,
menampilkan: hasil
Aturan Operasional Kendaraan Angkutan Selama Tahun Baru
PONTIANAK - Dalam rangka menjaga keamanan, ketertiban dan kelancaran arus lalu lintas di Kota Pontianak selama Natal 2024 dan menyambut Tahun Baru 2025, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mengeluarkan aturan pembatasan waktu operasional kendaraan angkutan barang. Dalam Surat Edaran Nomor 60/DISHUB/Tahun 2024 yang diteken Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto, menyebutkan ketentuan waktu operasional yang diberlakukan bagi kendaraan angkutan selama Natal dan Tahun Baru.
Edi menerangkan, khusus menjelang Tahun Baru, seluruh kendaraan angkutan barang dengan jenis truk roda empat ke atas, mobil boks roda empat ke atas, truk fuso, bus angkutan umum, concrete mixer atau mobil molen, tronton atau trailer dilarang beroperasi di Kota Pontianak pada tanggal 31 Desember 2024 mulai pukul 12.00 WIB sampai dengan tanggal 1 Januari 2025 pukul 08.00 WIB.
“Kecuali mobil angkutan Bahan Bakar Minyak dan Gas, sembako dan truk sampah,” ujarnya, Selasa (31/12/2024).
Selain itu, lanjutnya lagi, bagi kendaraan-kendaraan yang tidak dipergunakan agar disimpan pada pool yang dimiliki.
“Kendaraan-kendaraan dilarang parkir di badan jalan,” tegasnya.
Untuk mengantisipasi kemacetan akibat kepadatan arus lalu lintas saat perayaan malam pergantian tahun 2025, Satlantas Polresta Pontianak akan memberlakukan rekayasa arus lalu lintas di sejumlah lokasi. Beberapa jalan utama diberlakukan satu arah, di antaranya Jalan Gajah Mada, Tanjungpura, Agus Salim, Diponegoro dan Jalan Pahlawan.
Jalan Gajah Mada mulai dari simpang lampu merah Pasar Flamboyan sampai dengan simpang lampu merah Jalan Diponegoro.
Jalan Tanjungpura, mulai dari simpang lampu merah Parit Besar sampai dengan lampu merah Jembatan Kapuas I atau simpang Hotel Garuda.
Demikian pula di Jalan Agus Salim-Diponegoro, mulai dari simpang lampu merah Diponegoro sampai dengan simpang lampu merah Parit Besar Jalan Tanjungpura.
Untuk di Jalan Pahlawan, pemberlakuan jalan satu arah dimulai dari simpang lampu merah Jembatan Kapuas I atau Hotel Garuda menuju simpang lampu merah Pasar Flamboyan. (prokopim/kominfo)
Rayakan Tahun Baru, Edi Imbau Warga Tertib dan Jaga Keamanan
PONTIANAK - Menjelang perayaan malam pergantian tahun 2025, Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto mengajak masyarakat untuk saling menjaga keamanan dan ketertiban. Ia mempersilahkan bagi para warga yang hendak menikmati perayaan tahun baru dengan kegiatan positif.
“Kami sudah koordinasi bersama TNI dan Polri. Menjelang tahun baru memang rawan dalam artian semua kebiasaan anak muda, terutama yang negatif, sangat memungkinkan terjadi dan itu kita antisipasi,” katanya, di Kantor Wali Kota, Senin (30/12/2024).
Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga senantiasa berjaga di pos-pos pemantauan. Edi mengatakan, rencana pelaksanaan razia akan dilaksanakan di titik rentan secara rutin, tidak dikhususkan karena menyambut tahun baru.
“Razia rutin akan tetap berjalan, namun ini bukan semata-mata karena perayaan tahun baru, melainkan bagian dari upaya berkelanjutan menjaga keamanan kota,” jelas Edi.
Kendati demikian, Edi ingin warga merayakan malam pergantian tahun dengan penuh kebahagiaan sebagai rasa ungkapan syukur menyambut masa depan. Menurutnya, malam pergantian tahun adalah waktu yang tepat untuk bersyukur atas segala pencapaian sepanjang tahun.
“Bagaimana mempersiapkan diri menyongsong tahun yang akan datang. Mari kita rayakan dengan penuh kebahagiaan, kebersamaan dan harapan positif untuk masa depan Pontianak,” paparnya.
Pemkot Pontianak terus memastikan kelancaran dan keamanan selama perayaan malam tahun baru. Pihak kepolisian dan dinas terkait telah bekerja sama untuk mengatur arus lalu lintas dan menjaga ketertiban umum.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap warga dapat menikmati malam pergantian tahun dengan aman dan nyaman,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Kehadiran Taruna Tingkatkan Sinergi Pusat dan Daerah
PONTIANAK - Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Edi Suryanto menilai, kehadiran para siswa taruna di berbagai macam sekolah kedinasan nasional dapat menumbuhkan hubungan baik antara pemerintah pusat dan daerah. Hal itu diungkapkannya usai menerima kunjungan tujuh orang taruna Akademi Militer (Akmil) asal Kota Pontianak dan Kalimantan Barat di Kantor Wali Kota, Senin (30/12/2024).
