,
menampilkan: hasil
Pemkot Dorong P3DN Khusus PBJ
Sosialisasi Perpres Nomor 12 Tahun 2022 tentang PBJ
PONTIANAK - Proses Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kini memprioritaskan penggunaan produk dalam negeri. Wakil Wali Kota Pontianak, Bahasan menyebut, hal ini ditujukan untuk memperkuat serta memberdayakan industri dalam negeri.
“Kita ingin mengoptimalkan produk dalam negeri pada pengadaan barang dan jasa. Pelaksanaan program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) merupakan wujud nyata nasionalisme bangsa Indonesia,” ungkapnya usai membuka Bimbingan Teknis Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 12 Tahun 2021 tentang PBJ, di Hotel Ibis Jalan Ahmad Yani, Senin (22/8/2022).
Selain itu tak kalah penting tentang diterapkannya P3DN pada PBJ diharapkan dapat mendorong perekonomian daerah. Bahasan menuturkan, sesuai arahan Presiden, dirinya ingin terjadi peningkatan daya saing di sektor UMKM lokal dan membuka seluas-luasnya lapangan kerja di seluruh wilayah.
“Kegiatan Bimtek ini ditargetkan mengawali perangkat daerah saat menyusun daftar kebutuhan belanja serta memberikan pemahaman tentang pentingnya peranan P3DN,” ucapnya.
Kendati telah dibentuk TP3DN sebagai dukungan arahan Presiden, Bahasan meminta peserta Bimtek untuk mengikuti dengan seksama materi yang disampaikan oleh Ketua Dewan Pengurus Daerah (DPD) Ikatan Ahli Pengadaan Indonesia (IAPI) Jakarta, Baihaki.
“Pemkot Pontianak sudah membentuk TP3DN beberapa waktu lalu dengan Surat Edaran Walikota,” tutupnya.
Ketua TP3DN Kota Pontianak, Mulyadi mengimbau aparatur daerah untuk dapat segera menindaklanjuti SE Walikota dengan belanja di e-Katalog lokal, khususnya sebelum bulan Oktober mendatang. Di bulan itu nantinya akan dilaporkan hasil transaksi menggunakan e-Katalog kepada Presiden.
“Nanti Presiden akan membuka e-Katalog, beliau akan melihat daerah mana yang partisipasinya amat kecil. Oleh sebab itu pada kesempatan ini saya minta langsung ditindaklanjuti,” terangnya.
Mulyadi mengajak ASN di lingkungan Pemkot Pontianak, khususnya Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK) untuk mendaftarkan dinasnya ke dalam Toko Daring MBIZ Marketplace. Dia melanjutkan, berjalannya proses pendaftaran akan didampingi TP3DN.
“Kita akan lihat perkembangannya, tim akan memonitor. Kemudian untuk pengadaan makan hari-hari kita sudah harus gunakan UMKM, lalu juga pakaian dinas maupun alat tulis kantor,” pungkasnya. (kominfo)
Thariq dan Waode Dinobatkan Bujang Dare 2022
Wako Edi Kamtono : Branding Pontianak Jadi Daya Tarik Wisatawan
PONTIANAK - Muhammad Thariq Akbari dan Waode Siti Rahmawati dinobatkan sebagai Bujang dan Dare Pontianak 2022 pada malam Grand Final di Hotel Golden Tulip, Sabtu (20/8/2022). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama istri, Yanieta Arbiastutie memasangkan selempang kepada pasangan Bujang Dare Pontianak terpilih.
Edi meminta Bujang Dare yang telah ditetapkan sebagai pemenang oleh Dewan Juri, bisa menjadi duta Kota Pontianak pada setiap event atau ajang dimana mereka mewakili Kota Pontianak pada setiap kesempatan.
"Sebagai duta diharapkan Bujang Dare mampu memberikan informasi maupun gambaran tentang kondisi Kota Pontianak dari sisi ekonomi kreatif dan pariwisata serta budaya," ujarnya.
Selain menjadi duta, tugas Bujang Dare yang tak kalah pentingnya adalah membranding Kota Pontianak agar lebih dikenal masyarakat luas, terutama di luar Provinsi Kalbar. Apalagi di era digital sekarang ini berbagai kemudahan untuk mengakses informasi.
"Bujang Dare bisa mempromosikan Kota Pontianak lewat kanal informasi secara digital, misalnya lewat media sosial, website dan sebagainya sehingga menarik minat wisatawan berkunjung ke Pontianak," ungkapnya.
Muhammad Thariq Akbari, Bujang Pontianak 2022 menyatakan, dirinya siap untuk mengemban tugas sebagai duta budaya dan pariwisata Kota Pontianak. Banyak hal yang bisa dilakukan untuk menyampaikan informasi berkaitan dengan kepariwisataan, budaya maupun produk-produk unggulan Kota Pontianak.
"Sehingga potensi-potensi yang dimiliki Kota Pontianak bisa dikenal secara luas dan mampu menarik minat wisatawan untuk berkunjung ke sini," kata mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Tanjungpura Pontianak ini.
