,
menampilkan: hasil
Edi Kamtono Terima Penghargaan Lencana Darmabakti Pramuka
Ribuan Pramuka Hadiri Apel Besar Hari Pramuka ke-62
PONTIANAK - Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Kamabicab) Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menerima tanda penghargaan Lencana Darmabakti dari Ketua Kwartir Nasional Komjen Pol (Purn) Budi Waseso. Penyematan tanda dan penyerahan piagam penghargaan itu digelar pada Apel Besar Hari Pramuka ke-62 di depan Kantor Wali Kota Pontianak, Minggu (27/8/2023).
Edi menyampaikan ucapan terima kasih atas tanda penghargaan Lencana Darmabakti yang diberikan kepadanya selaku Kamabicab Kota Pontianak. Ia berharap penghargaan ini menjadi penyemangat untuk berkomitmen dalam mengabdikan diri di bidang kepramukaan.
"Melalui penghargaan ini, semoga semakin banyak generasi muda terinspirasi untuk menjadi teladan dalam pengabdian kepada masyarakat dan mengimplementasikan nilai-nilai Pramuka," ujarnya.
Ia berpesan kepada adik-adik Pramuka sebagai generasi muda untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, mencermati, memahami, mengamalkan dan mengimplementasikan Dasa Darma Pramuka yang menjadi pedoman seorang Pramuka untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.
"Insha Allah kalau ini bisa dilaksanakan seoptimal mungkin, maka generasi muda kita khususnya kota Pontianak akan menjadi andalan kedepan untuk generasi yang kita harapkan," kata Edi.
Menurutnya, sosok seorang Pramuka yang ideal adalah bagaimana individu itu menjalankan Dasa Darma Pramuka dalam kehidupannya sehari-hari. Sikap disiplin, jujur, peduli, bergotong royong dan cinta tanah air juga harus senantiasa tertanam dalam diri seorang Pramuka. Semua itu bagian dari Dasa Darma Pramuka yang harus dilaksanakan seorang Pramuka.
"Seorang Pramuka ini juga pasti memiliki nilai-nilai kejujuran, integritas saling gotong royong, kearifan lokal yang diharapkan mampu membangun bangsa ini," sebutnya.
Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Kota Pontianak Firdaus Zarin menuturkan, di Hari Pramuka ke-62 ini, pihaknya menekankan pada pendidikan karakter bagi Pramuka. Terlebih di era perkembangan zaman yang kian pesat, menjadi tantangan bagi generasi muda untuk menyikapinya. Ia melihat minat para pelajar di Kota Pontianak untuk mengikuti kegiatan Pramuka masih cukup tinggi.
"Saya lihat di gugus-gugus depan yang ada di Kwartir enam kecamatan itu masih banyak juga adik-adik yang ikut Pramuka. Paling tidak 4-5 jam itu fokus kegiatan Pramuka sehingga mereka bisa belajar disiplin dan lainnya," tuturnya.
Selaku Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Kota Pontianak, Firdaus berkeinginan Pramuka membumi di Kota Khatulistiwa ini. Apalagi di tingkat Kwarcab, kegiatan kepramukaan harus lebih semarak termasuk berbagai perlombaan, mulai dari tingkat kota, provinsi, nasional bahkan internasional.
"Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Pontianak harus eksis dan berperan dalam setiap momen kepramukaan maupun kegiatan lainnya yang melibatkan pramuka," imbuhnya.
Antusias anak-anak mengikuti Pramuka di Kota Pontianak cukup tinggi. Hal itu terlihat dari peserta Apel Besar Hari Pramuka ke-62 yang jumlahnya lebih dari 1.000 peserta dari berbagai gugus depan yang ada di Kota Pontianak. (prokopim)
Dulang 6 Kategori Tribun Awards, Edi Kamtono : Terus Berbuat Demi Pontianak Lebih Maju
PONTIANAK - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendulang enam kategori penghargaan Tribun Awards 2023. Enam kategori itu adalah Pengendalian Inflasi Terbaik, Pencapain IPM Tertinggi, Pengelolaan PAD Berbasis Digital, Pengembangan Sport City, Kota dengan Pedestrian Ramah dan Nyaman dan Daerah Penerapan Sekolah Inklusi Tertinggi. Penghargaan prestisius ini diberikan sebagai apresiasi atas upaya jajaran Pemkot Pontianak secara berkelanjutan dalam meningkatkan berbagai aspek kehidupan masyarakat dan pembangunan kota secara menyeluruh. Seremoni penyerahan Tribun Awards digelar di Qubu Resort, Selasa (8/8/2023) malam.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyatakan, penghargaan-penghargaan ini adalah buah dari kerja keras kolaboratif jajaran Pemkot Pontianak, stakeholder dan seluruh lapisan masyarakat. Atas nama Pemkot Pontianak, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih kepada Tribun Pontianak selaku penyelenggara Tribun Awards atas penghargaan ini. Tak lupa pula ia sampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh warga Kota Pontianak yang telah bersama-sama berkontribusi dalam pembangunan dan kemajuan Pontianak. Ia pun berkomitmen untuk terus berbuat demi kemajuan Kota Pontianak kedepan.
