,
menampilkan: hasil
ASN Pemkot Pontianak Antusias Ikuti Turnamen Voli Meriahkan Harjad ke-253
PONTIANAK - Dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-253 Pontianak, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar Turnamen Bola Voli antar Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan organisasi perangkat daerah (OPD) Kota Pontianak.
Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengapresiasi kepada Dinas Kepemudaan Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak atas inisasinya untuk menyelenggarakan turnamen tersebut.
"Mudah-mudahan kegiatan ini akan tetap bisa dilaksanakan di tahun-tahun berikutnya, agar para ASN dapat menjaga kebugaran dan kesehatannya dalam berolahraga," ujarnya saat membuka Turnamen Voli ASN di SMPN 1 Pontianak, Selasa (8/10/2024).
Ia berharap, dalam mengisi Hari Jadi ke-253 ini, Pemkot Pontianak dapat melaksanakan kegiatan-kegiatan yang sifatnya olahraga maupun kegiatan lainnya sebagai bentuk memeriahkan ulang tahun Kota Pontianak.
"Selamat bertanding kepada seluruh peserta, junjung tinggi sportivitas dan semoga pertandingan ini dapat memberikan dampak positif bagi perkembangan olahraga khususnya bola voli di Kota Pontianak," imbuhnya.
Kepala Disporapar Kota Pontianak Rizal menuturkan Turnamen Voli ASN ini diikuti 29 tim putra dan 21 tim putri dari lingkungan OPD Kota Pontianak. Turnamen diperkirakan berlangsung antara empat hingga delapan hari.
"Terimakasih kepada seluruh OPD atas antusiasnya dalam keikutsertaan pada turnamen ini, dan dengan diadakannya turnamen ini sebagai bentuk ikut memeriahkan Hari Jadi ke- 253 Pontianak," pungkasnya. (prokopim)
Peserta Diklat PKP Kejaksaan RI Kagumi Pelayanan Publik Oleh Pemkot Pontianak
PONTIANAK – Peserta Diklat Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Kejaksaan Republik Indonesia Angkatan VI Tahun 2024 kagum dengan pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Hal itu disampaikan langsung oleh para peserta pada saat melakukan studi lapangan ke Ruang Pontive Center, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak, Selasa (8/10/2024). Hartono selaku perwakilan dari Bandiklat Kejaksaan RI mengapresiasi Pemkot Pontianak atas sambutan hangat terhadap rombongannya. Menurutnya, Pemkot Pontianak menjadi salah satu tempat yang dikunjungi dalam kesempatan kali ini karena Pemkot Pontianak memiliki sistem pelayanan publik yang sangat baik.
“Kesan untuk Pemerintah Kota Pontianak sangat bagus sekali. Kotanya tertata dan kami diterima masyarakat dengan baik sekali. Ada tiga lokasi yang kami kunjungi. Selain Pemerintah Kota Pontianak, kami juga ke Kejaksaan Tinggi Kalimantan Barat (Kalbar) dan Kejaksaan Negeri Pontianak,” jelasnya pasca acara selesai.
Hartono menambahkan, pada Diklat PKP Tahun ini, terdapat 30 peserta yang dibagi menjadi 3 kelompok. Dimana satu kelompok berisikan 10 orang. Semua kelompok tersebut disebar ke beberapa titik di Indonesia, dimana salah satu kelompoknya mengunjungi Kota Pontianak.
“Tujuan dari program ini adalah inovasi yang ada disini, khususnya dari Diskominfo Kota Pontianak, dapat diadopsi oleh teman-teman peserta ke daerah masing-masing. Jadi mereka menimba ilmu disini. Selain itu, dengan program ini kami berharap semoga antara Kejaksaan dan Pemerintah Kota Pontianak hubungannya terjalin dengan baik,” ungkap Hartono.
Zulkarnain selaku Kepala Diskominfo Kota Pontianak menyambut baik kedatangan para peserta Diklat PKP Kejaksaan RI Tahun 2024. Ia menjelaskan terkait sistem pelayanan publik yang sudah dilakukan oleh Pemkot Pontianak, khususnya Diskominfo Kota Pontianak. Lewat kunjungan ini, ia berpesan kepada para peserta untuk memaksimalkan segala potensi yang ada untuk kemajuan pelayanan publik di daerah masing-masing.
“Yang kita sajikan ini adalah hasil dari pegawai Pemkot Pontianak. Saya lebih mengedepankan keahlian tenaga-tenaga IT yang ada di sini. Walaupun terbatas, tapi mereka mampu dan bisa menciptakan inovasi yang berguna bagi masyarakat. Salah satunya adalah “Panda” dan juga aplikasi lainnya, yang bisa diterima dan dimanfaatkan oleh masyarakat,” tegasnya.
