,
menampilkan: hasil
Bahasan: Semua Jemaah Pontianak Pulang Sehat dan Selamat, Harap Jadi Haji Mabrur
Wawako Pontianak Sambut Jemaah Haji di Embarkasi Batam
BATAM – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan, menyampaikan rasa syukur dan bahagia saat menyambut kedatangan rombongan jemaah haji asal Kota Pontianak yang baru saja tiba di Embarkasi Batam, Senin (7/7/2025) malam. Kepulangan para tamu Allah ini disambut haru oleh para petugas haji.
Dalam penyambutan tersebut, Bahasan mengatakan, seluruh jemaah asal Pontianak yang tergabung dalam kloter yang berangkat bersama jemaah dari Singkawang dan Sanggau telah kembali ke tanah air dalam keadaan sehat dan utuh tanpa kurang satu apa pun.
“Alhamdulillah, ini adalah momen yang sangat membahagiakan. Para jemaah haji dari Kota Pontianak telah tiba kembali di tanah air dengan selamat. Kita patut bersyukur karena 100 persen jemaah kembali dalam keadaan sehat walafiat,” ujarnya usai menyambut kedatangan para jemaah haji asal Pontianak.
Dari informasi yang diterimanya, jumlah jemaah asal Kota Pontianak dalam kloter ini berjumlah sekitar 150 orang. Wakil Wali Kota menyampaikan rasa syukurnya karena para jemaah yang berasal dari berbagai usia, mulai dari muda hingga lansia, semuanya dalam kondisi sehat dan bugar.
“Saya tadi melihat langsung ketika mereka turun. Baik yang muda maupun yang tua semuanya tampak sehat. Ini sungguh karunia Allah yang luar biasa. Kita doakan mereka semua tetap diberi kesehatan hingga sampai ke rumah masing-masing dan bisa berkumpul kembali dengan keluarga mereka dengan penuh kebahagiaan,” ujarnya.
Ia juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia dan petugas haji, baik di Tanah Suci maupun di tanah air, yang telah bekerja keras memastikan kelancaran perjalanan dan pelaksanaan ibadah para jemaah haji.
“Terima kasih kepada seluruh petugas, baik di Mekkah, Madinah, maupun di embarkasi ini. Mereka telah melayani para jemaah dengan penuh dedikasi dan keikhlasan. Semoga apa yang mereka lakukan menjadi amal ibadah yang dicatat sebagai pahala di sisi Allah,” katanya.
Lebih lanjut, Bahasan berharap para jemaah haji yang telah selesai menunaikan rukun Islam kelima ini mampu menjaga kemabruran hajinya dan menjadi teladan di tengah masyarakat. Ia juga berharap doa-doa yang telah dipanjatkan di Tanah Suci membawa keberkahan, bukan hanya bagi diri para jemaah dan keluarganya, tapi juga untuk Kota Pontianak secara keseluruhan.
“Semoga para jemaah yang telah berhaji ini menjadi haji dan hajah yang mabrur. Doa-doa yang mereka panjatkan selama di Mekkah dan Madinah, mudah-mudahan menjadi doa yang membawa rahmat dan keberkahan bagi seluruh masyarakat Pontianak. Kota ini butuh doa dari orang-orang yang telah menunaikan ibadah dengan hati yang bersih dan ikhlas,” ucap Bahasan.
Setelah prosesi penyambutan dan serah terima jemaah dari pihak embarkasi, para jemaah akan melanjutkan perjalanan menuju Kota Pontianak dengan penerbangan yang telah disiapkan oleh panitia penyelenggara haji daerah. Panitia telah menyiapkan skema pemulangan agar jemaah bisa tiba di rumah dengan aman dan nyaman. (prokopim)
338 CPNS Pontianak Ikuti Latsar Empat Gelombang
PONTIANAK – Sebanyak 338 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengikuti Pelatihan Dasar (Latsar) yang terbagi dalam empat gelombang. Pelatihan dibuka secara simbolis oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Senin (7/7/2025).
Edi menyampaikan, Latsar CPNS golongan II dan III tahun pengangkatan 2025 bertujuan meningkatkan kapasitas peserta agar memahami tugas, fungsi, serta aturan yang menjadi dasar pelaksanaan kerja.