Dare Pontianak 2022, Waode Siti Rahmawati mengungkapkan rasa syukurnya karena terpilih sebagai Dare tahun ini. Bagi dirinya, mengemban amanah selaku duta yang mewakili Kota Pontianak bukanlah tugas yang mudah. Namun ia berkomitmen untuk menjalankan tugas dengan semaksimal mungkin demi kemajuan Kota Pontianak.
"Sebagai duta daerah, kami akan berdedikasi penuh dan bertanggung jawab untuk kepentingan kemajuan Kota Pontianak yang kita cintai ini," tutupnya. (prokopim)
Wujudkan PMI yang Profesional dan Berintegritas
Wali Kota Lantik Pengurus PMI Kecamatan se-Kota Pontianak 2022-2027
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono melantik pengurus Palang Merah Indonesia (PMI) Kecamatan se-Kota Pontianak periode 2022 - 2027 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (20/8/2022). Kepada jajaran pengurus yang baru dilantik, Edi berharap organisasi ini bisa bersama-sama terus bergerak dan melahirkan inovasi-inovasi dalam gerakan kemanusiaan.
"Demi mewujudkan visi misi PMI yang profesional dan berintegritas bergerak bersama masyarakat," ujarnya.
Dalam perkembangannya, kebutuhan darah sepanjang tahun 2021 sebanyak 24.774 kantong, atau rerata 2.000 kantong setiap bulannya. Sedangkan jumlah donor darah sukarela mencapai 12.049 pendonor di tahun yang sama.
"Hal ini menjadi tantangan kedepan, seluruh elemen PMI Kota Pontianak didukung PMI Provinsi Kalbar serta pengurus kecamatan, dapat terus menggerakkan seluruh komponen masyarakat agar menjadikan donor darah sukarela sebagai gaya hidup untuk mencapai donor darah sukarela 100 persen," tuturnya.
Edi mengatakan, tugas PMI sangat luas. Tidak hanya semata memberikan pelayanan transfusi darah yang aman bagi masyarakat, tetapi juga di bidang kesiapsiagaan bencana.
"PMI sebagai bagian dari tim relawan siaga bencana harus selalu terdepan dalam membantu korban bencana, mulai dari kebakaran rumah maupun lahan hingga pendistribusian bantuan yang dibutuhkan korban bencana," pungkasnya. (prokopim)
Bergaya ala Model, Edi Kamtono Tampil di Catwalk PFW
Pontianak Fashion Week Picu Perekonomian Masyarakat
PONTIANAK - Bergaya layaknya model fashion show, Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama beberapa tamu undangan berjalan di atas catwalk yang didesain menyerupai zebra cross mengawali dibukanya Pontianak Fashion Week (PFW) 2022 di Taman Sepeda Untan, Jumat (19/8/2022). Berpakaian kemeja batik berwarna hijau, Edi tampil sebagai satu di antara sekian banyak model fashion.
Busana warna-warni rancangan tiga desainer memeriahkan fashion week untuk pertama kali di Kalimantan Barat ini. Menyambut baik ide yang muncul dari anak muda, Edi berharap semakin banyak kreativitas dan inovasi serupa guna bertumbuhnya perekonomian di Kota Pontianak.
“Sejujurnya gemetaran, saya lebih senang lari jogging daripada catwalk. Namun dengan adanya PFW menandakan kalau siapa saja bisa bergaya,” ujarnya usai membuka secara resmi PFW.
Selain menghibur masyarakat, pertunjukan parade fashion itu dinilainya mampu menyesuaikan kondisi cuaca di Kota Pontianak yang notabene bersuhu panas. Lewat karya desainer ternama, pakaian yang digunakan para model jadi terlihat sejuk dan teduh.
“Saya mengapresiasi penampilan pakaian, ini cocok di Kota Khatulistiwa ini akan memberikan ruang bagi warga untuk lebih kreatif,” ungkap dia.
Tak hanya itu, sebanyak lebih dari 50 stand yang didominasi bisnis UMKM turut meramaikan agenda PFW. Edi lalu menyempatkan diri untuk mengunjungi dan membeli dagangan masing-masing lapak tersebut. Tampak pula dirinya bermain balon air bersama tamu undangan.
Bagi Edi, hal itu sebagai bentuk kolaborasi antara pemerintah bersama pelaku usaha di Kota Pontianak kian terjalin. Dia mengatakan, PFW mampu memicu pusat perekonomian karena terdapat bazar murah, promosi maupun hadiah.
“Semoga agenda ini berjalan dengan lancar untuk menjadikan Pontianak sebagai sport city, kota yang kreatif dan inovatif. Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak berkomitmen membangun infrastruktur sebagai penunjang,” terangnya.
Rencana pembangunan fasilitas olahraga dan pusat kreativitas juga tengah pihaknya upayakan, seperti pelebaran trotoar di beberapa titik, ruang terbuka hijau serta penataan Waterfront. Nantinya, lanjut Edi, warga Kota Pontianak semakin bebas berekspresi melalui seluruh fasilitas tersebut.
“Bergerak dan maju, serta kita bisa merasakan kenyaman sehingga indeks kebahagiaan meningkat, menjadi Pontianak yang nyaman. Pesan saya terakhir untuk tetap menjaga protokol kesehatan dan norma-norma,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)