,
menampilkan: hasil
Meriah, Veddriq Dielu-elukan Warga Pontianak
Ani Sofian Harap Veddriq Jadi Role Model Anak Muda Pontianak
PONTIANAK - Sorak sorai siswa-siswi meneriakkan nama Veddriq di sepanjang jalan mengiringi konvoi kendaraan yang ditumpangi Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing asal Pontianak peraih Medali Emas Olimpiade Paris 2024, Rabu (21/8/2024).
Meski di tengah hujan gerimis namun tak menyurutkan mereka menyambut Pahlawan Olahraga dengan kemeriahan dan mengibarkan bendera merah putih berukuran kecil. Sesekali Veddriq melemparkan senyum kepada semua yang memberikan sambutan di pinggir jalan.
Rombongan mulai berkonvoi dari Bandara Supadio menuju Jalan Ahmad Yani. Di Bundaran Digulis Untan, konvoi kendaraan sempat berhenti sejenak. Veddriq mendapat kesempatan untuk menyapa masyarakat yang sudah sejak pagi menunggu kedatangannya. Ia menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga kepada seluruh masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat atas sambutan yang meriah.
“Terima kasih buat masyarakat Pontianak dan Kalimantan Barat atas sambutan yang luar biasa ini, terima kasih juga kepada Pemerintah Provinsi Kalbar yang telah mempersiapkan sambutan yang sangat luar biasa,” ujarnya.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian turut serta menyambut kedatangan Veddriq saat tiba di Bandara Supadio. Ia juga turut bersama rombongan menumpangi kendaraan yang membawa Veddriq berkeliling kota. Di sepanjang jalan, iring-iringan kendaraan mendapat sambutan meriah dari siswa sekolah, ASN hingga anggota TNI/Polri.
“Kembalinya Veddriq ke kampung halaman membawa kebahagiaan bagi masyarakat Pontianak dan Kalbar umumnya, karena Veddriq telah mengharumkan nama bangsa di tingkat dunia,” ujarnya
Kembalinya Veddriq ke kampung halaman merupakan sebuah momen istimewa karena ia menjadi kebanggaan warga Kota Pontianak dan Kalbar dengan mengharumkan nama Indonesia di kancah olahraga tingkat dunia Olimpiade. Ani Sofian berharap prestasi yang diukir Veddriq bisa menular kepada atlet-atlet Pontianak lainnya.
“Veddriq menjadi bukti bahwa atlet kita tidak kalah dengan atlet-atlet dunia lainnya. Veddriq bisa jadi role model bagi anak muda bahwa anak Pontianak bisa meraih prestasi tingkat dunia,” pesannya.
Seperti diketahui, Veddriq memiliki segudang prestasi tingkat internasional. Ia bahkan mencatatkan rekor tercepat pada beberapa kejuaraan panjat tebing mulai dari Asian Games, Asian Championship, World Cup Series sampai World Game. Dirinya juga menjuarai IFSC di Amerika Serikat dan World Cup Series di Switzerland. Terbaru, medali emas yang diraih Veddriq saat berlaga di Olimpiade Paris 2024 menjadi prestasi tertinggi yang diraihnya. (prokopim/kominfo)
Rayakan 18 Tahun PAUD PKK Kota Pontianak
PONTIANAK – Kota Pontianak merayakan tonggak sejarah penting dalam dunia pendidikan anak usia dini dengan meriah. Perayaan ulang tahun ke-18 Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) yang diselenggarakan oleh Tim Penggerak PKK Kota Pontianak resmi dibuka pada Senin (19/8/2024). Acara ini dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari pejabat pemerintah, masyarakat setempat, hingga orang tua dan anak-anak yang merupakan bagian dari PAUD.
Pj Ketua TP PKK Kota Pontianak Anita Ani Sofian menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian 18 tahun PAUD di kota ini. Ia menekankan pentingnya pendidikan anak usia dini sebagai pondasi utama dalam membangun karakter dan kecerdasan anak.
“Selamat ulang tahun ke-18 untuk PAUD PKK Kota Pontianak. Ini adalah momen penting untuk merayakan pencapaian serta refleksi atas perjalanan panjang yang telah dilalui,” ujarnya.
Acara perayaan kali ini dirancang dengan berbagai kegiatan menarik, termasuk pentas seni anak-anak, pameran hasil kreativitas siswa PAUD, serta berbagai lomba yang melibatkan orang tua dan anak.
