,
menampilkan: hasil
Zulkarnain Ajak OPD Optimalkan Google Workspace
Diskominfo Sediakan 70 Akun Gmail, Banyak Manfaat
PONTIANAK – Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Pontianak Zulkarnain mengajak seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak untuk mengoptimalkan penggunaan google workspace dari akun gmail yang telah disediakan pihaknya. Zulkarnain menerangkan, setiap akun memiliki kapasitas penyimpanan 30 gigabyte (GB). Total sudah 70 akun yang dikelola Diskominfo. Tetapi sejauh ini, penggunaan google workspace masih di bawah rata-rata dari penyimpanan yang disediakan.
“Seperti kita tahu dalam pemerintahan pasti punya kegiatan dan program, sebenarnya dengan google workspace semuanya sudah tersedia, apalagi kita berlangganan, jadi manfaatnya lebih banyak, harusnya sudah lebih optimal. Untuk itu kami mengajak OPD terutama pranata komputer atau tim IT masing-masing agar mengoptimalkan penggunaan google workspace ini,” terangnya, usai membuka kegiatan Workshop Pemanfaatan dan Penerapan Google Workspace pada Pemerintahan di Ruang Rapat Kantor Wali Kota, kemarin.
Zulkarnain menambahkan, ada empat layanan email yang disediakan. Di antaranya adalah email induk pemerintah daerah, email perangkat daerah dan kelurahan, email layanan publik serta email pribadi dinas Aparatur Sipil Negara (ASN). Layanan email kedinasan ini merupakan amanat Pasal 40 Peraturan Wali Kota (Perwa) Nomor 116 Tahun 2022 dengan domain [at]pontianak[dot]go[dot]id.
“Sehingga setiap dinas punya akun email, begitupun masing-masing ASN. Tujuannya agar memisahkan antara akun pemerintahan atau akun personal seseorang, sekaligus mengintegrasikan data setiap akun untuk kemudahan proses sistem,” terang Zulkarnain.
Seiring perkembangan zaman, pemerintah lewat Badan Kepegawaian Negara (BKN) juga telah mengarahkan seluruh instansi pemerintah agar menggunakan Tanda Tangan Elektronik (TTE) di setiap penandatanganan surat. Zulkarnain melanjutkan, oleh karena itu setiap ASN harus memiliki akun untuk dapat mendaftar TTE. Setiap TTE akan terdata di Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
“Diharapkan semua harus memiliki email ASN, dan mempunyai TTE, pengajuan email ASN melalui aplikasi Teman Diskominfo secara kolektif maupun personal,” terangnya.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menilai pemanfaatan teknologi memberikan kemudahan dalam urusan administrasi pemerintahan, seperti google workspace. Ia menilai, peran google workspace ikut mengintegrasikan seluruh data dengan aman.
“Saya harap dengan optimalisasi penggunaan google workspace, setiap ASN dan OPD dapat berkreasi dan berkolaborasi dengan mudah, dan paling penting bisa sharing dengan aman,” tuturnya.
Bagi Ani, lancarnya jalan pemerintahan ditentukan kecepatan respon dari sistem, baik secara manual dari ASN maupun secara virtual digital. Di era masyarakat informasi seperti sekarang, data menjadi informasi faktual untuk membuat program kegiatan dan kebijakan, sudah saatnya pemerintah menjadi terdepan dalam memberikan kemudahan bagi seluruh masyarakat.
“Dalam rangka pelayanan, harus terdepan memberikan kemudahan, untuk itu kita memerlukan integrasi sehingga respon dari sistem cepat merespon,” tutupnya. (kominfo)
Pontianak Siap Jadi Tuan Rumah HKG PKK Kalbar ke-52 dan BBGRM ke-21
PONTIANAK – Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang terlibat dalam kepanitiaan kegiatan Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke-XXI dan Peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) ke-52 melakukan persiapan secara optimal. Hal itu disampaikannya saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) terakhir di Aula Sultan Syarif Abdurrahman, Kantor Wali Kota, Kamis (18/4/2024).
"Ini rapat terakhir, mau mengecek dan memastikan hal-hal yang masih belum siap. Intinya kesiapan kita sebagai tuan rumah harus totalitas kita siapkan," ucapnya.
Ani juga menyampaikan bahwa persiapan Kota Pontianak sebagai tuan rumah kali ini sudah 95 persen. Tinggal beberapa hal teknis kecil lainnya yang perlu diselesaikan.
"Sudah bisa dikatakan sekitar 95 persen siap. Tinggal masalah-masalah kecil saja. Saya yakin akan 100 persen saat waktunya nanti," jelasnya.
Dirinya juga optimis kegiatan nantinya akan berjalan dengan sukses dan lancar. Secara khusus, ia juga menyambut baik acara ini digelar di Kota Pontianak. Hal ini karena kunjungan para peserta kegiatan ke Kota Khatulistiwa akan berdampak ke berbagai sektor di masyarakat, terutama ekonomi dan pariwisata.
"Tentu kita menyiapkan secara optimal. Dan kita yakin kegiatan ini sukses dilaksanakan di Kota Pontianak," ujarnya.