Ia juga mengapresiasi dipilhnya Pemkot Pontianak sebagai salah satu tempat untuk studi lapangan dalam program Diklat PKP Kejaksaan RI Tahun 2024 ini. Ia berharap semoga para peserta bisa terinspirasi dalam meningkatkan pelayanan publik di daerahnya masing-masing pasca selesainya program ini.
“Allhamdulilah respon mereka sangat baik dan mereka mengapresiasi apa yang sudah kita lakukan di sini. Ini bisa dijadikan tambahan pengetahuan untuk mereka, yang bisa diadopsi untuk dikembangkan di tempat daerah mereka masing-masing,” tutupnya. (kominfo)
Peserta PKP Kejaksaan Studi Lapangan ke Pemkot Pontianak
PONTIANAK - Sebanyak 30 peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas (PKP) Angkatan VI Kejaksaan RI tahun 2024 mengikuti studi lapangan ke Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Rombongan diterima oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian serta Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Amirullah di Ruang Rapat Wali Kota Pontianak, Selasa (8/10/2024).
Ani Sofian menerangkan, para peserta PKP Angkatan VI dari Kejaksaan RI mengunjungi organisasi perangkat daerah di lingkungan Pemkot Pontianak berkaitan dengan proyek perubahan yang akan dibuat oleh masing-masing peserta. Perangkat daerah yang menjadi tujuan studi lapangan antara lain Dinas Penanaman Modal dan PTSP, Dinas Komunikasi dan Informatika dan Dinas Perpustakaan dan Arsip.
“Semua subjek yang menjadi tujuan studi lapangan berkaitan dengan pelayanan publik yang dilakukan oleh Pemkot Pontianak,” ujarnya.
Selain itu, lanjutnya lagi, peserta PKP juga melihat bagaimana inovasi-inovasi yang dilakukan dalam rangka mempercepat pelayanan kepada masyarakat. Tak kalah pentingnya adalah terkait bagaimana mengendalikan sistem pengawasan agar pelaksanaan tata kelola pemerintahan berjalan baik.
“Jadi intinya, Kota Pontianak ini menjadi percontohan bagi pengembangan untuk kinerja dan tugas rekan-rekan di Kejaksaan,” ungkap Ani Sofian.
Ia berharap para peserta PKP Kejaksaan memperoleh bekal pengetahuan berkaitan dengan berbagai inovasi yang dilakukan oleh Pemkot Pontianak dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.
“Sehingga bisa mengadopsi dan mengadaptasi keunggulan strategi dan manajemen kinerja organisasi pelayanan publik,” pungkasnya. (prokopim)
Kenalkan Budaya Pontianak ke Peserta Research Camp for International Student
Pj Wako Sambut Para Peserta Research Camp for International Student
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyambut hangat kedatangan para peserta Research Camp for International Student and Visiting Class di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Senin (7/10/2024) malam. Kegiatan hasil kolaborasi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Pontianak dengan Universiti Malaysia Sarawak (UNIMAS) ini bertujuan mempererat hubungan antar kedua negara serumpun sekaligus memperdalam pengetahuan tentang warisan budaya lokal.
“Kami mengucapkan selamat datang kepada seluruh peserta Research Camp for International Student, terutama tamu dari Sarawak Malaysia, selamat menikmati suasana Kota Pontianak dengan keanekaragaman budaya dan kulinernya,” ucapnya pada jamuan makan malam di kediaman dinas.
Ani Sofian juga menekankan pentingnya kolaborasi internasional dalam bidang pendidikan dan penelitian. Menurutnya, kegiatan ini tidak hanya mempererat hubungan kedua lembaga pendidikan tetapi juga membuka wawasan bagi generasi muda di kedua negara dalam memahami kebudayaan yang berbeda.
“Dalam waktu tidak lama lagi, bertepatan dengan Hari Jadi Pontianak, kami akan menggelar Jepin Massal yang pesertanya mengenakan pakaian adat masing-masing daerah dan ini merupakan salah satu kekayaan budaya yang dimiliki Kota Pontianak,” katanya.
Rektor IAIN Pontianak Syarif menuturkan, melalui Research Camp for International Student, selain mempererat hubungan antar mahasiswa kedua perguruan tinggi, juga dalam rangka memperdalam pengetahuan tentang warisan budaya lokal yang ada di Pontianak.
“Melalui interaksi langsung dengan masyarakat sekitar, diharapkan akan memberikan nilai tambah bagi peserta dalam memahami kekayaan budaya yang ada,” tutupnya.
Research Camp for International Student and Visiting Class diharapkan mampu menjembatani antara dua perguruan tinggi dengan kekayaan budaya lokal serta menjadi langkah awal untuk keberlanjutan dalam berkolaborasi. (prokopim)