“Kegiatan tersebut bertujuan untuk menunjukkan kemajuan dan perkembangan yang telah dicapai oleh PAUD di kota Pontianak selama 18 tahun terakhir,” terang Anita.
Anita juga memberikan penghargaan kepada para pendidik dan tenaga kependidikan PAUD yang telah berdedikasi dalam mengajar dan membimbing anak-anak. Penghargaan ini diharapkan dapat memotivasi para pendidik untuk terus berkomitmen dalam mencerdaskan generasi penerus bangsa.
Salah satu agenda utama dalam perayaan ini adalah peluncuran program baru yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan di PAUD. Program tersebut mencakup pelatihan bagi pendidik, peningkatan fasilitas, serta pengembangan kurikulum yang lebih inovatif dan adaptif terhadap kebutuhan zaman.
“Di samping itu, acara ini juga menjadi ajang bagi para orang tua untuk berinteraksi dengan pendidik dan berbagi pengalaman mengenai perkembangan anak mereka. Diskusi dan workshop yang diselenggarakan dalam perayaan ini memberikan wawasan tambahan bagi orang tua mengenai cara mendukung pendidikan anak di rumah,” pungkasnya. (kominfo)
Bangka Belitung Darat Nominasi 5 Besar Kelurahan Terbaik Regional
Tim Penilai Pusat Uji Klarifikasi Lapangan di Kelurahan BBD
PONTIANAK – Kelurahan Bangka Belitung Darat (BBD) Kecamatan Pontianak Tenggara, terpilih sebagai nominasi 5 terbaik untuk penilaian Lomba Kelurahan Tingkat Regional Wilayah III Tahun 2024. Kelurahan BBD mampu menyisihkan lebih dari dua ribu kelurahan dan desa se-Indonesia. Setelah berhasil lolos tahap administrasi tim penilai dari pemerintah pusat mengunjungi Kelurahan BBD untuk klarifikasi lapangan.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah bekerja keras meningkatkan Kelurahan BBD sebagai perwakilan Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar).
“Lomba ini merupakan upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas pelayanan publik dan mendorong inovasi kompetensi lurah dalam pembangunan,” ungkapnya, usai menerima kedatangan tim penilai, di Aula Kantor Camat Pontianak Tenggara, Selasa (20/8/2024).
Ani Sofian menekankan, hal yang paling penting selain meraih juara adalah pelayanan publik itu sendiri. Karena pada dasarnya kebutuhan pemerintahan adalah menyelesaikan persoalan di tengah masyarakat. Untuk itu diperlukan inovasi dan kreativitas.
Persiapan yang matang adalah kunci untuk memperoleh hasil yang maksimal dalam lomba ini. Oleh karena itu, semua pihak diharapkan dapat berkolaborasi dengan baik untuk memastikan bahwa setiap aspek penilaian dapat terpenuhi dengan baik.
"Kami sangat berharap bahwa Pontianak dapat menunjukkan yang terbaik dan meraih hasil yang memuaskan di tingkat nasional," ujarnya.
Lomba kelurahan tingkat nasional ini merupakan ajang bergengsi yang menilai berbagai aspek, mulai dari administrasi, pelayanan publik, hingga inovasi yang diterapkan di setiap kelurahan. Dalam hal ini, Pontianak akan dinilai berdasarkan kesiapan infrastruktur, partisipasi masyarakat, dan kualitas program-program yang ada di kelurahan.
M Sigit Andi Rahman, Ketua Tim Uji Klasifikasi Lapangan Tingkat Regional Wilayah III Tahun 2024, menerangkan, ada sekitar 2.438 kelurahan yang mengikuti lomba. Setelah lolos tahap administrasi akan dilanjutkan dengan klarifikasi lapangan.
“Lomba ini dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat kecamatan, kabupaten kota, provinsi, regional sampai ke tingkat pusat,” imbuhnya.
Di tahun ini, perlombaan menitikberatkan pada inovasi tata kelola pemerintahan, pemanfaatan potensi sumber daya, pelayanan publik dan transparansi keuangan. Sebagai wilayah administrasi yang berhadapan langsung dengan masyarakat, untuk mencapai pelayanan tersebut dibutuhkan SDM berkualitas.
