,
menampilkan: hasil
Berikan Reward, Pj Wako Puji Dedikasi Pasukan Oranye Jaga Kebersihan
50 Pekerja PPSU DLH Berprestasi Terima Penghargaan dan Uang Tunai
PONTIANAK - Faizatul Anwar, satu di antara pekerja Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak tak menyangka kalau pekerjaannya sebagai penyapu jalan mendapat apresiasi dari Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Sebuah piagam penghargaan bertandatangan Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak dan uang tunai sebesar Rp1,5 juta menjadi hadiah atas kerja kerasnya menjaga kebersihan kota. Faizatul menyebut, penghargaan ini menjadi motivasi baginya untuk terus memberikan yang terbaik dalam menjaga Kota Pontianak tetap bersih.
"Penghargaan ini bukan hanya untuk saya, tetapi untuk semua petugas kebersihan di Pontianak. Semoga masyarakat semakin sadar pentingnya menjaga kebersihan lingkungan," katanya usai menerima penghargaan sebagai pekerja PPSU Berprestasi di halaman Kantor DLH Kota Pontianak, Senin (2/12/2024).
Faizatul dikenal selalu bekerja dengan sepenuh hati meskipun menghadapi berbagai tantangan, termasuk lalu lintas kendaraan saat menyapu jalan maupun saat kondisi cuaca yang tidak menentu. Ia bersama pasukan oranye lainnya tak kenal lelah dalam menjalankan tanggung jawab yang diemban menjaga kebersihan kota setiap hari.
“Tapi saya merasa bangga karena bisa ikut menjaga keindahan dan kenyamanan kota ini,” ujar Faizatul Anwar.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto mengungkapkan rasa terima kasihnya kepada seluruh petugas kebersihan yang telah bekerja keras menjaga kota. Para petugas kebersihan ini dinilai menjadi contoh nyata dari dedikasi luar biasa.
“Kita harus memberikan apresiasi dan dukungan kepada mereka yang bekerja di garda terdepan dalam menciptakan lingkungan yang bersih,” tuturnya.
Menurutnya, para pekerja PPSU merupakan mitra Pemkot Pontianak dalam menjaga kebersihan dan keindahan kota. Apalagi, Pontianak telah berhasil meraih sertifikat Adipura selama dua kali berturut-turut. Oleh sebab itu, sudah sepatutnya para pekerja PPSU ini diberikan reward supaya mereka termotivasi dalam menjalankan tugasnya.
“Pemerintah Kota memberikan reward dalam konteks ini, supaya memberikan kebersamaan, menggugah rasa kebersamaan, dan juga termasuk menjaga kinerja supaya tetap baik,” ungkap Edi Suryanto.
Persoalan kebersihan, lanjut Pj Wali Kota, bukan hanya tanggung jawab pemerintah, tetapi menjadi tanggung jawab bersama. Oleh sebab itu, ia mengajak seluruh warga untuk menanamkan rasa tanggung jawab pribadi terhadap kebersihan di lingkungan sekitar.
“Kalau itu bisa kita tanamkan dalam diri masing-masing, saya percaya kota ini akan senantiasa bersih dan indah,” sebutnya.
Sementara itu, Kepala DLH Kota Pontianak Syarif Usmulyono menerangkan pemberian penghargaan kepada pekerja petugas PPSU DLH Kota Pontianak ini rutin dilaksanakan setiap tahunnya dalam rangka memotivasi petugas supaya lebih giat bekerja dan hasil yang memuaskan sehingga dapat dirasakan oleh masyarakat Pontianak. Jumlah pekerja PPSU berprestasi yang diberikan penghargaan berupa piagam dan uang tunai masing-masing sebesar Rp1,5 juta sebanyak 50 orang sesuai dengan hasil rapat koordinasi tim seleksi pekerja petugas PPSU Berprestasi DLH Kota Pontianak.
“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas prestasi kerja, loyalitas dan jasa-jasa para pekerja PPSU,” ungkapnya.
