,
menampilkan: hasil
Perpustakaan Bahagia Mendawai Juara I Nasional, Wako Edi Kamtono : Ini Prestasi Membanggakan
PONTIANAK - Perpustakaan Bahagia Mendawai yang terletak di Gang Mendawai Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara berhasil meraih Juara Pertama Klaster C Lomba Perpustakaan Desa/Kelurahan Tingkat Nasional 2021. Hasil tersebut diumumkan oleh Perpustakaan Nasional RI secara daring, Senin (13/9/2021).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan apresiasi yang tinggi kepada Perpustakaan Bahagia Mendawai yang telah mengukir prestasi membanggakan di tingkat nasional.
"Hal ini menunjukkan bahwa pengelolaan perpustakaan Bahagia Mendawai sudah memenuhi kriteria penilaian di tingkat nasional," ujarnya.
Ia berharap prestasi yang diraih Perpustakaan Bahagia Mendawai memotivasi perpustakaan lainnya, terutama di tingkat kelurahan untuk menjadi lebih baik lagi. Edi menilai keberadaan perpustakaan di lingkungan masyarakat memiliki peran penting sebagai sarana atau pusat informasi dan pembelajaran masyarakat.
"Dengan demikian taraf hidup masyarakat juga akan meningkat," katanya.
Dirinya juga mendorong para pengelola perpustakaan untuk memacu kreativitas dan inovasinya dalam meningkatkan mutu dan intensitas layanan perpustakaan bagi masyarakat.
"Untuk mewujudkan kesejajaran dalam memperoleh ilmu pengetahuan dan informasi," kata Edi.
Kebutuhan dalam memperoleh informasi dan meningkatkan ilmu pengetahuan sudah menjadi hal yang mutlak. Kehadiran perpustakaan ini sangat membantu dalam memotivasi generasi muda terutama pelajar dan remaja untuk mengembangkan ilmu pengetahuannya.
"Dengan pengetahuan yang dimiliki, masyarakat bisa terus melakukan inovasi, kreativitas yang berguna sehingga bisa menumbuhkembangkan perekonomian dan bidang ilmu lainnya," pungkasnya. (prokopim)
Bunda PAUD Kalbar Apresiasi Aplikasi Bunda PAUD Kota Pontianak
PONTIANAK - Bunda PAUD Kalimantan Barat, Lismaryani Sutarmidji mengapresiasi aplikasi Bunda PAUD Kota Pontianak. Apresiasi langsung itu diberikan usai pemaparan Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie Kamtono dalam Monitoring dan Evaluasi Bunda PAUD Provinsi Kalbar dalam Kegiatan Bunda PAUD Kota Pontianak di Sekretariat Bunda PAUD Kota Pontianak, Senin (13/9/2021).
"Aplikasi itu kami sangat sangat setuju sekali," ujar Lismaryani Sutarmidji.
Dia menilai aplikasi ini memang cocok diterapkan di Kota Pontianak. Namun kemungkinan akan terkendala jika direplikasi ke daerah.
"Kalau di kabupaten lain kemungkinan tidak bisa mengadakan aplikasi karena terkendala sinyal. Mungkin seperti di Kapuas Hulu di ibu kota kabupaten bisa, tapi kalau di kelurahan desa pasti kurang mendapat sinyal," katanya.
Sementara itu Bunda PAUD Kota Pontianak, Yanieta Arbiastutie menjelaskan aplikasi Bunda PAUD merupakan sebuah sistem informasi manajemen non budgeting yang dibangun Bidang Litbang Bappeda Kota Pontianak sebagai solusi di masa pandemi Covid-19. Aplikasi ini bisa dipakai di semua smartphone.
“Aplikasi ini menjawab masalah administrasi dan database PAUD yang masih manual dan rentan hilang,” katanya.
Penerapan teknologi informasi dalam administrasi dan database PAUD ini merupakan yang pertama di Indonesia.
"Sebuah bentuk gagasan dan dedikasi ASN di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan anak usia dini di Pontianak," katanya.
Aplikasi ini menjadi ruang pengumpulan data dan informasi kondisi penyelenggaraan PAUD di Kota Pontianak yang dapat diakses di semua perangkat. Baik itu Android atau iPhone, dan komputer. Para pengguna hanya perlu menginput informasi yang dimaksud layaknya menggunakan media sosial seperti WhatsApp dan Facebook.
"Seperti saat pandemi, untuk melihat kondisi PAUD, kita tidak perlu langsung ke lapangan. Di aplikasi ini, pengelola dapat menyampaikan laporan kondisi PAUD. Selain itu, jika ingin ke lokasi, kita juga bisa dipandu karena aplikasi ini terintragrasi dengan Google Maps," jelasnya.
Selain memaparkan program kegiatan Pokja PAUD Kota Pontianak, Bunda PAUD Kota Pontianak juga mendampingi Bunda PAUD Provinsi Kalimantan Barat meninjau Sekretariat Bunda PAUD Kota Pontianak, PAUD MTA Assalam jalan Kesehatan Gang Assalam Kecamatan Pontianak Selatan dan PAUD PKK Pallima jalan Husein Hamzah Komplek Karya Indah Lestari Kecamatan Pontianak Barat. (prokopim)
Mentan Syahrul Nikmati Jogging di Taman Digulis Untan
PONTIANAK - Kunjungan kerja Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar), salah satunya di Pontianak, diisi dengan kegiatan penanaman pohon di kawasan Taman Digulis. Sebelum penanaman pohon, Mentan didampingi Wakil Gubernur Kalbar Ria Norsan, Anggota DPR RI Maria Lestari dan Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyempatkan diri untuk jogging di area jogging track Taman Digulis Untan, Minggu (12/9/2021).
