,
menampilkan: hasil
Kota Pontianak Boyong 3 BUMD Awards
BPR Khatulistiwa Top BUMD Bintang 4, Ani Sofian Dinobatkan Top Pembina BUMD
PONTIANAK - Penghargaan bergengsi di tingkat nasional kembali disematkan kepada Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak dengan meraih Top BUMD Awards 2024 BPR #Bintang 4. Tak hanya itu, dua penghargaan juga dinobatkan kepada Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian sebagai Top Pembina BUMD dan Direktur Utama Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak Hermansyah sebagai Top CEO BUMD. Ketiga penghargaan itu dianugerahkan oleh Majalah Top Business di Hotel Raffles Jakarta, Rabu (20/3/2024) lalu.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian mengucap rasa syukur atas penghargaan yang diterima dan berterima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam kesuksesan Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak.
“Penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi atas komitmen dan dedikasi yang telah diperlihatkan dalam meningkatkan kinerja BUMD serta mendukung pembangunan daerah,” ujarnya, Jumat (22/3/2024).
Menurutnya, Top BUMD Awards 2024 BPR #Bintang 4 yang diraih oleh Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak juga menegaskan posisinya sebagai salah satu BUMD terkemuka di Indonesia yang mampu memberikan kontribusi positif bagi pembangunan ekonomi daerah.
“Saya berharap Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan menjadi percontohan bagi BUMD lainnya di tanah air,” ungkapnya.
Ani juga menekankan pentingnya sinergi antara Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan BUMD untuk mencapai tujuan bersama dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan. Penghargaan ini menjadi dorongan besar bagi Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak dan Pemkot Pontianak untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang positif bagi pembangunan daerah.
“Keberhasilan ini menjadi semangat baru bagi Perumda BPR Khatulistiwa dan seluruh jajaran untuk terus berinovasi dan memberikan yang terbaik dalam melayani masyarakat Pontianak dan sekitarnya,” tutupnya. (prokopim)
Jokowi Puji Pontianak Kian Indah
Pj Wako Ani Sofian : Jadi Dorongan Besar bagi Pemkot Untuk Memajukan Kota
PONTIANAK - Kunjungan kerja Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo (Jokowi) di Kota Pontianak selama dua hari lalu menyisakan kebanggaan bagi Kota Pontianak. Hal itu diungkapkan oleh Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian saat mendampingi Presiden Jokowi selama berada di Pontianak pada 20-21 Maret 2024. Jokowi menyoroti kemajuan Kota Pontianak dalam penataan kota dan pembangunan infrastruktur.
“Bapak Presiden Jokowi memberikan apresiasi yang tinggi terhadap upaya penataan Kota Pontianak, trotoarnya semakin banyak dan lebar sehingga semakin indah dan nyaman bagi warganya,” katanya, Jumat (22/3/2024).
Selain itu, infrastruktur yang telah dibangun di Kota Pontianak juga dinilai sudah baik oleh orang nomor satu di Indonesia tersebut. Masih menurut Ani, dalam arahannya, Presiden Jokowi menyatakan kekagumannya terhadap transformasi Kota Pontianak yang semakin modern dan tertata dengan baik. Ia juga mengapresiasi kerja keras pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui berbagai pembangunan yang dilakukan.
“Apa yang Bapak Presiden sampaikan waktu kunjungannya menjadi dorongan besar bagi Pemerintah Kota Pontianak untuk terus berkomitmen dalam memajukan kota dan mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya,” ungkapnya.
Ani berharap apresiasi dari Presiden Jokowi terhadap perkembangan Kota Pontianak menjadikan kota ini terus berkembang dan menjadi contoh bagi kota-kota lain di Indonesia dalam hal pembangunan dan tata kelola kota yang baik.
“Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk turut mendukung dan menjaga hasil-hasil pembangunan yang telah dibangun ini, baik oleh pemerintah pusat maupun pemerintah daerah,” pungkasnya.
Sebagaimana diketahui, agenda kunjungan kerja Presiden RI Jokowi ke Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar) berlangsung selama dua hari, tanggal 20 dan 21 Maret 2024. Kota Pontianak menjadi satu di antara daerah yang sudah dijadwalkan dalam agenda kunjungan kerja RI 1. Di Pontianak, Jokowi mengunjungi RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie dan dilanjutkan meresmikan Duplikasi Jembatan Kapuas I di Kota Pontianak pada Kamis (21/3/2024). (prokopim/kominfo)
Perdana, Pj Wako Ani Sofian Lintasi Duplikasi JK I Tanda Mulai Dibuka
Ani Imbau Kendaraan Patuhi Edaran Operasional Jembatan Kapuas I
PONTIANAK – Operasional penggunaan Duplikasi Jembatan Kapuas (DJK) I resmi dibuka oleh Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian. Pembukaan operasional penggunaan DJK I ini dilakukan sesaat setelah diresmikannya oleh Presiden Joko Widodo. Meski di tengah hujan deras, kendaraan sepeda motor dan mobil ikut mengiringi mobil KB 1 A yang ditumpangi Pj Wali Kota, menandai mulai difungsikannya jembatan yang sangat dinantikan masyarakat.