Tujuannya adalah sebagai motivasi untuk meningkatkan kinerja dan prestasi pekerja petugas PPSU Dinas Lingkungan Hidup Kota Pontianak. Penilaian pekerja PPSU berprestasi dimulai dengan pembentukan tim seleksi pekerja dan petugas-petugas PPSU yang berprestasi tahun 2024 di internal DLH Kota Pontianak. Kriteria penilaian PPSU Berprestasi antara lain disiplin kerja, tanggung jawab penyelesaian pekerjaan dan kepatuhan terhadap kewajiban dan larangan yang tertuang dalam perikatan kerja hasil penilaian tersebut di atas.
“Bentuk penghargaan adalah berupa penyerahan piagam yang ditandatangani Pj Wali Kota dan uang tunai Rp1,5 juta kepada masing-masing pekerja atau petugas PPSU berprestasi,” jelas Syarif Usmulyono.
Ia menambahkan, ada beberapa kategori PPSU Berprestasi yang penerima penghargaan, yakni PPSU Penyapuan Jalan sebanyak 23 orang, Pekerja PPSU Angkutan Sampah 14 orang, Petugas PPSU pekerja TPST 3R 4 orang, petugas PPSU Penjaga TPS 5 orang dan petugas PPSU UPT Pengelolaan TPA Sampah dan Limbah sebanyak 4 orang.
“Penghargaan kepada pekerja petugas PPSU berprestasi adalah berdasarkan hasil penilaian prestasi kerja selama satu tahun terakhir,” tuturnya.
Berdasarkan dokumen Satuan Anggaran tahun 2024 DLH Kota Pontianak, jumlah petugas Penyedia Jasa Lainnya Orang Perorangan (PJLOP) DLH Kota Pontianak seluruhnya berjumlah 728 orang. Secara garis besar terbagi menjadi petugas layanan operasi sebanyak 24 orang dan PPSU sebanyak 704 orang. (prokopim)
Edi Suryanto Apresiasi Kinerja KPU dan Bawaslu Sukseskan Pilkada
KPU Pontianak Rapat Pleno Terbuka Rekapitulasi Hasil Pilkada
PONTIANAK - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Pontianak menggelar rapat pleno terbuka rekapitulasi hasil perhitungan suara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Hotel Harris, Minggu (1/12/2024).
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menyampaikan apresiasinya terhadap penyelenggaraan Pilkada yang berjalan dengan lancar, aman dan transparan.
“Kami mengucapkan terima kasih atas kinerja KPU dan Bawaslu yang telah bekerja keras memastikan proses demokrasi ini berlangsung dengan baik,” ujarnya usai menghadiri rapat pleno terbuka.
Menurutnya, rekapitulasi ini merupakan puncak dari rangkaian panjang pemilu yang sangat menentukan masa depan Kota Pontianak. Dirinya juga menekankan pentingnya kolaborasi seluruh pihak dalam menjaga suasana kondusif selama proses pemilu berlangsung.
“Saya mengimbau semua elemen masyarakat, termasuk para pendukung pasangan calon, untuk menerima hasil ini dengan lapang dada demi kepentingan bersama. Pilkada bukan sekadar kontestasi, tetapi momentum bersama untuk membangun daerah ke arah yang lebih baik,” tambahnya.
Ketua KPU Kota Pontianak David menerangkan, kegiatan rapat pleno terbuka ini merupakan rekapitulasi hasil perhitungan suara untuk Pilkada di Kota Pontianak tahun 2024.
“Kita melakukan rekapitulasi dari hasil rekapitulasi yang diperoleh di enam kecamatan se-Kota Pontianak,” terangnya.
David menambahkan, rekapitulasi di kecamatan ini telah berlangsung selama dua hari setelah proses pemilihan berlangsung. Enam kecamatan tersebut telah menuntaskan hasil rekapan pemilihan di Kota Pontianak.
“Sehingga kita bisa merekap untuk di tingkat kota Pontianak hasil pemilihan pilgub dan pilwako," imbuhnya.
