,
menampilkan: hasil
Saksikan Kafilah Pontianak Tampil di MTQ Kalbar, Mulyadi Beri Dukungan
MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar
SANGGAU - Beberapa cabang perlombaan Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) di Kabupaten Sanggau mulai memasuki babak penyisihan di hari pertama.
Satu diantaranya lokasi yang ditetapkan untuk pelaksanaan lomba adalah Masjid Mujahidin yang berada di Jalan Agus Salim Kelurahan Beringin, Sanggau. Di masjid ini akan dipertandingkan lomba cabang Qiraat Murattal Remaja serta Qiraat Mujawwad Dewasa, Sabtu (26/08/2023).
Ketua Umum Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak Mulyadi bersama jajaran pengurus turut menyaksikan langsung untuk memberikan dukungan kepada Kafilah Kota Pontianak saat bertanding.
"Saya menyaksikan beberapa cabang antara lain tilawah remaja kemudian Murattal Remaja, alhamdulillah mereka sudah tampil sangat baik" ujarnya.
Dia mengatakan, peserta yang tampil telah mengerahkan seluruh kemampuan terbaiknya untuk meraih hasil yang diinginkan, Adapun hasilnya diserahkan kepada dewan hakim yang menilai.
"Kalau saya pribadi menilainya sangat baik, Insha Allah bisa masuk final," ucapnya optimis.
Hal senada juga diungkapkan Sekretaris LPTQ Kota Pontianak Akhmad Nurdin yang turut mendampingi Ketua LPTQ Kota Pontianak mengunjungi beberapa lokasi perlombaan MTQ.
"Alhamdulillah penampilan peserta sangat baik. Bacaannya baik tajwid, suara dan irama termasuk kalau Qiraat itu ada kaidahnya saya kira tidak ada yang salah, tinggal kita serahkan kepada dewan hakim yang menilai" jelasnya.
Dia menambahkan, penampilan peserta ketika tampil dinilainya juga lebih baik dari hasil Traning Centre (TC) yang dilakukan oleh LPTQ Kota Pontianak sebelum pelaksanaan MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar.
"Ketika peserta menerima Maqra, soal atau daftar ayat yang nantinya akan dibaca oleh peserta, mereka akan dilatih lagi oleh koordinator dan alhamdulillah perkembangannya meningkat cukup signifikan," terang Nurdin.
Dirinya berharap peserta dari Kota Pontianak bisa memperoleh prestasi yang terbaik di setiap kategori yang diperlombakan.
"Kita doakan saja membawa hasil yang terbaik di ajang ini. Mereka sudah berlatih, berdoa serta ikhtiar. Selanjutnya kita serahkan saja kepada Allah. Semoga apa yang kita inginkan bersama bisa tercapai” pungkasnya. (prokopim)
Dari MTQ XXXI Kalbar, Edi Harap Pontianak Cetak Qori-Qoriah Terbaik
SANGGAU - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menghadiri pembukaan Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) XXXI Tingkat Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) Tahun 2023 di Kawasan Sabang Merah, Kabupaten Sanggau, Jumat (25/08/2023) malam.
Dari tribun undangan VVIP, Edi Rusdi Kamtono beserta istri, Yanieta Arbiastutie, turut menyaksikan kemeriahan pembukaan MTQ Tingkat Kalbar seraya melambaikan tangan ketika defile Kafilah Kota Pontianak melewati lapangan.
Kemeriahan pembukaan MTQ XXXI yang dibuka oleh Gubernur Kalbar Sutarmidji juga menampilkan pembacaan ayat suci Al Quran oleh Syamsuri Firdaus, qori muda asal Bima, Nusa Tenggara Barat juara MTQ Internasional di Istanbul Turki tahun 2019 lalu.
"Pembukaan MTQ XXXI di Kota Sanggau berlangsung meriah dan semarak, mudah-mudahan ini menjadi penyemangat Kafilah Kota Pontianak tampil lebih maksimal," kata Edi.
Ia menambahkan, Kota Pontianak berpartisipasi di semua kegiatan pada MTQ XXXI. Selain mengikuti lomba, Pontianak juga mengikuti pawai kapal hias, pameran UMKM dengan ciri khas Kota Pontianak dan sebagainya.
"Mudah-mudahan ini memberikan semangat bagi kota Sanggau untuk terus membangun sehingga ekonomi bisa terus tumbuh, selain menghibur masyarakat," sebutnya.
Kepada seluruh Kafilah Kota Pontianak, Edi mengingatkan supaya dapat menjaga kesehatan, selalu menjaga kekompakkan dan tanamkan semangat yang tinggi agar bisa meraih prestasi yang terbaik.
"Semoga melalui MTQ XXXI Tingkat Kalbar ini, Kafilah Kota Pontianak mencetak qori dan qoriah terbaik sehingga bisa mewakili Provinsi Kalbar di tingkat nasional nantinya," pungkasnya. (prokopim)
Permudah PBG dan SLF, Dinas PUPR Luncurkan K-Pe Bang Selfi
PONTIANAK – Bidang Cipta Karya dan Jasa Konstruksi Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Pontianak meluncurkan pusat pelayanan yang disebut K-Pe Bang Selfi, atau singkatan dari Klinik Persetujuan Bangunan Gedung (PBG) dan Sertifikat Laik Fungsi (SLF). Di sana, masyarakat yang merasa bingung saat proses pengajuan PBG maupun SLF di Kota Pontianak, dapat berkonsultasi dengan tenaga teknis terkait.
