,
menampilkan: hasil
Open House Kediaman Pj Wako Digelar Dua Hari Lebaran
Kediaman Sekda Satu Hari
PONTIANAK - Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Pontianak Zulkarnain menyampaikan informasi perubahan jadwal open house di kediaman Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian. Semula, jadwal open house di kediaman dinas Jalan Abdurrahman Saleh BLKI hanya digelar satu hari di lebaran pertama, namun mengalami perubahan menjadi dua hari, yakni lebaran pertama dan kedua. Untuk waktunya, lebaran pertama mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Sedangkan di hari kedua lebaran mulai pukul 10.00 hingga 16.00 WIB.
“Informasi ini juga sebagai pemberitahuan bagi khalayak ramai, silakan bagi para tamu yang ingin bersilaturahmi, bisa menyesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan di atas,” ujarnya, Selasa (9/4/2024).
Sementara, di kediaman pribadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi yang beralamat di Jalan Tebu Komplek Mitra Utama III tidak ada perubahan, yakni satu hari pada hari lebaran kedua.
“Di kediaman Sekda masih tetap berlaku jadwal yang sama, yakni pada hari kedua lebaran,” ucap Zulkarnain.
Perayaan Idulfitri belum terasa lengkap tanpa saling silaturahmi. Tradisi saling berkunjung dari rumah ke rumah menjadi pemandangan yang kerap ditemui setiap hari lebaran. Demikian pula di kalangan pejabat Pemkot Pontianak, gelaran open house menjadi agenda rutin di Hari Raya Idulfitri setiap tahunnya. (prokopim)
Eksebisi Meriam Karbit Siap Digelar Malam Lebaran
Dipusatkan di Gang Bansir III
PONTIANAK - Permainan meriam karbit menjadi tradisi setiap menyambut malam lebaran di Kota Pontianak. Dalam rangka menyambut dan memeriahkan malam Hari Raya Idulfitri 1445 Hijriyah, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak memfasilitasi Forum Komunikasi Tradisi Meriam Karbit Seni dan Budaya Pontianak, akan menggelar Eksebisi Permainan Rakyat Meriam Karbit Tahun 2024.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak Sri Sujiarti menerangkan pelaksanaan eksebisi tersebut rencananya digelar pada Selasa tanggal 9 April 2024 pukul 19.30 WIB hingga selesai.
“Untuk seremonial pembukaan eksebisi permainan rakyat meriam karbit pada malam lebaran dipusatkan di Gang Bansir III Kelurahan Bansir Laut Kecamatan Pontianak Tenggara,” ujarnya, Senin (8/4/2024).
Pembukaan seremoni eksebisi meriam karbit itu akan dihadiri Forkopimda Provinsi Kalbar dan Forkopimda Kota Pontianak, kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot Pontianak serta para tamu undangan lainnya.
“Kami berharap acara pembukaan eksebisi nantinya berjalan sukses dan lancar, mohon dukungan dari masyarakat,” imbuhnya.
Sri menambahkan, meski hanya eksebisi, namun ajang ini sebagai upaya pelestarian budaya yang sudah mengakar lama di Kota Pontianak. Meriam karbit menjadi bagian kehidupan masyarakat terutama yang bermukim di tepian Sungai Kapuas. Sebagai Warisan Budaya Tak Benda (WBTB), meriam karbit memiliki nilai historis berdirinya Kota Pontianak. Potensi yang dimiliki Kota Pontianak selain Sungai Kapuas, juga diperkaya dengan budayanya seperti tradisi permainan meriam karbit ini.
"Kita ingin menggali lebih dalam budaya-budaya yang ada di Kota Pontianak sehingga menjadi daya tarik wisatawan untuk berkunjung," pungkasnya.
Meriam karbit merupakan permainan rakyat yang menjadi tradisi setiap bulan Ramadan dan malam Idulfitri di Kota Pontianak. Meriam tersebut terbuat dari kayu mabang atau meranti dengan ukuran diameter antara 50 - 70 centimeter dan panjang kisaran 5 hingga 6 meter. Untuk membunyikannya, dibutuhkan bahan bakar berupa karbit. Kemudian terdapat lubang pada bagian meriam untuk tempat menyulutkan api hingga menghasilkan bunyi yang menggelegar. (prokopim/kominfo)
Ani Sofian Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri dengan Bahasa Isyarat
Simbol Inklusi Bagi Semua Warga
PONTIANAK - Ada momen istimewa sesaat menjelang Hari Raya Idulfitri kali ini. Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri 1445 Hijriyah dengan menggunakan bahasa isyarat. Meski baru pertama kali, namun ia berusaha untuk mengikuti tutorial gerak bahasa isyarat. Ucapan dengan menggunakan bahasa isyarat ini ia lakukan untuk menyampaikan pesan kebahagiaan kepada penyandang disabilitas yang juga merayakan Idulfitri, khususnya tuna rungu dan tuna wicara. Ani mengatakan, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak selalu memberikan kesempatan yang sama bagi setiap individu.