Selain itu, secara teknis dan non teknis proses rekapitulasi berjalan dengan lancar dan tanpa adanya kendala yang berarti.
"Setelah ini kita akan menyampaikan hasil kepada masing-masing paslon, kemudian ada SK juga berupa penetapan hasil pemilihan,” pungkasnya. (prokopim)
Gaungkan Semangat Berolahraga di Masyarakat
KONI Pontianak Gelar Fun Bike
PONTIANAK - Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) mempunyai peran penting dalam menggiatkan olahraga di kalangan masyarakat. Salah satu upaya itu melalui event-event olahraga seperti Fun Bike yang digelar KONI Kota Pontianak dalam rangka merayakan ulang tahunnya yang ke-86. Sebanyak 547 peserta turut meramaikan gelaran sepeda santai.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto mengapresiasi digelarnya sepeda santai dengan mengitari ruas-ruas jalan di Kota Pontianak. Banyak manfaat yang diperoleh dari mengikuti fun bike, selain menyehatkan badan, para peserta bisa melihat suasana kota.
“Saya berharap kegiatan olahraga seperti ini lebih dimasyarakatkan lagi ya, diajak lebih banyak lagi masyarakat turut serta supaya benar-benar memberikan manfaat,” ujarmya usai melepas peserta Fun Bike di halaman Kantor KONI Kota Pontianak, Minggu (1/12/2024).
Ia juga berharap melalui kesempatan ini, para peserta maupun komunitas sepeda bisa memberikan masukan kepada Pemerintah Kota Pontianak, baik berkaitan dengan olahraga maupun infrastruktur pendukung.
“Nah tadi saya minta kalau ada sesuatu yang sangat penting atau bisa memberikan masukan bagi Pemerintah Kota, ya tolong sampaikan ke panitia. Nanti dari teman-teman panitia harus menyambungkannya ke kami,” pesan Edi Suryanto.
Ketua KONI Kota Pontianak Nanang Setiabudi mengungkapkan, kegiatan Fun Bike ini pelaksanaannya memang mengalami keterlambatan dikarenakan bulan lalu bertepatan Hari Jadi Pontianak serta Pilkada serentak.
“Meski sedikit terlambat, tetapi kita berharap Fun Bike ini tetap meriah dan memberikan semangat bagi semua peserta,” ucapnya.
Nanang menyampaikan ucapan terima kasih kepada Pemerintah Kota Pontianak atas dukungan pendanaan terhadap KONI Kota Pontianak untuk kemajuan olahraga di Kota Pontianak. Pihaknya juga telah banyak mengirimkan atlet-atlet Kota Pontianak untuk mengikuti kejuaraan berbagai cabang olahraga.
“Alhamdulillah, kedepan mudah-mudahan atlet catur kita bisa menuju ke Grandmaster. Saat ini masih 2 peringkat lagi, belum bisa ke Grandmaster, mudah-mudahan ke depan ini bisa menuju ke Grandmaster,” pungkasnya. (prokopim)
Pelayanan Dokling Antarkan Endang Juara I PNS Berprestasi
Pemkot Pontianak Berikan Reward Pegawai Berprestasi
PONTIANAK - Endang Sayekti, satu di antara Pegawai Negeri Sipil (PNS) Berprestasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak tak menyangka kalau dirinya dinobatkan sebagai juara pertama untuk kategori jabatan administrator. Kepala Bidang Peternakan yang berdinas di Dinas Pangan Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak menerima piagam penghargaan dan emas murni seberat 25 gram. Lewat inovasi pelayanan dokter hewan keliling (Dokling), telah mengantarkan dirinya meraih juara terbaik sebagai PNS berprestasi.
Pegawai negeri golongan IV a ini mengaku tidak tahu kalau dirinya diusulkan untuk pemilihan PNS berprestasi. Ia tidak pernah berpikiran akan mendapat penghargaan dan logam mulia. Baginya, selaku PNS, sudah semestinya ia mengabdi bagi negara dan masyarakat.