"Kami percaya bahwa penghargaan ini akan menjadi motivasi dan penyemangat untuk terus berinovasi serta berkomitmen dalam memajukan masyarakat dan Kota Pontianak," ujarnya usai menerima trofi penghargaan.
Berbagai kategori yang disandang Pemkot Pontianak tidak terlepas dari peran semua pihak hingga mendapat anugerah Tribun Awards. Edi menyebut, satu di antara kategori yang diraih adalah Pengendalian Inflasi Terbaik. Kategori serupa juga didapat di tingkat nasional. Penghargaan kategori ini diperoleh karena keberhasilan dalam mengimplementasikan kebijakan dan strategi yang efektif dalam mengendalikan inflasi.
"Tentunya upaya tersebut berdampak positif pada stabilitas ekonomi di Kota Pontianak," kata Edi.
Kemudian, lanjutnya lagi, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Kota Pontianak juga merupakan yang tertinggi di Provinsi Kalimantan Barat. Pembangunan di bidang pendidikan dan kesehatan menjadi penyumbang meningkatnya IPM di Kota Pontianak.
"Tingginya IPM ini mencerminkan peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat di Kota Pontianak," ungkapnya.
Dari sejumlah kategori Tribun Awards yang didapat Pemkot Pontianak, dua kategori yang selaras adalah kategori Pengembangan Sport City dan Kota dengan Pedestrian Ramah dan Nyaman. Edi bilang, pembangunan trotoar yang representatif, selain bertujuan memberikan kenyamanan dan keamanan bagi pejalan kaki, juga menjadi fasilitas masyarakat untuk berolahraga seperti jogging.
"Selain memberikan tempat bagi masyarakat untuk berolahraga, juga mendorong masyarakat untuk gaya hidup sehat dan berkelanjutan," tutupnya.
Tribun Awards 2023 merupakan penghargaan yang diberikan kepada kepala daerah dan pemerintah daerah kabupaten/kota, BUMN, BUMD dan juga instansi swasta di Provinsi Kalbar. Tribun Awards 2023 mengusung tagline 'Kalbar Maju Menembus Batas'. (prokopim)
Pemkot Pontianak Borong Dua Kategori BKN Award
Kategori Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja dan Pengembangan Kompetensi
PONTIANAK - Manajemen kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendapat apresiasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN). Penghargaan BKN Award 2023 Kategori Implementasi Penerapan Manajemen Kinerja yang dianugerahkan kepada Pemkot Pontianak menjadi sebuah bukti keberhasilan dalam melaksanakan penyelenggaraan manajemen ASN. Selain itu, Kategori Pengembangan Kompetensi juga dianugerahkan kepada Pemkot Pontianak. Penganugerahan BKN Award 2023 diserahkan oleh Sekretaris Utama BKN Imas Sukmariah kepada Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono pada acara Sosialisasi Kesejahteraan PPPK se-Wilayah Kerja Kantor Regional V BKN di Hotel Aston Pontianak, Rabu (2/8/2023).
Wali Kota Edi Kamtono mengucapkan terima kasih kepada BKN atas penghargaan yang diberikan kepada Pemkot Pontianak. Tak lupa pula ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh jajaran ASN atas kinerja dan kerja kerasnya yang telah mengantarkan Pemkot Pontianak meraih peringkat pertama kategori pemerintah kota tipe sedang se-Indonesia.
"Saya berharap dengan capaian keberhasilan manajemen kepegawaian di lingkungan Pemkot Pontianak ini bisa menjadi pemacu dalam meningkatkan kualitas pengelolaan ASN, khususnya dalam mendukung sistem manajemen ASN berbasis sistem merit, termasuk pemanfaatan layanan digital ASN," ujarnya.
Menurutnya, penerimaan penghargaan ini merupakan bukti nyata komitmen Pemkot Pontianak dalam membangun pelayanan publik yang berkualitas dan memenuhi kebutuhan masyarakat. Pihaknya berkomitmen untuk terus berinovasi dan meningkatkan manajemen kinerja dengan tujuan meningkatkan kualitas hidup warga Kota Pontianak secara menyeluruh.
"Kami juga mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk terus mendukung upaya Pemerintah dalam memberikan pelayanan yang prima dan membangun kota yang lebih maju," ungkap Edi.
Ia menambahkan, penghargaan yang diberikan oleh BKN ini adalah hasil dari upaya berkelanjutan Pemkot Pontianak untuk memperbaiki sistem manajemen kinerja dan mendorong ASN di setiap tingkatan untuk mencapai kinerja yang optimal.
"Pemkot Pontianak telah melaksanakan berbagai langkah dan inovasi yang bertujuan untuk meningkatkan transparansi, akuntabilitas dan kualitas layanan publik," katanya.