“Harapannya mereka bisa bekerja secara profesional. Yang paling penting, mampu memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” ujarnya.
Ia menekankan agar para peserta mengikuti seluruh tahapan Latsar dengan sungguh-sungguh. Menurutnya, Aparatur Sipil Negara (ASN) yang terdiri dari PNS dan PPPK merupakan penggerak roda pemerintahan, dan pelayanan kepada warga harus menjadi prioritas utama.
“Dalam pelatihan ini peserta digembleng soal sistem kerja dan cara berkomunikasi dalam tim. Setelah menjadi ASN, tugas utama adalah membangun dan menyejahterakan masyarakat Kota Pontianak,” tegas Edi.
Ia juga mengingatkan, status CPNS masih bersifat sementara. Jika tidak memenuhi standar dan ketentuan perundang-undangan, pengangkatan bisa dibatalkan. Oleh karena itu, kesempatan Latsar harus dimanfaatkan secara maksimal.
Kepala Bidang Pengembangan Sumber Daya Aparatur BKPSDM Kota Pontianak, Margaretha, menyampaikan pelaksanaan Latsar merupakan bagian dari arahan Badan Kepegawaian Negara (BKN).
“Tujuannya agar CPNS dapat menginternalisasi nilai dasar ASN BerAKHLAK,” jelasnya.
Latsar dilaksanakan selama 64 hari atau 647 jam pelajaran, dengan metode blended learning. Rinciannya terdiri atas 9 hari pembelajaran mandiri, 21 hari pembelajaran daring, 30 hari aktualisasi, 1 hari pembelajaran daring tahap kedua, dan 3 hari pelatihan klasikal secara tatap muka di asrama.
“Kami berharap semua peserta mengikuti proses pelatihan dengan disiplin dan tanpa tertinggal,” tutup Margaretha. (kominfo/prokopim)
Wako Tinjau Lokasi Kebakaran di Jalan Merdeka, Pastikan Korban Dapat Bantuan
PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyalurkan bantuan sandang dan pangan kepada korban musibah kebakaran di Gang Baru Kelurahan Tengah Kecamatan Pontianak Kota. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono langsung mengunjungi korban kebakaran sekaligus menyerahkan bantuan kepada korban kebakaran.
Menurut Edi, penyebab kebakaran masih dalam proses penyelidikan. Namun, berdasarkan keterangan awal dari korban dan pihak kepolisian, dugaan sementara kebakaran dipicu oleh korsleting listrik.
“Ini sedang kita teliti lagi penyebabnya, karena lokasi kebakaran berada di kawasan yang cukup dalam dan padat. Kejadiannya pun malam hari, sehingga sangat rentan,” ujarnya usai menemui korban kebakaran, Senin (7/7/2025).
Wali Kota juga mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada, khususnya dalam hal pemeliharaan instalasi listrik dan penyimpanan bahan-bahan yang mudah terbakar.
“Agar kejadian serupa tidak terulang, kami minta warga aktif memantau lingkungannya melalui pos kamling, terutama RT dan RW harus lebih peka terhadap kondisi sekitar,” tambahnya.
Terkait penanganan pasca kebakaran, Pemerintah Kota Pontianak melalui Dinas Sosial dan BPBD telah memberikan bantuan awal kepada para korban. Dua kepala keluarga yang tinggal di rumah kontrakan tersebut langsung mendapat asesmen serta bantuan kebutuhan dasar.
“Ada tiga kepala keluarga yang tinggal di sini, satu sedang pulang ke Jawa. Untuk dua lainnya, sudah kita tangani. Mereka akan kita dampingi hingga mendapatkan tempat tinggal yang baru,” jelas Edi.
Selain bantuan logistik, ia juga memastikan administrasi kependudukan yang terdampak, seperti KTP dan Kartu Keluarga (KK), telah langsung dicetak ulang.
“Kita permudah proses pengurusan dokumen yang terbakar, tadi langsung kita serahkan KTP dan KK yang baru,” tuturnya.
