,
menampilkan: hasil
Perkuat Kebersamaan Lewat Buka Puasa Bersama Tokoh Agama dan Masyarakat
PONTIANAK - Dalam suasana bulan suci Ramadan 1445 Hijriyah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menggelar acara silaturahmi dan buka puasa bersama tokoh masyarakat dan tokoh agama di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Sabtu (6/4/2024).
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengucapkan rasa syukur atas kesempatan untuk bersilaturahmi dilanjutkan dengan berbuka puasa bersama para tokoh masyarakat dan agama. Acara ini juga sebagai momentum mempererat hubungan antar tokoh-tokoh masyarakat dan agama serta jajaran Pemkot Pontianak.
“Kita harus senantiasa memelihara toleransi dan kerukunan antarumat beragama. Melalui acara seperti ini, saya berharap dapat terus mempererat hubungan antara Pemerintah Kota Pontianak, tokoh masyarakat dan tokoh agama dalam membangun Kota Pontianak yang lebih baik dan sejahtera," ujarnya.
Ani berharap semangat kebersamaan dan toleransi yang diwujudkan dalam silaturahmi dan buka puasa bersama ini dapat terus terjaga dan menjadi contoh bagi seluruh masyarakat Pontianak.
“Semoga semangat persaudaraan dan kebersamaan di Kota Pontianak semakin menguat dan menjadi landasan bagi kemajuan dan kesejahteraan bersama,” ungkapnya. (prokopim)
Pesan Pj Wako Pontianak kepada Peserta Mudik
Ani Sofian Lepas Keberangkatan Peserta Mudik Indomaret
PONTIANAK - Sebanyak 399 orang ikut menjadi peserta mudik yang digelar Indomaret. Peserta mudik begitu antusias untuk kembali ke kampung halaman merayakan lebaran bersama keluarga. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian melepas keberangkatan peserta mudik di Taman Alun-alun Kapuas, Sabtu (6/4/2024).
Dalam kesempatan itu, Ani Sofian menyampaikan pesan-pesan kepada para peserta mudik yang akan melakukan perjalanan jauh kembali ke kampung halaman. Dia menekankan pentingnya mengutamakan keselamatan dalam perjalanan mudik. Faktor keselamatan menjadi hal yang utama selama perjalanan.
“Pemudik harus jaga kesehatan dan keselamatan selama perjalanan supaya tiba di kampung halaman dengan selamat,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi Indomaret yang telah menyelenggarakan program mudik bagi masyarakat. Kegiatan ini sebagai bentuk kepedulian pengusaha kepada masyarakat yang ingin merayakan lebaran di kampung halaman.
“Semoga perjalanan mudik ini berjalan lancar dan membawa kebahagiaan bagi keluarga peserta mudik,” imbuhnya.
Ani Sofian juga mengingatkan warga yang akan mudik dan meninggalkan rumah, supaya memastikan keamanan rumah yang ditinggal selama mudik lebaran. Tak kalah pentingnya, kata dia, sebelum mudik, beritahukan kepada tetangga bahwasanya rumah ditinggal dalam keadaan kosong.
“Pastikan pintu dan jendela dalam keadaan terkunci, perangkat elektronik jangan dibiarkan terhubung ke listrik, jika semua sudah dipastikan aman, silakan saudara berangkat mudik,” pesannya. (prokopim)
Pj Wako Apresiasi Konsulat Malaysia Berbagi Takjil dan Sembako
PONTIANAK - Konsulat Malaysia di Pontianak menggelar pembagian takjil dan sembako bagi kaum dhuafa di Taman Kopiko Bayur Meranti Komplek Meranti Indah Kelurahan Bangka Belitung Darat Kecamatan Pontianak Tenggara, Jumat (5/4/2024). Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian turut hadir dalam acara berbagi takjil dan sembako yang digelar dalam rangka menyambut bulan suci Ramadan serta menjelang Hari Raya Idulfitri.
Ani Sofian menyampaikan apresiasinya kepada Konsulat Malaysia atas inisiatif baiknya untuk dapat membantu meringankan beban masyarakat yang membutuhkan.
“Kegiatan ini sebagai wujud kepedulian Konsulat Malaysia terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini,” sebutnya.
Selain itu, Ani Sofian juga mengajak seluruh masyarakat untuk menjaga semangat kebersamaan dan saling membantu. Kegiatan sosial ini juga menjadi momentum untuk memperkuat hubungan antara Indonesia dan Malaysia dalam mempererat tali persaudaraan sebagai saudara serumpun.
“Semoga acara hari ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat serta mempererat persahabatan antara kedua negara,” harapnya.
Dalam kesempatan tersebut, dia juga menekankan pentingnya semangat berbagi dan kebersamaan, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Oleh sebab itu, momentum Ramadan dan menyambut Idulfitri ini menjadi kesempatan bagi siapa saja untuk berbagi kebahagiaan.
“Semoga apa yang dilakukan hari ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk peduli dengan sesama,” tutupnya. (prokopim)
Cegah Stunting, Pemkot Serahkan Paket Makanan Tambahan Bagi Baduta
50 Baduta Terima Bantuan Paket Makanan Tambahan
PONTIANAK - Dalam upaya menangani masalah stunting yang masih menjadi perhatian serius di Indonesia, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak meluncurkan program pemberian paket makanan tambahan bagi bayi usia dua tahun ke bawah (baduta). Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyerahkan secara simbolis paket berupa telur dan minyak goreng kepada orang tua dari baduta stunting di Aula Kantor Camat Pontianak Selatan, Jumat (5/4/2024). Jumlah penerima bantuan paket makanan tambahan sebanyak 50 orang.
Ani mengungkapkan, program ini bertujuan untuk memberikan asupan gizi yang cukup kepada balita agar pertumbuhan fisik dan mental mereka dapat optimal. Stunting merupakan kondisi di mana seorang anak mengalami pertumbuhan yang terhambat akibat kekurangan gizi pada masa pertumbuhannya.
“Untuk mencegah stunting, penting bagi anak-anak usia 0 hingga 24 bulan untuk mendapatkan asupan gizi yang cukup dan seimbang,” ungkapnya.
Selain itu, program ini juga memberikan edukasi kepada orang tua dari baduta tentang pentingnya pola makan sehat dan gizi yang seimbang. Menurutnya, program pemberian paket makanan tambahan ini merupakan langkah konkret Pemkot Pontianak dalam menangani masalah stunting di Kota Pontianak.
“Diharapkan melalui program ini, angka stunting di Kota Pontianak dapat terus menurun dan generasi masa depan dapat tumbuh dengan optimal,” ucap Ani Sofian.
Dirinya juga berharap timbulnya kesadaran masyarakat akan pentingnya gizi dalam pertumbuhan anak-anak semakin meningkat. Pihaknya juga berencana untuk terus mengembangkan program-program serupa guna meningkatkan kualitas gizi anak-anak dan menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan.
“Keterlibatan serta peran aktif masyarakat dalam memastikan anak-anak mendapatkan nutrisi yang cukup menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mencegah stunting di masa yang akan datang,” pungkasnya. (prokopim)