Selain itu, lanjutnya lagi, penerimaan BKN Award Kategori Pengembangan Kompetensi kepada Pemkot Pontianak merupakan bentuk pengakuan atas komitmen dan dedikasi dalam menghadapi tantangan dan beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan tuntutan tugas yang semakin kompleks.
"Inovasi, kolaborasi, dan pemahaman mendalam terhadap kebutuhan pegawai menjadi kunci utama keberhasilan dalam mencapai penghargaan ini," sebutnya.
Untuk diketahui, penyelenggaraan BKN Award tahun ini merupakan tahun kesembilan sejak BKN Award diluncurkan pada 2015 dengan tujuan untuk memacu kinerja kementerian, lembaga dan pemerintah daerah dalam melaksanakan implementasi manajemen ASN. (prokopim)
Pemkot Pontianak Raih Penghargaan KLA Kategori Nindya
Bahasan Harap Jadi Penyemangat Tingkatkan KLA
SEMARANG - Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak kembali menyabet penghargaan Kota Layak Anak (KLA) tahun ini. Kali ini kategori yang diraih adalah Kategori Nindya. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Menteri Pemberdayaan Perlindungan Perempuan dan Anak (PP-PA) RI, Bintang Puspayoga kepada Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan. Pada penganugerahan penghargaan KLA, Wakil Wali Kota Bahasan juga didampingi Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kota Pontianak Multi Juto Bhatarendro dan Ketua Gugus Tugas Kota Layak Anak Kota Pontianak Hidayati.
Bahasan menyampaikan ucapan syukur atas diraihnya penghargaan yang sebelumnya sempat tertahan di Kategori Pratama tahun 2020 dan Kategori Madya Tahun 2021. Menurutnya dengan diraihnya Kategori Nindya, Kota Pontianak berhasil naik setingkat lebih tinggi sehingga mendekati predikat KLA yang sesungguhnya.
"Ini merupakan hasil perjuangan yang sangat panjang, tidak hanya Pemkot Pontianak namun juga didukung oleh semua pihak dengan konsep pentahelix," ujar Bahasan lewat kiriman video wawancaranya usai menerima penghargaan di Hotel Padma Semarang, Sabtu (22/7/2023) malam.
Sebagaimana diketahui, Kementerian PP-PA menganugerahi Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak (KLA) 2023 kepada 360 kabupaten/kota, yang terdiri dari 19 kategori Utama, 76 kategori Nindya, 130 kategori Madya, dan 135 kategori Pratama. Penghargaan Provinsi Layak Anak (PROVILA) pun turut diberikan kepada 14 (empat belas) Provinsi yang telah melakukan upaya keras untuk menggerakkan Kabupaten/Kota di wilayahnya dalam mewujudkan KLA.
Bahasan berharap penghargaan yang telah dicapai oleh Pemkot Pontianak menjadi penyemangat jajarannya untuk berupaya meningkatkan kembali kategori KLA dari predikat Nindya ke Utama. Untuk mencapai target yang telah ditetapkan, dia mengajak seluruh pihak dan elemen bersama-sama turut serta dalam mendukung tercapainya KLA di Kota Pontianak.
"Insha Allah tahun depan kami menargetkan dari Nindya ke Kategori Utama," imbuhnya.
Menteri PP-PA, Bintang Puspayoga menerangkan, penghargaan KLA tahun ini menunjukkan peningkatan yang cukup tajam di masing-masing kategori dari tahun sebelumnya. Hal tersebut mencerminkan komitmen dan keseriusan para pemimpin daerah dan pemangku kepentingan lainnya untuk memastikan terwujudnya pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak di wilayah mereka masing-masing.
"Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak ini merupakan suatu bentuk apresiasi kami atas segala komitmen dan keseriusan para gubernur, bupati, wali kota, dan jajarannya yang telah serius berupaya menghadirkan wilayahnya yang aman bagi anak," ungkapnya.
Amanat konstitusi pun mewajibkan negara untuk memenuhi semua hak anak, melindungi anak, dan menghargai pandangan anak sebagaimana tercantum dalam Konvensi Hak Anak yang diratifikasi melalui peraturan perundangan lainnya. Ia berharap Penghargaan Kabupaten/Kota Layak Anak 2023 menjadi penyemangat bagi daerah untuk bekerja lebih keras dalam melindungi kelompok anak dan memastikan pemenuhan haknya.
"Terlebih, penghargaan KLA ini terasa kian istimewa di tengah kuatnya keinginan untuk mewujudkan pemenuhan hak dan perlindungan khusus anak yang dilakukan secara terencana, menyeluruh, dan berkelanjutan," pungkasnya.
Sebagai catatan, sebelumnya Kota Pontianak pernah meraih penghargaan KLA Kategori Pratama di tahun 2020, kemudian di tahun 2021 meningkat dengan Kategori Madya. Tahun 2023, kategori penghargaan KLA naik lagi menjadi Nindya. (prokopim)