Kepala Dinas Sosial Kota Pontianak Trisnawati mengatakan, pihaknya memberikan bantuan tanggap darurat bagi para korban kebakaran yang terjadi di Jalan Merdeka. Bantuan tersebut disalurkan kepada dua keluarga yang terdampak, yakni keluarga Ibu Rukayah dan keluarga Bapak Ranan.
Ia mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa pangan, sandang, serta sejumlah kebutuhan pokok lainnya. Selain itu, Dinsos juga menyalurkan bantuan darurat berupa terpal dan tempat tidur.
“Alhamdulillah, bantuan awal seperti terpal dan tempat tidur sudah kami salurkan, mengingat rumah mereka habis terbakar 100 persen. Ini untuk mendukung kebutuhan tinggal sementara mereka karena sebelumnya tinggal di rumah kontrakan,” ungkapnya.
Trisnawati menjelaskan bahwa total korban terdampak dalam peristiwa ini berjumlah enam jiwa. Rinciannya, keluarga Pak Ranan terdiri dari empat jiwa dengan anak-anak yang masih berusia sekolah, sementara keluarga Ibu Rukayah berjumlah dua jiwa, termasuk seorang anak yang masih kuliah.
Selain membantu keluarga korban, Dinsos juga memperhatikan nasib petugas pemadam kebakaran yang mengalami luka saat bertugas di lokasi kejadian. Menurut Trisnawati, BPJS Kesehatan petugas tersebut telah dijamin oleh Pemerintah Kota Pontianak.
“Kami juga sedang menelusuri kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan. Sebab jika terdaftar, ada kemungkinan mendapatkan bantuan dari BPJS Ketenagakerjaan. Kami juga akan melakukan asesmen ulang terhadap dua petugas yang menjadi korban saat memadamkan api,” tambahnya.
Dinas Sosial akan terus memantau dan mendampingi para korban agar mendapatkan hak serta bantuan yang sesuai dengan kebutuhan mereka pasca kebakaran. (prokopim)
MTQ ke-33 Pontianak Berjalan Sukses
Peserta Juara Siap Jalani TC Jelang MTQ Provinsi Kalbar
PONTIANAK - Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak Amirullah , menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ tahun ini.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berkontribusi, mulai dari Pemerintah Kota Pontianak, LPTQ, dewan hakim, panitia teknis, pembina, hingga masyarakat yang turut menyemarakkan MTQ ke-33 ini,” ujarnya, Senin (7/7/2025).
Amirullah juga menambahkan, setelah berakhirnya rangkaian kegiatan MTQ tingkat kota, para peserta yang berhasil meraih juara akan segera memasuki tahapan berikutnya, yakni pemusatan latihan (training center) sebagai persiapan menghadapi MTQ Tingkat Provinsi Kalimantan Barat.
“Peserta-peserta terbaik yang berhasil meraih juara akan dibina lebih intensif melalui training center. Mereka akan mewakili Kafilah Kota Pontianak di ajang MTQ tingkat provinsi. Kami berharap dengan pembinaan yang terstruktur, kafilah kita bisa meraih hasil maksimal di tingkat provinsi nantinya,” jelasnya.
Ketua Panitia Pelaksana MTQ ke-33 Tingkat Kota Pontianak Yusnaldi menuturkan, suksesnya pelaksanaan MTQ ini merupakan kerja bersama semua pihak yang terlibat.
“Keterlibatan semua pihak telah berhasil mengantarkan suksesnya pelaksanaan MTQ,” katanya.
Dalam kesempatan ini, Yusnaldi menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah membantu dan berkontribusi hingga pelaksanaan MTQ berjalan lancar.
“Terima kasih kepada semua pihak atas segala bantuan yang dicurahkan, mulai dari persiapan hingga ditutupnya pelaksanaan MTQ ke-33 Tingkat Kota Pontianak,” tutupnya.
Sebagaimana diketahui, Kecamatan Pontianak Utara berhasil meraih gelar juara umum pada MTQ ke-33 tingkat Kota Pontianak dengan perolehan nilai tertinggi, yaitu 477. Penutupan MTQ berlangsung meriah di Taman Alun Kapuas pada Sabtu (5/7/2025) malam dan ditutup secara resmi oleh Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono. (prokopim)