yang akan dilaksanakan Kamis (20/2/2025).
"Ini adalah jam terakhir saya menjabat sebagai Penjabat Wali Kota Pontianak. Sesuai rencana, besok akan dilantik wali kota dan wakil wali kota yang definitif," ujarnya usai menyampaikan pesan kepada ASN Pemkot Pontianak di akhir masa jabatannya di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (19/2/2025) sore.
Dalam pertemuan perpisahan tersebut, Edi mengungkapkan apresiasi atas kinerja seluruh jajaran Pemkot Pontianak. Ia menilai seluruh pegawai telah menunjukkan kinerja positif selama kepemimpinannya.
"Pertama, semua berkinerja dengan baik. Kedua, semua bekerja sesuai dengan aturan dan ketentuan. Ketiga, mereka adalah orang-orang yang berani dalam konteks melawan sebuah kesalahan atau sesuatu yang tidak benar," jelasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi juga berpesan agar seluruh stakeholder tetap menjaga kerja sama, baik di internal maupun eksternal instansi. Menurutnya, kerja sama yang baik dapat menciptakan sistem pengawasan yang efektif secara alamiah.
"Dengan kerja sama, kita bisa saling mengawasi. Kalau kita kerja sama dan dekat dengan semuanya, pasti akan malu kalau mau berbuat curang atau jahat. Kendalinya sudah tercetak dengan sendirinya," pungkasnya.
Setelah mengakhiri tugasnya di Pontianak, Edi Suryanto akan kembali ke Jakarta menjalankan tugasnya selaku Direktur Korsup Wilayah IV KPK RI. Ia juga menyampaikan permohonan maaf apabila terdapat kesalahan selama masa kepemimpinannya dan ucapan terima kasih tak terhingga kepada semua pihak yang telah membantu tugas-tugasnya selama menjabat Pj Wali Kota Pontianak. (prokopim/kominfo)
Resmikan Area Kuliner Rusunawa Harapan Jaya, Pj Wako Ingin Ada di Tiap Kecamatan
Upaya Pemkot Pontianak Tingkatkan Perekonomian Warga
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto meresmikan Area Kuliner UMKM di Halaman Rusunawa Harapan Jaya. Pontianak Selatan menjadi kecamatan pertama yang memiliki pusat kuliner UMKM sesuai rencana Pj Wali Kota untuk mewujudkan area UMKM di setiap kecamatan, khususnya kuliner.
"Alhamdulillah di Pontianak Selatan ini sudah ada hasilnya. Ini berkat kerja keras tim Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan (Diskumdag) dan semua dinas terkait seperti Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) dan Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (DPRKP) Kota Pontianak yang benar-benar bersungguh-sungguh merealisasikan ini,” ujarnya usai meresmikan Area Kuliner UMKM di Rusunawa Harapan Jaya, Rabu (19/2/2025).
Menurutnya, keberadaan food court atau area kuliner ini sangat penting sebagai tempat berkumpul masyarakat dan membuka peluang ekonomi. Di sini akan menjadi wadah pertemuan antara penjual dan pembeli jajanan kuliner.
"Tempat-tempat yang sudah benar-benar disiapkan ini menjadi wadah masyarakat berkumpul, mencari rezeki dan tempat jajan," jelasnya.
Edi berharap ke depannya setiap kecamatan bisa memiliki lebih dari satu food court, mengingat besarnya jumlah masyarakat di Kota Pontianak. Bahkan bila perlu untuk menarik pedagang dan pengunjung kawasan ini, digelar lomba.
"Kalau sudah banyak, nanti bisa dilombakan mana yang paling meriah dan paling bagus penyajiannya," tambahnya.
Terkait dampak ekonomi, Pj Wali Kota meyakini keberadaan food court ini akan memberikan efek yang luar biasa besar bagi masyarakat, khususnya para pelaku UMKM.
"Para bapak-ibu pelaku usaha bisa mendapatkan manfaat secara langsung. Meski nilai nominalnya mungkin tidak terlalu besar, tapi dampaknya sangat positif bagi pelaku usaha dan konsumen," imbuhnya.
Kepala Diskumdag Kota Pontianak Ibrahim menyatakan, area kuliner yang diperuntukkan bagi UMKM ini memang sebelumnya sudah direncanakan, bahkan Pj Wali Kota meninjau langsung lokasi ini.
"Alhamdulillah, atas arahan Bapak Pj Wali Kota, kawasan Rusunawa yang ada di wilayah Kelurahan Kota Baru ini segera diresmikan sebagai pusat kuliner. Ini akan menjadi daerah tumbuh kembang ekonomi baru, terutama bagi masyarakat ekonomi menengah ke bawah," tuturnya.
Dengan diresmikannya area kuliner ini, diharapkan dapat menggeliatkan aktivitas ekonomi di kawasan tersebut. Ibrahim menghimbau para pedagang untuk tertib dalam mengatur tempat berjualan.
"Jangan sampai memenuhi bagian depan gang yang menghalangi akses masuk warga. Rezeki sudah ada yang mengatur, termasuk soal gerobak yang dibagikan," pungkasnya.
Diskumdag Kota Pontianak telah menyediakan gerobak-gerobak bagi pelaku UMKM di area kuliner Rusunawa Harapan Jaya. Dengan tersusun rapi, gerobak-gerobak berjejer di halaman Rusunawa yang menjual berbagai jajanan kuliner. (prokopim)
Penerimaan PBB di Pontianak Utara Rendah, Pj Wali Kota Minta Dukungan RT/RW
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto mengungkapkan keprihatinannya terhadap rendahnya tingkat pembayaran Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) di Kecamatan Pontianak Utara yang hanya mencapai 34 persen.
"Bagaimana bisa membangun kalau PBB yang terbayar hanya 34 persen. Saya berharap para lurah, RT dan RW bisa membantu mengoptimalkan penerimaan PBB ini," ujarnya saat membuka Musrenbang RKPD Tingkat Kecamatan Pontianak Utara di Aula CU Pancur Kasih, Rabu (19/2/2025).
Edi menekankan pentingnya peran aktif seluruh elemen masyarakat dalam pembangunan daerah, termasuk dalam hal pembayaran PBB. Menurutnya, peningkatan penerimaan PBB sangat krusial untuk memenuhi kebutuhan pembangunan yang diusulkan masyarakat.
"Kalau penerimaan PBB meningkat, usulan pembangunan senilai Rp253 miliar yang bapak-ibu ajukan bisa tercapai. Tapi kalau tidak, DPRD pasti akan kesulitan dalam pembahasan anggaran karena keterbatasan dana," jelasnya.
Pj Wali Kota juga meminta masyarakat untuk memastikan usulan pembangunan yang telah dibahas di tingkat kelurahan dapat terealisasi pada tahun 2026.
"Pastikan apa yang Bapak-Ibu bahas di Musrenbang tingkat kelurahan, itulah yang dibahas sekarang dan dianggarkan serta dibangun pada 2026," pungkasnya. (prokopim)