,
menampilkan: hasil
Ani Sofian Tekankan Guru Ikuti Perkembangan Zaman
PONTIANAK – Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menekankan pentingnya peran orang tua dalam perkembangan pendidikan anak-anak. Keberhasilan program pendidikan di sekolah sangat bergantung pada kerjasama dan partisipasi orang tua.
“Sebagai orang tua, kita harus memberikan perhatian lebih kepada anak, menyempatkan waktu, dan membantu mereka menyelesaikan tugas sekolah,” ujarnya, Jumat (9/8/2024).
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak memberikan arahan terkait persentase program pendidikan yang diatur pemerintah. Ani Sofian menambahkan, pendidikan anak saat ini sudah berbeda dengan perkembangan zaman, dan peran orang tua dalam pendidikan sangat penting. Ia mendorong guru untuk lebih kreatif dalam menggunakan media dalam pengajaran.
“Orang tua harus mengawasi perkembangan pendidikan anak. Peran guru tetap penting, tetapi tidak 100 persen harus diserahkan kepada mereka, orang tua juga punya peran penting dalam pendidikan anak-anak,” tuturnya.
Ia berharap para guru sebagai pendidik dapat memanfaatkan media sosial untuk meningkatkan kapasitasnya dalam proses belajar mengajar. Kaderisasi kepala sekolah menjadi tantangan bagi pemerintah kota. Ani Sofian menjelaskan, keterbatasan lembaga dan jumlah guru menjadi masalah utama. Untuk itu, ia mengimbau para guru untuk memanfaatkan literatur yang tersedia untuk meningkatkan kemampuan mereka.
“Jumlah yang tidak seimbang mengakibatkan antrean panjang untuk mendapatkan diklat secara formal. Sarana dan prasarana sekolah akan kita lengkapi, dan pemerintah kota akan terus mendukung sekolah negeri,” jelasnya.
Upaya peningkatan pendidikan juga berlaku untuk sekolah swasta. Ani Sofian menegaskan bahwa baik sekolah negeri maupun swasta harus berperan aktif dan konsisten dengan kebijakan yang ada. Pj Wali Kota mengajak ASN untuk turut serta dalam meningkatkan perkembangan pendidikan.
“Pendidikan di Kota Pontianak harus berkontribusi pada peningkatan sumber daya manusia di kota ini,” imbuhnya. (kominfo/prokopim)
Regenerasi Forum Anak Penting Hadapi Tantangan Zaman
PONTIANAK – Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menilai, Forum Anak Kota Pontianak berperan penting dalam menyebarkan pikiran positif terhadap anak-anak di Kota Pontianak. Selain itu, Forum Anak telah turut membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menjadi wadah bagi anak-anak dalam mengembangkan potensi diri dan berkontribusi bagi masyarakat.
"Forum Anak harus terus beradaptasi dan mengembangkan program-program yang relevan dengan kebutuhan anak-anak saat ini," ujarnya, usai membuka kegiatan Regenerasi Forum Anak di Aula SSA Kantor Wali Kota, Jumat (9/8/2024).
Ani Sofian yakin forum ini akan memainkan fungsi krusial dalam membentuk masa depan kota dengan melibatkan anak-anak dalam proses pengambilan keputusan serta inisiatif pembangunan. Ia berharap, agar Forum Anak dapat menggerakkan dan mendorong inovasi dan kreativitas di kalangan generasi muda.
"Forum Anak Kota Pontianak juga merupakan platform strategis untuk menggali potensi mereka dan melibatkan mereka secara langsung dalam perencanaan dan pengembangan kota," kata Pj Wali Kota.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak Rifka menuturkan, pihaknya terus berkomitmen memberikan perhatian terhadap anak-anak.
“Alhamdulillah kegiatan Regenerasi Forum Anak bisa kita laksanakan hingga dua hari ke depan, dan diharapkan bisa rutin digelar,” paparnya.
Total terdapat 50 peserta yang mengikuti agenda tersebut, yang datang dari seluruh kecamatan di Kota Pontianak. Rifka menambahkan, berbagai rangkaian acara seperti diskusi, presentasi kelompok dan pemilihan ketua serta duta.
“Kegiatan sudah dilaksanakan selama satu bulan, kami terus dukung dan sinergi dengan Forum Anak. Kami juga memperhatikan anak berkebutuhan khusus, panti asuhan serta anak-anak Rusunawa,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Veddriq Leonardo Raih Emas Olimpiade, Pj Wako : Harumkan Nama Bangsa dan Kota Pontianak
PONTIANAK - Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian menyampaikan ucapan selamat kepada Veddriq Leonardo, atlet panjat tebing asal Kota Pontianak yang mewakili Indonesia pada Olimpiade 2024 di Paris, Prancis. Veddriq sukses merebut medali emas di nomor speed panjat tebing.