“Dengan semangat ini pelaksanaan lomba tahun ini mengusung tema ‘Wujudkan Masyarakat Sejahtera melalui Belanja Desa dan Kelurahan yang Berkualitas’, ini sebuah gerakan masif mendorong pelayanan dari bawah,” sambung Sigit.
Lurah BBD Thedy Setia Utama menyampaikan, berbagai potensi terdapat di Kelurahan BBD, seperti Kampung Gembira, seperti Kawasan Agro Kopiko, Kawasan Opak Center, Kerajinan Pokok Telok dan lainnya. Thedy menyebut, masih banyak lagi potensi yang dapat digali dari keterlibatan masyarakat.
“Ada kerajinan bunga sabun, jamu tradisional, kerajinan barang bekas, Posyandu Pelangi Ceria sampai PAUD gratis bagi masyarakat yang kurang mampu,” terangnya.
Segala persiapan dilakukan Kelurahan BBD untuk menghadapi lomba kelurahan tingkat nasional. Mulai dari melengkapi laporan lomba sesuai dengan indikator yang diminta dan penguatan internal kelurahan untuk pendalaman materi laporan oleh juri.
“Kemudian persiapan penilaian lapangan dengan cara berkomunikasi dan koordinasi lebih intens dengan warga masyarakat di lokasi yang akan dikunjungi sebagai lokasi penilaian agar memiliki persepsi yang sama dengan kelurahan, meningkatkan sarana dan prasarana serta penataan lingkungan,” sebutnya.
Thedy menyampaikan, keterlibatan masyarakat dalam menunjang seleksi perlombaan sangat antusias dan bersemangat menjadikan Kelurahan BBD menjadi juara pertama , terutama di lokasi penilaian lapangan.
“Seperti di komplek Wanabakti 4 Kampung Gembira , Komplek Meranti Indah Kawasan Agro Kopiko, Kawasan Opak Center, Komplek Sejahtera 3, Posyandu Pelangi Ceria dan PAUD Hidayatul Thullab,” pungkasnya. (kominfo)
Pemkot Dukung Kebijakan Pembayaran BBM Subsidi Lewat QR Code
Masih Tahap Sosialisasi, Upaya Tingkatkan PAD
PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyambut baik dan mendukung program Pertamina, yaitu penyaluran BBM Subsidi Tepat Sasaran untuk produk Biosolar dan Pertalite kepada masyarakat dengan menggunakan QR Code khusus pengendara roda empat, sesuai aturan berlaku.
“Agar implementasi kewajiban transaksi pembelian Pertalite menggunakan QR Code berjalan lancar, maka Pemkot Pontianak akan koordinasi bersama PT Pertamina Patra Niaga secara berkala guna mensosialisasikan program ini kepada masyarakat,” papar Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian, usai membuka Sosialisasi Penerapan Penggunaan Transaksi BBM Pertalite dengan QR Code Khusus Kendaraan Roda Empat, di Aula SSA Kantor Wali Kota, Selasa (20/8/2024).
Dengan kebijakan ini, Ani Sofian menerangkan, data konsumsi BBM dapat digunakan sebagai pajak daerah untuk meningkatkan jumlah Pendapatan Asli Daerah (PAD). Bagi pemilik kendaraan yang tidak menggunakan QR Code, pengisian BBM akan dibatasi.
“Sehari itu maksimal hanya 20 liter, sementara menggunakan QR Code bisa penuh sesuai tangki,” ucap Pj Wali Kota.
Ia meminta kepada RT, RW, lurah hingga camat ikut mendampingi tim Pertamina, khususnya pendaftaran kendaraan. Ani Sofian berharap tidak terjadi gejolak di tengah masyarakat.
“Perlu menjadi perhatian bersama, kebijakan Bank Indonesia yang mewajibkan pembayaran non tunai pernah menimbulkan respon penolakan, sehingga harus disesuaikan kembali secara bertahap,” tuturnya.
Ani Sofian meminta dukungan kepada stakeholder terkait dengan tujuan pembangunan. Ia menyampaikan, semakin banyak konsumsi BBM yang terdata, lebih mudah meningkatkan PAD.
“Kita sering mendapat keluhan dari masyarakat terkait antrean kendaraan besar, ini juga perlu didiskusikan bersama, jangan sampai masyarakat tidak tahu siapa yang bertanggung jawab,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)