,
menampilkan: hasil
Ani Sofian Pantau Pasar Puring, Pastikan Ketersedian Stok dan Harga Pangan Stabil
PONTIANAK – Untuk memastikan kesediaan stok pangan serta mengendalikan inflasi, Satuan Tugas (Satgas) Ketahanan Pangan Kota Pontianak meninjau harga dan stok pangan di sejumlah pasar tradisional, swalayan hingga distributor bahan pokok. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menuturkan, dari hasil pantauannya, stok bahan pokok pangan masih mencukupi. Ia menyebut, terjadi penurunan pada beberapa komoditas seperti sayur-mayur dan bawang merah.
Sementara angka inflasi bulan Agustus masih menunggu rilis Badan Pusat Statistik (BPS). Tetapi melihat kondisi harga, Ani Sofian optimis inflasi Kota Pontianak bisa bertahan di sepuluh besar inflasi terendah se-Indonesia.
“Beberapa komoditas sedikit naik seperti bawang putih tetapi relatif tidak tinggi, kami juga memantau stok cabai merah sangat cukup,” katanya, usai meninjau harga pangan di Pasar Puring, Kelurahan Siantan Tengah Kecamatan Pontianak Utara, Kamis (1/8/2024).
Ani Sofian menilai, distribusi pangan yang lancar ini memberi pengaruh stok pangan yang banyak. Sedangkan rerata harga di Pasar Puring untuk bawang merah berada di kisaran Rp24 ribu per kilogram (kg), bawang putih Rp35 ribu per kg, beras medium Rp14 ribu per kg dan telur ayam Rp31 ribu per kg. Untuk harga gula pasir Rp18 ribu per kg. Ani Sofian mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak telah melaksanakan beberapa upaya seperti operasi pasar di seluruh kelurahan se-Kota Pontianak.
“Yang penting stoknya juga aman, jadi masyarakat tidak perlu khawatir, secara rutin Pemkot Pontianak lewat dinas terkait selalu memonitoring harga, kemudian mengawasi penyaluran barang, jangan sampai terjadi penumpukan,” sebutnya.
Ani Sofian mengimbau masyarakat Kota Pontianak untuk tidak melakukan panic buying. Menurutnya, belanja bijak sesuai kebutuhan dapat menjadi solusi menurunkan harga barang maupun mengendalikan inflasi.
“Inflasi kita sudah di bawah dua persen, artinya sangat baik dibanding tahun-tahun sebelumnya. Yang penting jangan sampai terjadi gejolak yang tinggi, kita antisipasi dengan berbagai upaya,” imbuhnya.
Plt Kepala Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak, Muchamad Yamin, menyatakan bahwa Tim Satgas Pangan melakukan pemantauan harga dan ketersediaan bahan pokok di sejumlah pasar dan distributor, di antaranya Pasar Puring, Swalayan Citra Siantan dan distributor bahan pokok.
"Tim Satgas Pangan ini untuk memantau secara langsung kondisi harga dan stok bahan pokok di pasar-pasar,” terangnya.
Yamin menambahkan, pemantauan ini dilakukan sebagai upaya untuk menjaga stabilitas harga dan memastikan ketersediaan bahan pangan bagi masyarakat. Pemantauan ini juga merupakan langkah rutin yang dilakukan pihaknya, terutama menjelang hari-hari besar atau saat terjadi fluktuasi harga di pasaran.
"Hasil pemantauan ini akan kami evaluasi dan dijadikan dasar untuk mengambil kebijakan terkait pengendalian harga dan distribusi bahan pokok di Kota Pontianak," pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Sinergi Pemkot dan DPRD Berantas Korupsi
PONTIANAK – Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian berkomitmen untuk memberantas korupsi secara terintegrasi dan sinergis, dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih dan transparan di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Ia menekankan, pemberantasan korupsi bukan hanya tugas lembaga tertentu, melainkan merupakan tanggung jawab bersama dari seluruh elemen masyarakat dan pemerintah.
“Korupsi adalah musuh bersama yang harus kita lawan dengan cara yang holistik dan terintegrasi,” ujar Ani Sofian usai membuka Rapat Koordinasi bersama anggota DPRD dan calon anggota DPRD terpilih hasil pemilu tahun 2024, di Ruang Rapat Paripurna Gedung DPRD Kota Pontianak, Rabu (31/07/2024).