“Setiap individu memiliki hak yang sama dalam menerima informasi dan dukungan dalam berbagai kesempatan, termasuk momen kebahagiaan seperti Hari Raya Idulfitri ini,” ujarnya usai taping video ucapan selamat Idulftiri di kediaman dinas, Senin (7/4/2024).
Sebelumnya, Pemkot Pontianak lewat Dinas Perpustakaan dan Kearsipan (Disperpusip) Kota Pontianak dan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Pontianak telah membuka kelas berbahasa isyarat kepada pekerja sosial, ASN di lingkup Pemkot Pontianak sampai masyarakat umum. Dengan menggunakan bahasa isyarat, Ani berharap dapat lebih merangkul dan mengakomodasi keberagaman masyarakat, termasuk mereka yang memiliki keterbatasan. Ucapan Idulfitri menggunakan bahasa isyarat ini juga sebagai simbol inklusi bagi semua warga. Lebih baik lagi, lanjutnya, jika setiap orang mau mempelajari bahasa isyarat.
“Saya berharap dengan menyampaikan ucapan Selamat Idulfitri menggunakan bahasa isyarat ini dapat membuat seluruh warga, termasuk penyandang disabilitas ikut merasakan kebahagiaan dalam menyambut lebaran, bahkan akan lebih baik setiap orang mau belajar bahasa isyarat,” tuturnya.
Selain sebagai bentuk kepedulian terhadap penyandang disabilitas, aksi ini juga diharapkan dapat memperkuat rasa persatuan dan kebersamaan di tengah masyarakat Pontianak dalam menyambut Hari Raya Idulfitri.
“Semoga pesan kebahagiaan yang disampaikan dapat terus menginspirasi dan memperkuat semangat untuk senantiasa berbagi kebahagiaan di tengah-tengah keberagaman,” tutupnya.
Ucapan Selamat Idulfitri dengan bahasa isyarat ditayangkan di videotron dan akun media sosial Pemkot Pontianak. Berbagai kalangan masyarakat ikut mengomentari momen istimewa ini setelah menyaksikan tayangan ucapan Idulfitri. Salah satunya Jumadi (34). Ia mengaku senang dengan atensi Pj Wali Kota yang menggunakan bahasa isyarat. Menurut pria yang biasa jogging di trotoar Jalan Ahmad Yani ini, sudah saatnya masyarakat ikut peka dengan penyandang disabilitas.
“Seru karena memberikan dorongan untuk orang lain. Selama ini penyandang disabilitas seperti dianggap tidak ada, tetapi lewat ucapan itu membuat orang lain jadi mau belajar bahasa isyarat,” ucapnya.
Lebih lagi, Jumadi menilai, setiap kebijakan yang dibentuk Pemkot harus memberikan ruang terhadap penyandang disabilitas dalam memudahkan mereka beraktivitas. Misalnya saat menyebarluaskan informasi terkait program pemerintah, diselipkan bahasa isyarat.
“Ini jadi awal yang bagus, jika ditingkatkan ruang capaian bahasa isyarat, saya yakin tidak ada tuna rungu dan tuna wicara yang merasa tertinggal informasi,” tutupnya. (kominfo/prokopim)
Jadwal Open House Kediaman Pj Wako dan Sekda
Open House Digelar Satu Hari
PONTIANAK - Perayaan Idulfitri belum terasa lengkap tanpa saling silaturahmi. Tradisi saling berkunjung dari rumah ke rumah menjadi pemandangan yang kerap ditemui setiap hari lebaran. Demikian pula di kalangan pejabat Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak, gelaran open house menjadi agenda rutin di Hari Raya Idulfitri.
Kepala Bagian Protokol dan Komunikasi Pimpinan (Prokopim) Sekretariat Daerah Kota Pontianak Zulkarnain menerangkan, open house di lingkungan pejabat Pemkot Pontianak digelar di kediaman dinas Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian
yang beralamat di Jalan Abdurrahman Saleh dan kediaman pribadi Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi di Jalan Tebu Komplek Mitra Utama III.
“Untuk jadwalnya masing-masing satu hari, yakni hari lebaran pertama open house di kediaman dinas Pj Wali Kota dan lebaran kedua di kediaman pribadi Sekda,” ujarnya, Senin (8/4/2024).
Di kediaman dinas Pj Wali Kota Pontianak, open house hanya digelar pada hari lebaran pertama, yakni mulai pukul 09.00 hingga 22.00 WIB. Kemudian di kediaman pribadi Sekda, digelar pada hari lebaran kedua mulai pukul 09.00 sampai dengan 21.00 WIB.
"Silakan bagi para tamu yang ingin bersilaturahmi, bisa menyesuaikan dengan waktu yang telah ditentukan di atas," imbuhnya. (prokopim)