,
menampilkan: hasil
36 Atlet Taekwondo Asal Pontianak Siap Berlaga di Malaysia
Pelepasan Kontingen Super Champ Taekwondo
PONTIANAK - Sebanyak 36 atlet taekwondo asal Kota Pontianak akan berlaga pada kompetisi tingkat internasional, Premier of Borneo Cup di Malaysia dalam beberapa hari kedepan. Hal itu disampaikan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kepemudaan, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Aswin Dja’far.
“Ada 22 atlet putra dan 14 putri, kami berharap bisa bersaing dengan maksimal serta menjunjung tinggi sportivitas. Tidak kalah penting pula jaga disiplin,” ungkapnya usai melepas secara simbolis kontingen Super Champ Taekwondo, di Rumah Jabatan Wali Kota, Sabtu (13/8/2022).
Aswin menerangkan, terlaksananya agenda ini direncanakan akan dimulai dari tanggal 18 hingga 21 Agustus mendatang. Dirinya menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh pihak, khususnya dukungan dari para pelatih dan orang tua.
“Bapak Wali Kota juga mengucapkan terima kasih untuk peran semua sektor yang terlibat membantu, mulai dari pelatih dan orang tua atas prestasi atlet di kancah dunia,” terang dia.
Ia juga berpesan agar atlet memiliki jiwa disiplin yang tinggi serta berkompetisi dengan sehat. Selain itu pula diperlukan tenggang rasa kepada hasil yang nantinya akan didapat.
“Kalah dan menang itu biasa, yang penting harus tetap berlatih dan terus disiplin. Dengan itu para atlet akan bersinar,” tutupnya.
Beberapa pimpinan Pengurus Provinsi (Pengprov) Taekwondo Indonesia (TI) Kalbar turut hadir pada kegiatan itu. Turut hadir pula Pengurus Kota TI Kota Pontianak.
Sebelumnya, para atlet yang akan berlaga ini telah melakukan seleksi ketat dari Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) maupun KONI Kota Pontianak dengan memperebutkan piala Wali Kota, beberapa waktu lalu. (kominfo)
Usung Inovasi SIMANTAP, Petakan Talenta ASN Mengisi Jabatan Kritikal
PONTIANAK - Satu lagi inovasi yang diperkenalkan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, yakni Sistem Informasi Manajemen Talenta Kota Pontianak (SIMANTAP). Inovasi yang dikembangkan Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Pontianak ini berfungsi untuk menghimpun dan memetakan talenta-talenta yang bertujuan untuk mengisi jabatan kritikal di lingkup Pemkot Pontianak.
Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengapresiasi diterapkannya SIMANTAP dalam rangka meningkatkan kompetensi dan talenta Aparatur Sipil Negara (ASN) untuk mengisi posisi jabatan yang kritikal di lingkungan Pemkot Pontianak.
"Dengan SIMANTAP, identifikasi penilaian dan pemetaan talenta yang sudah kita lakukan melalui assessment hasilnya akan digunakan sebagai rencana suksesi dalam mengisi dan menjalankan core bisnis Pemkot Pontianak," ujarnya saat menutup Pelatihan Kepemimpinan Pengawas di Hotel Grand Mahkota, Jumat (12/8/2022).
Ia menambahkan, pembentukan pemimpin yang berkarakter dan pro perubahan sudah menjadi suatu kebutuhan dalam sebuah organisasi. Untuk itu, dibutuhkan Pelatihan Kepemimpinan Pengawas bagi para pejabat struktural. Melalui pelatihan kepemimpinan ini, para peserta dibekali dengan berbagai materi maupun agenda aksi perubahan serta dibekali berbagai keahlian untuk merencanakan perubahan, membangun dukungan dan mengurangi resistensi terhadap perubahan termasuk dalam pengelolaan perubahan.
"Setelah mengikuti pelatihan kepemimpinan pengawas ini, saudara-saudara diharapkan dapat menjadi pemimpin yang kuat sebagai pemimpin perubahan atau reformer," kata Bahasan.
Dirinya juga meminta para peserta pelatihan bersikap responsif dan inovatif serta mampu mencermati berbagai perkembangan yang selalu berubah.
"Sehingga peserta Pelatihan Kepemimpinan Pengawas ini diharapkan dapat menjadi seorang pemimpin yang berkompeten dalam pelaksanaan tugas," pungkasnya. (prokopim)
Faktor Ekonomi Global Pengaruhi Volume Anggaran
Teken Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023
PONTIANAK - Kebijakan Umum Anggaran Prioritas dan Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) tahun anggaran 2023 Kota Pontianak telah ditetapkan. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono menerangkan, volume anggarannya sebesar Rp1,83 triliun. Volume tersebut naik sebesar Rp19,25 miliar atau 1,06 persen dari target Volume APBD Perubahan Kota Pontianak Tahun Anggaran 2022.