“Akan bagus jika semakin banyak para taruna, apakah itu Akmil dan seluruh kedinasan lainnya, karena sangat penting sekali. Mau tidak mau hubungan secara batin antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat harus ada,” katanya.
Semakin banyak putra-putri daerah yang mengenyam pendidikan di sekolah kedinasan, maka akan merekatkan hubungan pusat-daerah. Edi menyebut, banyak tantangan Indonesia ke depan yang harus dihadapi dengan kolaborasi.
“Salah satu yang diharapkan ke depan adalah mudahnya koordinasi antara pusat dan daerah, dan akan lebih cepat kalau banyak putra-putri daerah orang Pontianak dan Kalbar ada di sekolah kedinasan pusat,” tuturnya.
Kepada para taruna Akmil asal Pontianak, Edi berpesan untuk senantiasa siap bertugas di manapun, saling menjaga konektivitas hingga mengharumkan nama baik negara dan daerah. Kunjungan ini juga jadi momentum penting menegaskan komitmen Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak mendukung warganya dalam menggapai pendidikan dan karier di tingkat nasional.
“Pemkot Pontianak terus memberikan dukungan kepada generasi muda yang ingin melanjutkan pendidikan di sekolah kedinasan. Kami berharap mereka menjadi inspirasi bagi pemuda-pemudi lainnya untuk ikut berkontribusi dalam pembangunan daerah dan nasional,” imbuhnya.
Menjemput Indonesia Emas 2045, peran generasi muda seperti para taruna akan menjadi pilar dalam mewujudkan cita-cita bangsa di usia satu abad kemerdekaan. Terdapat tujuan yang harus dicapai bersama.
“Generasi muda, termasuk taruna-taruna kita, memiliki peran penting dalam mempersiapkan negara yang maju, mandiri, dan berdaya saing di kancah global,” pungkas Edi. (kominfo/prokopim)
Sekda Amirullah Apresiasi Kinerja ASN Pemkot Sepanjang 2024
PONTIANAK - Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Amirullah mengapresiasi kinerja Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sepanjang tahun 2024. Berbagai prestasi telah berhasil diraih berkat ketekunan ASN.
Kendati demikian, ia terus mendorong para ASN tetap fokus menghadapi tantangan tahun depan dengan persiapan yang matang. Salah satunya untuk mempersiapkan optimalisasi realisasi anggaran.
“Tingkatkan kinerja dan kerja sama yang solid dalam rangka mencapai target pembangunan kota. Dengan kolaborasi yang baik, kita bisa menghadapi berbagai tantangan dan mencapai target yang telah ditetapkan," katanya, usai memimpin apel pagi di Kantor Wali Kota, Senin (30/12/2024).
Menurut Amirullah, majunya pembangunan sebuah kota tidak terlepas dari kinerja ASN. Oleh karenanya, pelayanan publik menjadi sebuah prioritas dalam tata kelola pemerintahan. Prestasi yang dicapai ASN harus seimbang dengan pelayanan publik.
“Prestasi tidak hanya tentang penghargaan, tetapi juga mengenai bagaimana kita memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," ujarnya.
Ia menambahkan, seluruh upaya itu tidak lain bermuara pada kesejahteraan masyarakat. Jika melihat dari kacamata ekonomi, Kota Pontianak memiliki potensi yang besar menjadi kota mandiri. Karenanya, Sekda berharap, para ASN dapat menjadi motor penggerak kesadaran pajak di tengah masyarakat.
“Sejalan dengan upaya Pemkot Pontianak untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD) melalui optimalisasi pajak daerah. Kita sebagai abdi negara harus menjadi contoh yang baik dalam hal membayar pajak. Pajak adalah tulang punggung pembangunan daerah," ungkap Sekda.
Seperti diketahui, Kota Pontianak berhasil mencatatkan capaian membanggakan di penghujung tahun 2024 dengan menyeimbangkan pengeluaran dan pemasukan daerah. Amirullah menilai keseimbangan antara pengeluaran dan pemasukan daerah menunjukkan pengelolaan keuangan Kota Pontianak semakin matang dan transparan. Hal ini menjadi indikator tata kelola anggaran daerah berjalan secara efektif dan efisien.
"Pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak, mulai dari jajaran pemerintah kota, masyarakat, hingga para pelaku usaha yang taat dan berkontribusi dalam pembayaran pajak daerah. Saya sangat mengapresiasi kerja kolektif ini," pungkasnya. (kominfo)