“Tidak mengharapkan sebenarnya, cuma alhamdulillah ternyata dapat hadiah seperti ini. Jadi ternyata kerja kita selama ini memang dilihat sehingga diberikan apresiasi dan saya mengucapkan terima kasih atas reward ini,” ujarnya usai menerima penghargaan pada Upacara Peringatan Hari Korpri ke-53 di halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Jumat (29/11/2024).
Dia menambahkan, dalam proses penilaian pegawai berprestasi, dirinya menjalani sejumlah tahapan, mulai dari sesi wawancara, survei yang dilakukan tim penilai ke kantor tempatnya berdinas dan juga ke rumah.
“Jadi kita diwawancara dulu di kantor, kemudian ada mereka datang ke rumah juga untuk memeriksa lingkungan sekitar, kemudian ada panggilan lagi untuk wawancara,” jelas Endang.
Dalam perjalanannya, di tangan Endang, inovasi Dokling yang digagas sejak tahun 2017 hingga sekarang terus berkembang dengan sentuhan-sentuhan inovasi tambahan yang kian melengkapi pelayanan Dokling.
“Nah, di bawah Dokling kami terus mengembangkan dengan inovasi-inovasi lainnya seperti Dokling Hewan Besar, Ayo Vaksin Rabies, Puskeswan Pintar dan lainnya,” terangnya.
Menyandang predikat PNS Berprestasi tak lantas membuat Endang berpuas diri. Meski ada perasaan bangga dan bersyukur, ia juga merasa harus mampu mempertahankan prestasi yang telah diukir sebagai panutan bagi PNS lainnya.
“Tentunya saya harus menata untuk lebih baik lagi, penghargaan ini juga memotivasi saya untuk terus mengembangkan potensi yang ada dalam diri saya,” imbuhnya.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak Yuni Rosdiah menerangkan, bertepatan peringatan ulang tahun Korpri ke-53, ada sembilan PNS yang mendapat penghargaan dengan tiga kategori, yakni pejabat administrator, pejabat pengawas dan pejabat fungsional atau pelaksana. Kemudian, dari ketiga kategori itu, masing-masing terdapat peringkat pertama, kedua dan ketiga.
“Semuanya baik, tidak ada yang tidak baik karena mereka ini sudah diusulkan sebagai pegawai terbaik. Cuma tentunya ada urutan peringkatnya,” katanya.
Dari penilaian pegawai berprestasi itu, lanjutnya lagi, di antaranya ada yang memiliki inovasi. Inovasi itu bisa dalam bentuk percepatan melaksanakan program di instansi tempatnya mengabdi. Sedangkan prestasi bisa juga pegawai yang bersangkutan mengikuti pendidikan atau pelatihan dan menorehkan prestasi. Dengan adanya penilaian pegawai berprestasi ini juga merupakan sebagai reward. Reward atau penghargaan kepada pegawai berprestasi menjadi bagian dari manajemen ASN.
"Jadi bukan hanya punishment, hukuman-hukuman yang diberikan, sanksi yang diberikan, tetapi kita juga memberikan reward bagi mereka yang berhasil dan berprestasi,” pungkasnya.
Selain Endang, pegawai berprestasi lainnya adalah Fadiah Umar, pegawai Dinas Koperasi Usaha Mikro dan Perdagangan meraih juara kedua dan juara ketiga diraih Ahmad Fadlie, pegawai BKPSDM.
Sedangkan kategori PNS Jabatan Pengawas Berprestasi, juara pertama diraih Zulfikar Amrullah dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, kedua Teguh Setiawan, Lurah Batulayan dan Eva Suryani dari Bappeda.
Untuk PNS Jabatan Fungsional atau pelaksana, juara pertama Mega Widyastuti dari Dinas Perpustakaan dan Kearsipan, kedua Muhammad Nurudin dari Dinas Sosial, dan Amri Mirzali dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang meraih juara ketiga. (prokopim)