"Kita semua bangga, dan atas nama pribadi dan Pemerintah Kota Pontianak, saya mengucapkan selamat kepada Veddriq Leonardo atas prestasi gemilangnya yang telah mengharumkan nama Indonesia di Olimpiade 2024,” ujarnya, Kamis (8/8/2024).
Sebagai atlet panjat tebing tingkat dunia, lanjut dia, Veddriq telah membuktikan kemampuannya dan memberikan kebanggaan bagi seluruh masyarakat Kota Pontianak dan Indonesia,
“Ini bukti nyata bahwa atlet-atlet kita mampu bersaing dan meraih prestasi terbaik di ajang olahraga bergengsi tingkat dunia. Hal ini tentunya akan menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus mengasah kemampuan dan berprestasi di bidang olahraga,” kata Ani Sofian.
Pencapaian Veddriq ini menjadi motivasi bagi seluruh atlet muda Indonesia untuk terus berlatih dan mengukir prestasi. Ia berharap prestasi ini dapat mendorong semangat dan antusiasme masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terlibat aktif dalam bidang olahraga.
“Kesuksesan Veddriq di Olimpiade 2024 akan menjadi awal dari semakin banyaknya atlet Indonesia yang dapat bersaing dan meraih prestasi membanggakan di ajang olahraga tingkat dunia,” pungkasnya. (prokopim)
Program Like Sedekah Jumat di Sekolah, Tanamkan Jiwa Berbagi Sejak Dini
Baznas Salurkan 1.000 Paket Alat Sekolah bagi Pelajar Kurang Mampu
PONTIANAK – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak menyalurkan 1.000 peralatan sekolah untuk pelajar SD dan SMP se-Kota Pontianak. Bantuan ini merupakan hasil pengumpulan infaq siswa dari Program Like Sedekah Jumat di sekolah-sekolah.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyampaikan ungkapan terima kasih kepada Baznas Kota Pontianak yang telah menghimpun hasil sedekah ini. Ia senang dengan kepedulian lembaga sosial keagamaan sudah ikut menumbuhkan pendidikan di Kota Pontianak.
“Saya berterima kasih dan bersyukur bahwa tidak hanya pemerintah daerah yang memperhatikan pendidikan, tetapi juga lembaga sosial, tujuannya sangat baik dalam rangka meningkatkan kualitas pendidikan,” ungkapnya, usai menyerahkan secara simbolis peralatan sekolah, di Kantor Wali Kota, Kamis (8/8/2024).
Menurut Ani Sofian, program tersebut secara tidak langsung menanamkan kebiasaan berbagi sejak dini kepada anak-anak, terutama untuk anak lainnya yang kurang mampu. Ia ingin, ke depan para pelajar di Kota Pontianak peka dengan kesulitan sesama.
“Kita berharap kegiatan ini bukan seremonial saja, di luar juga dilakukan, kita mengimbau para ASN ikut membantu mensukseskan selain dari Dinas Pendidikan dan Kebudayaan,” terangnya.
Ketua Baznas Kota Pontianak Sulaiman menjelaskan, sudah satu tahun sejak peluncuran program Like Sedekah Jumat ini dan pendistribusiannya melibatkan Unit Pengumpul Zakat (UPZ) di setiap sekolah dan memprioritaskan anak-anak dari kalangan kurang mampu. Ia menerangkan, tidak ada target minimal sedekah yang diberikan kepada anak-anak.
“Yang penting mereka berniat sedekah, alhamdulillah pada kesempatan ini sudah terkumpul dan disalurkan,” paparnya.
Sulaiman menyampaikan, 20 persen dari hasil pengumpulan menjadi hak amil dan 80 persen diserahkan seluruhnya kepada sekolah lewat dua tahap. Tahap pertama 15 persen ke sekolah masing-masing sesuai kebutuhannya. Tahap kedua sisanya dikelola oleh Baznas.
Setiap Jumat, anggota UPZ akan mengumpulkan sedekah di sekolah-sekolah dan jumlahnya diserahkan kepada Baznas setiap akhir bulan. Sulaiman menyebut, hasil pengumpulan setiap Jumat akan dilaporkan di grup WA para anggota program.
“Jumlah yang bergabung dengan Like Sedekah ada 154 sekolah, hari ini semua sekolah yang aktif dan belum aktif akan kami berikan, setiap sekolah 4 paket. Yang sudah pasti ada 612 paket, tapi target kami 1.000 paket untuk sekolah negeri dan mungkin juga swasta,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)