Ani menjelaskan bahwa sudah ada ratusan peserta yang terdaftar dalam kegiatan yang berlangsung tiga hari nantinya. Ditambah lagi, ada satu kabupaten yang belum mendaftarkan pesertanya.
"Jumlah peserta yang sudah daftar ada 700 orang dan masih ada satu kabupaten yang belum daftar. Bisa jadi lebih kurang seribu orang (peserta)," tegas Ani.
Kegiatan BBGRM ke-XXI dan Peringatan HKG PKK ke-52 se-Kalbar akan berlangsung di dua tempat. Dimana acara utama akan dilaksanakan di Gedung PCC serta Halaman Kantor Camat Pontianak Barat. Kegiatan ini sendiri dilaksanakan pada 24-26 April 2024. (kominfo)
Cerita Ani Sofian Pernah Menjabat Ketua RT
PONTIANAK – Suka duka menjadi Ketua RT ternyata pernah dialami oleh Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian. Jauh sebelum dirinya berada di puncak karir seperti sekarang, ia pernah menjabat Ketua RT selama dua periode di lingkungan rumahnya di Kabupaten Kubu Raya. Satu di antara hal yang menyenangkan menjadi Ketua RT, menurut Ani, adalah kedekatan dengan sesama tetangga yang kian baik.
“Dukanya juga ada, kita selalu diminta untuk melayani warga tanpa istirahat, tetapi kita ikhlas mengerjakannya. Ketua RT itu berbeda dengan Wali Kota, kalau Ketua RT ingin cepat ganti, kalau Wali Kota inginnya lama,” ucapnya disambut tawa seluruh Ketua RT dan RW se-Kecamatan Pontianak Selatan, usai menyerahkan bantuan operasional di Kantor Camat Pontianak Selatan, Kamis (18/4/2024).
Ani menuturkan, selama dirinya menjadi Ketua RT dulu, tidak pernah menerima uang operasional seperti yang dilakukan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, beberapa waktu ini. Ia mengajak Ketua RT dan RW seluruh Kota Pontianak untuk bersyukur dengan dana operasional yang disalurkan, kendati menurut dia secara angka sangat minim.“
Jangan lihat nilainya, ini adalah kemampuan keuangan daerah, semoga kemampuan keuangan daerah kita kian meningkat, sehingga dana operasional untuk Ketua RT ikut meningkat,” ujarnya.
Sebanyak 3.259 RT dan RW di se-Kota Pontianak menerima masing-masing Rp1,5 juta dari Pemkot Pontianak. Untuk Kecamatan Pontianak Selatan, penerima berjumlah 506 orang. Dana ini disalurkan sebagai langkah pihaknya mengoptimalkan peran RT dan RW mewadahi kebutuhan administrasi maupun program pemerintah lainnya. Untuk itu, dia berharap, masyarakat ikut peran serta membantu kinerja RT dan RW.
“RT dan RW membantu pemerintah menjalankan program, mensosialisasikan kebijakan sampai mengajak warga merencanakan program pembangunan,” tutupnya. (kominfo/prokopim)
Sekda Mulyadi Tekankan Kedisiplinan dan Tanggung Jawab ASN
Sidak Kehadiran ASN Pasca Cuti Bersama Lebaran
PONTIANAK - Setelah berakhirnya cuti bersama lebaran dan pemberlakuan Work From Home (WFH) bagi sebagian ASN di bidang administrasi, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar inspeksi mendadak (sidak) terhadap seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Sidak terbagi dalam beberapa tim. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian memimpin langsung tim sidak di Kantor Terpadu Sutoyo. Sementara Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi memimpin tim untuk melakukan sidak di sejumlah OPD.
Sekda Mulyadi mengungkapkan, dari hasil monitoring tim sidak yang dipimpinnya terhadap sejumlah OPD, seluruh ASN sudah melaksanakan aktivitas atau bekerja di kantor masing-masing.
“Ada beberapa di antaranya yang masih menjalankan cuti, ada juga yang tidak bisa masuk kerja karena sakit. Dan itu dibuktikan dengan surat cuti maupun surat keterangan dokter,” ungkapnya saat melakukan sidak di Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kota Pontianak, Kamis (18/4/2024).
Mulyadi mengingatkan bahwa kedisiplinan dan tanggung jawab ASN dalam menjalankan tugas sangat penting bagi kemajuan Pemkot Pontianak dalam melayani masyarakat. Hal ini sebagai komitmen pihaknya dalam meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
"Kehadiran dan kinerja para pegawai merupakan cerminan dari komitmen kita untuk memberikan pelayanan yang terbaik kepada seluruh warga Kota Pontianak,” katanya.
Melalui inspeksi ini, ia berharap setiap pegawai siap bekerja dengan baik demi mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik serta sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas pelayanan publik. Dirinya juga memberikan arahan dan motivasi kepada seluruh ASN di lingkungan Pemkot Pontianak untuk bekerja lebih produktif dan efisien dalam menjalankan tugasnya.
“Setelah libur panjang lebaran, saya minta seluruh ASN untuk kembali fokus pada tugas dan tanggung jawab masing-masing, disiplin dan tingkatkan etos kerja yang tinggi sebagai pelayan masyarakat,” pungkasnya. (prokopim)