Ia juga menilai pentingnya kolaborasi antara berbagai instansi pemerintah, lembaga penegak hukum, dan masyarakat sipil untuk mencapai tujuan tersebut. Sebagai bagian dari komitmen ini, Pemkot Pontianak telah melaksanakan beberapa inisiatif strategis. Salah satunya mengimplementasikan sistem pelaporan pengaduan yang lebih mudah diakses oleh masyarakat lewat laman lapor.go.id.
“Kami ingin memastikan bahwa setiap laporan terkait dugaan korupsi dapat segera ditindaklanjuti dengan cepat dan tepat,” tegasnya.
Selain itu, dengan menyelenggarakan pelatihan dan sosialisasi secara rutin untuk seluruh ASN dan pejabat publik tentang etika dan integritas sebagai bentuk pencegahan korupsi.
“Pendidikan dan pelatihan adalah kunci untuk mencegah terjadinya tindakan korupsi. Kami akan memberikan bekal yang cukup kepada setiap aparatur untuk memahami dan menjalankan tugas mereka sesuai dengan norma dan aturan yang berlaku,” tambahnya.
Ani Sofian menilai audit internal perlu terhadap seluruh anggaran dan proyek pemerintah untuk memastikan tidak ada celah bagi praktik korupsi. Audit ini akan dilakukan secara berkala. Ia mengajak seluruh masyarakat Kota Pontianak untuk berperan aktif dalam upaya pemberantasan korupsi ini.
“Partisipasi masyarakat sangat penting dalam menjaga integritas dan transparansi pemerintah. Mari kita bekerja sama untuk mewujudkan Pontianak yang bersih dari korupsi,” imbuhnya.
Komitmen ini diharapkan dapat membawa perubahan positif dan menciptakan iklim pemerintahan yang lebih bersih dan adil di Kota Pontianak, sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap lembaga-lembaga pemerintah. (kominfo/prokopim)
BPR Khatulistiwa Luncurkan Giat ASN Menabung dan Tamaskha Pensiun
PONTIANAK – Penandatanganan Buku Tabungan secara simbolis oleh Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian beserta jajaran menandai peluncuran Giat ASN Menabung dan Sosialisasi Tabungan Masyarakat Khatulistiwa (Tamaskha) Pensiun. Kedua program ini bertujuan untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak dengan mendorong kontribusi Perumda BPR Khatulistiwa.
“Melalui kebijakan ini mudah-mudahan sebagai komitmen turut serta memajukan perkembangan BUMD milik Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak,” tuturnya, usai menandatangani buku tabungan secara simbolis, di Aula SSA Kantor Wali Kota, Rabu (31/7/2024).
Melalui peluncuran kedua program tersebut, Ani Sofian mengimbau ASN di lingkup Pemkot Pontianak untuk mulai menabung sebagai langkah mempersiapkan diri secara finansial memenuhi kebutuhan setelah pensiun. Selain itu, pengelolaan gaji Pegawai Pemerintahan dengan Perjanjian Kerja (PPPK) Pemkot Pontianak juga akan beralih ke Perumda BPR Khatulistiwa. Upaya ini diambil berdasarkan hasil evaluasinya bersama berbagai pihak terkait.
“Produk tabungan pensiun ASN dapat memberikan manfaat untuk simpanan di masa pensiun serta banyak keuntungan yang didapat, sisihkan gaji guna persiapan pensiun,” terangnya.
Perumda BPR Khatulistiwa juga sudah menyasar masyarakat sebagai nasabah. Tetapi tidak sedikit terjadi penunggakan yang membuat BPR harus mencari solusi. Salah satunya, kata Ani Sofian, mengalihkan pengolahan gaji PPPK ke Perumda BPR Khatulistiwa. Pj Wali Kota mengajak kepala OPD beserta stafnya memanfaatkan BPR Khatulistiwa supaya bisa berperan meningkatkan PAD.
“Selama ini kita lihat BPR nasabahnya tidak hanya ASN tapi juga masyarakat. Kalau masyarakat tingkat kreditnya turun naik, seringnya nunggak, makanya kalau sering nunggak menurunkan kontribusi BPR,” ungkapnya.
Hermansyah, Direktur Utama Perumda BPR Khatulistiwa menambahkan, BPR sudah sehat dan senantiasa memberikan kontribusi maksimal kepada Kota Pontianak. Fokus ke depan adalah meningkatkan produktivitas BPR.