Kabid Cipta Karya dan Jasa Konstruksi Dinas PUPR Kota Pontianak Edwin Raditya menjelaskan dengan adanya K-Pe Bang Selfi, proses pelayanan PBG dan SLF akan lebih cepat dan mudah. Pihaknya menyediakan loket-loket pelayanan, di antaranya loket konsultasi, pendaftaran, verifikasi serta pengambilan Surat Keterangan Retribusi Daerah (SKRD).
“Jika ada kesulitan nanti petugas kita akan membantu memandu pemohon sehingga bisa mengoperasikan aplikasi Sistem Informasi Manajemen Bangunan Gedung (SIMBG),” ungkapnya usai Launching K-Pe Bang Selfi di Kantor Dinas PUPR Kota Pontianak Jalan Ahmad Yani, Jumat (25/8/2023).
Edwin melanjutkan, dimulainya pelayanan PBG dan SLF sejatinya sudah dilakukan sejak tanggal 1 Maret 2022 lalu. Namun pada waktu itu fasilitas ruangan pelayanan masih terbatas. Di tahun ini pihaknya lantas melakukan evaluasi guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat mengingat dalam satu hari terdapat 15-20 pemohon yang datang. Ia menerangkan, permohonan masih dilakukan lewat Dinas PUPR namun pengambilan PBG dan SLF di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Pontianak di Jalan Sutoyo.
“Kami terkadang dalam sehari bisa melayani 15 hingga 20 orang (pemohon),” imbuhnya.
Ia menjelaskan, mekanisme pendaftaran PBG berbeda dengan SLF. Untuk PBG, diungkap Edwin, pemohon memulai dengan melengkapi dokumen administrasi seperti fotocopy sertifikat tanah yang dilegalisir, fotocopy KTP atau kuasa, fotocopy PBB yang sedang berjalan serta SKRK yang didapat dari aplikasi SIMTARU. Bangunan yang berisiko tinggi dan bagunan publik harus mendapat rekomendasi dari Tim Profesi Ahli (TPA). PBG tidak memiliki masa berlaku, tak seperti SLF. Sementara, untuk rumah tinggal, SLF berlaku sampai 20 tahun dan bangunan usaha berlaku sampai lima tahun.
“SKRK berisi informasi tentang rencana kota misalnya ruang milik jalan, ketinggian bangunan, sampai zoning. Setelah lengkap, SKRK datang ke loket kita untuk melakukan verifikasi atau pemeriksaan administrasi dan dokumen teknis. Jika sudah lengkap nanti diunggah,” tutupnya. (kominfo/prokopim)
Kapal Keriang Bandong Pontianak Pikat Pengunjung MTQ XXXI Kalbar
SANGGAU - Kapal Keriang Bandong dengan nomor urut 13 dari Kota Pontianak menjadi pusat perhatian warga yang melihat karnaval kapal hias. Kapal yang dihiasi dengan ornamen meriam karbit khas Pontianak dan kubah masjid serta hiasan lampu terlihat meriah. Iring-iringan kapal hias tersebut menjadi penyemarak Malam Takruf MTQ XXXI Tingkat Provinsi Kalbar yang digelar di Sungai Sekayam Kabupaten Sanggau, Kamis (24/8/2023) malam.
Satu di antara pengunjung, Dewi (37), warga Sanggau, mengaku senang dan takjub melihat karnaval kapal hias di Sungai Sekayam. Ia baru pertama kali melihat karnaval kapal hias di daerahnya. Banyaknya peserta kapal hias dengan lampu warna-warni menjadi hiburan bagi masyarakat.
"Salah satu kapal hias yang menarik bagi saya adalah Kapal Keriang Bandong dari Pontianak," ungkapnya.
Keriang Bandong merupakan istilah yang melekat untuk penerangan tradisional seperti lampu-lampu pelita. Namun seiring perkembangan zaman, Keriang Bandong beradaptasi dengan lampu listrik penuh aneka warna.
"Tradisi Keriang Bandong memang ade tetapi biasanyekan di darat, sekarang ade pawai Keriang Bandong di atas sungai dengan kapal hias, suke liatnye cantek" ujarnya.
Hal senada juga diungkapkan Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kota Pontianak, Hidayati yang ikut menyaksikan pawai takruf di atas sungai. Ia mengatakan, dalam pelaksanaan MTQ Tingkat Provinsi Kalbar, baru kali pertama pawai dilaksanakan di sungai sehingga memberikan nuansa baru.
"Walaupun tidak semua kabupaten/kota memiliki sungai di tengah kota tetapi ide untuk melakukan pawai di sungai sangat menarik," ucapnya.
Dia menambahkan, pihaknya sudah mempersiapkan diri sejak awal untuk tampil di pawai Keriang Bandong. Dengan mengusung tema permainan meriam karbit dan manggar serta pokok telok, ide itu kemudian diaplikasikan ke dalam desain sehingga bisa terlihat pada ornamen kapal yang ditampilkan.
"Ide desain kapalnya kreatif, mudah-mudahan ini bisa memeriahkan pawai keriang bandong," pungkasnya. (prokopim)