Semula, jogging diagendakan hanya sekali putaran saja. Namun Mentan Syahrul Yasin merasa belum puas menikmati suasana jogging track di Taman Digulis yang merupakan salah satu destinasi wisata yang ada di Pontianak sehingga ditambah menjadi dua putaran.
"Rasanya belum puas kalau hanya satu putaran saja untuk menikmati suasana jogging track di sini," ujarnya.
Usai penanaman pohon, Mentan meninjau stand kopi khas Kalbar yang ada di kawasan taman. Beberapa jenis kopi diantaranya kopi jenis robusta asal Punggur Kabupaten Kubu Raya dan liberica asal Kabupaten Sambas. Ia pun mencicipi kopi-kopi tersebut
Baginya, kopi asal Indonesia tak kalah bersaing dengan kopi-kopi yang ada di luar negeri. Oleh sebab itu, dalam setiap kesempatan kunjungannya ia selalu memperkenalkan kopi asal Indonesia, satu diantaranya kopi asal Provinsi Kalbar, agar dikenal oleh dunia.
"Ternyata kopi khas Kalbar seperti Liberica dari Sambas dan Robusta dari Kubu Raya ini enak dan saya suka yang manis," katanya.
Menurutnya, rasa kopi yang ada di Kalbar ini sangat berbeda testinya dengan kopi yang ada di daerah lainnya, seperti di Aceh, Makassar dan sebagainya.
"Kopi yang ada disini rasanya sangat khas Kalbar," imbuhnya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengucapkan terima kasih kepada Mentan Syahrul Yasin Limpo yang telah menyempatkan diri untuk berkunjung ke Pontianak dengan menanam pohon serta jogging di kawasan Taman Digulis.
"Pak Menteri senang dengan suasana jogging track yang ada di Taman Digulis yang sejuk dan banyak pepohonan," ungkapnya.
Kegiatan penanaman pohon juga menjadi agenda Mentan saat berkunjung ke Taman Digulis. Edi berharap kegiatan penanaman pohon ini selain menghijaukan dan mengasrikan lingkungan, juga bermanfaat sebagai peneduh.
"Pohon ini fungsinya untuk penyedia oksigen, peneduh, akarnya untuk menyerap air dan buah-buahannya bisa dikonsumsi," pungkasnya. (prokopim)
Wako Edi Kamtono Raih Penghargaan Indonesia Visionary Leader
Kategori Leader in Social Integrated Data Management
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mendapat apresiasi berupa sebuah penghargaan Indonesia Visionary Leader (IVL) sebagai Leader in Social Integrated Data Management pada malam IVL Sesion VII di MNC Conference Hall, iNews Tower, Jakarta Pusat, Kamis (9/9/2021). Penghargaan tingkat nasional itu menambah deretan prestasi yang diraih Edi sejak menjabat Wali Kota Pontianak.
Selain Wali Kota Edi, ada 14 kepala daerah lain yang mendapatkan penghargaan dari MNC dengan kategori yang berbeda setelah melalui proses penilaian dari panelis yang berkompeten di bidangnya.
Direktur Jenderal Otonomi Daerah (Otda) Kemendagri, Akmal Malik, sekaligus dewan juri mengungkapkan, penilaian kepala daerah yang menerima penghargaan dalam malam Inagurasi IVL telah melalui proses penilaian yang amat ketat.
Selain Akmal, yang bertindak sebagai dewan juri dalam acara IVL yaitu Ketua pembina Indonesia Institut for Corporate Directorship Andi Ilham Said, Pakar Komunikasi Politik UIN Syarif Hidayatullah Jakarta Gun Gun Heryanto dan Guru Besar Fakultas Ekonomi Bisnis Universitas Indonesia, Budi Frendisy.
"Penganugerahan IVL ini dapat menjadi momentum kepala daerah agar berupaya memberikan yang terbaik bagi rakyat daerah yang dipimpinnya meskipun diterpa berbagai masalah, termasuk pandemi Covid-19," tutur Akmal.
Wali Kota Pontianak, Edi mengucap syukur atas penghargaan yang diraih, "Penghargaan ini memotivasi saya untuk berbuat lebih baik lagi untuk Kota Pontianak, bagaimana kita bisa mensejahterakan masyarakat Kota Pontianak terutama menghadapi pandemi Covid-19," ujarnya, Minggu (12/9/2021).
Apresiasi yang diberikan karena keunggulan inovasi dalam menciptakan program yang mendukung transparansi distribusi bantuan sosial. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak di bawah kepemimpinan Edi Kamtono memiliki data yang komprehensif terkait kesejahteraan masyarakat. Data inilah yang menjadi acuan dalam penyaluran bantuan sosial.
Melalui data yang akurat Pemkot Pontianak mengontrol, memverifikasi dan mengevaluasi proses distribusi dan alokasi bantuan sosial ke masyarakat secara periodik.
"Data harus terus diupdate, verifikasi dan validasi karena data memegang peranan penting dalam mengambil suatu keputusan, jadi saya setiap mengambil suatu keputusan pasti berbasis data," ungkapnya.
Dia menambahkan, melalui data yang valid maka keputusan yang diambil akan lebih optimal dan mencapai sasaran.
"Oleh sebab itu jangan pernah abaikan data, saya minta kepada seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) harus menguasai data," ucap Edi.
Acara penganugerahan IVL juga dihadiri Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Tjahjo Kumolo, didampingi Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo. Dalam kesempatan tersebut, Menteri Tjahjo menyampaikan selamat kepada para kepala daerah penerima apresiasi IVL 2021, yang memiliki kekuatan visi sekaligus kekuatan dalam menggali upaya daerah untuk merumuskan, mengkomunikasikan, mengimplementasikan, serta membudayakan visi tersebut di wilayah kepemimpinannya masing-masing. (prokopim)