“Misi Perumda sebagai intermediasi, BPR selaku perusahaan menjadi perantara antara orang yang membutuhkan uang dan orang yang kelebihan uang,” sambungnya.
Kedua program tersebut tidak menutup kemungkinan bagi pegawai swasta di masa mendatang. Hermansyah berharap dukungan segenap ASN untuk menyukseskan program Perumda BPR Khatulistiwa.
“Tujuan akhir Tamaskha Pensiun untuk meningkatkan PAD Kota Pontianak, produk ini merupakan warisan Pj Wali kota,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Kalbar Travelmart & Famtrip Ajang Promosi Wisata di Pontianak
Pj Wali Kota Sambut Peserta Kalbar Travelmart & Famtrip
PONTIANAK - Pj Wali Kota Pontianak, Ani Sofian menyambut hangat kedatangan para peserta Kalbar Travelmart & Famtrip dalam acara Welcome Dinner yang digelar di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Selasa (30/7/2024) malam.
Ani Sofian menyampaikan ucapan selamat datang kepada rombongan peserta Kalbar Travelmart & Famtrip. Agenda ini dinilainya sebagai langkah strategis untuk memperkenalkan potensi wisata Kota Pontianak dan Kalimantan Barat (Kalbar) secara lebih luas. Menurutnya, Pontianak memiliki banyak destinasi wisata menarik yang layak untuk dikunjungi oleh wisatawan.
"Kota Pontianak tidak hanya terkenal dengan Tugu Khatulistiwa, tetapi juga memiliki wisata kuliner yang kaya, wisata budaya yang unik serta wisata menyusuri Sungai Kapuas yang eksotis,” ungkapnya.
Lebih lanjut, ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan kunjungan wisatawan ke Pontianak dan Kalbar umumnya. Kehadiran para pelaku usaha perjalanan wisata, baik yang ada di Kalbar maupun luar Kalbar termasuk luar negeri diharapkan mampu mendorong pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
“Sehingga mampu menumbuhkan ekonomi masyarakat dan pariwisata di Kota Pontianak,” kata Ani Sofian.
Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Association of The Indonesian Tours and Travel Agencies (ASITA) Kalbar Ifan Ronaldo Barus menerangkan, Kalbar Travelmart & Famtrip ini menjadi wadah mempertemukan pelaku usaha perjalanan wisata di Kalbar dan luar daerah termasuk luar negeri.
“Ini bagian upaya mempromosikan dan menjual destinasi wisata kita yang ada di Kalbar,” terangnya.
Ifan menambahkan, ajang pertemuan penjual dan pembeli paket-paket wisata ini telah memastikan kehadirannya pada Kalbar Travelmart & Famtrip yang digelar mulai 30 Juli hingga 1 Agustus 2024. Agen perjalanan wisata sebagai pembeli yang sudah memastikan kehadirannya sebanyak 26 agen.
“Yang mana dua di antaranya berasal dari Sarawak dan Kuala Lumpur,” tukasnya.
Sedangkan penjual paket wisata dari Kalbar berjumlah 33 pihak, mulai dari agen perjalanan wisata, restoran, hotel, desa wisata, jasa transportasi hingga taman wisata alam.
“Semoga Kalbar Travelmart & Famtrip ini sukses dan bisa berlanjut ke depannya,” harapnya.
Ketua Umum DPP ASITA Nunung Rusmiaty, menekankan pentingnya kolaborasi dalam mengembangkan sektor pariwisata di Indonesia.
"Kalbar Travelmart & Famtrip ini menunjukkan bagaimana masing-masing daerah mempromosikan potensi pariwisata yang dimilikinya,” katanya.
Nunung juga menegaskan peran penting pemerintah dalam mendukung pengembangan sektor pariwisata. Tanpa dukungan pemerintah, sulit untuk mengembangkan sektor pariwisata ini. Lebih lanjut ia menjelaskan bahwa anggota ASITA berperan dalam mempromosikan destinasi wisata di seluruh dunia. Hal ini menunjukkan komitmen ASITA dalam memajukan industri pariwisata Indonesia di kancah internasional.
“Dengan adanya kolaborasi antara pelaku industri pariwisata dan dukungan pemerintah, diharapkan sektor pariwisata Indonesia dapat terus berkembang dan memberikan kontribusi positif bagi perekonomian nasional,” sebutnya. (prokopim)