"Adanya perubahan volume itu disebabkan pengaruh ekonomi global yang terjadi hingga saat ini," ujarnya usai penandatanganan Nota Kesepakatan KUA-PPAS Tahun Anggaran 2023 di Ruang Rapat Paripurna DPRD Kota Pontianak, Jumat (12/8/2022).
Menurutnya, ada beberapa jenis Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang diharapkan terdongkrak. Sebab terjadinya fluktuasi dilihat dari ekonomi makro, indeks kemiskinan dan lain sebagainya. Namun jika dilihat dari sisi pertumbuhan ekonomi memang trennya positif. Hanya saja, kata dia, fakto ekonomi global, terutama perang antara Rusia dengan Ukraina, sedikit banyak ikut mempengaruhi perekonomian di Indonesia.
"Harga minyak naik, harga bahan kebutuhan pokok naik. Faktor perubahan cuaca juga ikut mempengaruhi melonjaknya harga pangan," sebutnya.
Edi menyatakan, pihaknya akan mengambil langkah-langkah, di antaranya penghematan dan efisiensi, mengurangi belanja-belanja yang tidak bermanfaat serta rasionalisasi pajak termasuk mengurangi belanja modal yang mencakup belanja barang dan jasa serta belanja pegawai.
"Meski demikian, hal itu tidak akan mempengaruhi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak," pungkasnya. (prokopim)
Wako Edi Kamtono Harap AMSI Berperan Tangkal Hoaks
PONTIANAK - Informasi berbasis teknologi digital sekarang ini berkembang pesat. Hal itu dibuktikan dengan kian banyaknya masyarakat mengakses informasi-informasi terutama melalui media siber atau online. Kehadiran Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) Provinsi Kalbar diharapkan bisa memberi warna bagaimana kehadiran media yang sehat. Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengapresiasi kehadiran AMSI Kalbar dalam menyikapi menjamurnya media-media siber saat ini. Terkadang berita-berita yang tersebar di media siber tidak tersaring dengan baik, bahkan terkesan hoaks.
"Sehingga diharapkan kehadiran AMSI ini bisa melakukan upaya-upaya kepada anggotanya untuk menangkal berita atau informasi hoaks dengan memberitakan informasi yang sesuai dengan fakta," ujarnya saat menerima kunjungan jajaran Pengurus AMSI Provinsi Kalbar di Ruang VIP Wali Kota, Kamis (11/8/2022).
Ia menambahkan, kalaupun ada berita-berita yang bersifat kontraproduktif, dimana dalam isi berita mungkin terjadi kesalahan dalam menafsirkan atau keliru dalam membaca data maupun informasi yang disajikan, setidak-tidaknya ada penyeimbang terhadap berita itu.
"Berita itu harus berimbang, apalagi dalam dunia pers ada yang namanya hak jawab sehingga ada berita-berita penyeimbang yang menjadikan masyarakat semakin cerdas," kilahnya.
Diakuinya, peran media sangat penting bagi kemajuan suatu bangsa. Karenanya, keberadaan media tidak bisa terpisahkan dengan kehidupan sehari-hari. Sebab, setiap orang butuh informasi.
"Kehadiran media juga ikut andil dalam pembangunan," kata Edi.
Ketua AMSI Provinsi Kalbar, Kundori mengatakan, kehadiran organisasi yang dinahkodainya ini, selain menyampaikan informasi melalui media siber, juga dalam rangka memberikan edukasi terkait berbagai hal, seperti menjelang pelaksanaan pemilu, pelatihan-pelatihan dalam upaya menangkal hoaks dan sebagainya.
"Keberadaan AMSI ini bagaimana media siber menjadi lebih profesional," tuturnya.
Dalam upaya mewujudkan profesionalitas media siber, pihaknya tidak dengan gampang menerima anggota untuk bergabung dalam AMSI. Sebab setiap anggota harus memenuhi persyaratan dasar sesuai dengan ketentuan Dewan Pers. Misalnya, berbadan usaha Perseroan Terbatas (PT), wartawan harus mengantongi sertifikasi tertentu dan sebagainya.
"AMSI juga menjalin kerjasama dengan berbagai institusi, memberikan edukasi yang baik bagi masyarakat," tutupnya. (prokopim)