“Operasional baru dibuka setelah pukul empat sore, masyarakat telah boleh menggunakannya, kemudian tentang tata lalu lintas akan kami sampaikan lewat surat edaran,” terangnya, usai membuka operasional penggunaan DJK I, Kamis (21/3/2024).
Berdasarkan Surat Edaran (SE) Wali Kota Nomor 18 Tahun 2024 tentang Operasional Jembatan Kapuas I dan Duplikasi Jembatan Kapuas I, diatur dua hal. Pertama adalah penyesuaian siklus Alat Pemberi Isyarat Lalu Lintas (APILL).
“Dikarenakan tingginya volume kendaraan roda dua, tiga dan empat yang melintas pada pagi dan sore hari untuk mencegah terjadinya antrean di simpang Jalan Tanjung Raya dan akan berdampak pada Simpang Yarsi,” ungkapnya.
Kemudian untuk jenis kendaraan yang dilarang melewati DJK I adalah kendaraan angkutan barang dan bus, kecuali kendaraan jenis pick up tanpa muatan. Sedangkan kendaraan yang digunakan untuk pengerahan atau pelatihan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) atau kepentingan lain berdasarkan kepentingan Polri dan Pemerintah Daerah (Pemda), tetap dapat melewati DJK I.
“Mari kita taati aturan ini demi kepentingan bersama, kemudahan dan kelancaraan untuk sesama warga,” imbaunya.
Untuk tahun 2025, Pemerintah Pusat berencana melakukan penataan lalu lintas dengan melebarkan jalan dan menata median jalan. Kemudian jalan penghubung dari DJK I sampai Jembatan Landak.
“Sudah ada kajian untuk menata lalu lintas, sehingga kemacetan akan terurai,” sebutnya.
Kehadiran DJK I ini juga akan berdampak positif bagi perekonomian, bukan hanya untuk Kota Pontianak, tetapi juga untuk daerah lainnya di Provinsi Kalimantan Barat (Kalbar). Ani berharap, setelah beroperasinya DJK I ini, kemacetan dapat terurai dan masyarakat Kota Pontianak bisa beraktivitas tanpa gangguan di jalanan.
“Kemacetan akan terurai, tetapi harus diiringi dengan penataan lalu lintas ke depan agar betul-betul keluar total dari kemacetan,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)
Pemimpin Harus Jadi Teladan Tunaikan Zakat
PONTIANAK - Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Pontianak menggelar sosialisasi bertemakan ‘Teladan Pemimpin Membayar Zakat di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota Pontianak, Kamis (21/3/2024).
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi mengatakan, untuk mengentaskan persoalan kemiskinan dan permasalahan sosial di masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak harus dapat bersinergi dengan berbagai pihak.
“Salah satunya dengan Baznas Kota Pontianak sebagai lembaga yang ditunjuk pemerintah untuk mengelola zakat,” ujarnya.
Oleh sebab itu, lanjutnya lagi, dalam membayar zakat, pemimpin menjadi contoh teladan bagi masyarakat untuk menunaikan kewajibannya. Ia mengimbau kepada jajaran pejabat di lingkungan Pemkot Pontianak, mulai dari pejabat eselon dua, tiga dan empat untuk menunaikan kewajiban membayar zakat melalui Baznas agar persoalan kemiskinan dan permasalahan sosial bisa teratasi.
“Agar dalam mengeluarkan zakat tidak merasa berat, maka jangan mengulur waktu sehingga jumlahnya tanpa disadari menumpuk,” ungkapnya.
Misalnya, seseorang membeli emas 10 gram, maka dapat langsung mengeluarkan zakatnya 2,5 persen. Dengan demikian jumlah yang dikeluarkan tidak begitu besar.
“Dan yang terpenting dia tidak lupa mengeluarkan zakatnya karena sudah ditunaikan setelah membeli emas,” kata Mulyadi.
Ketua Baznas Kota Pontianak Sulaiman mengutarakan, bahwa Baznas Kota Pontianak memiliki sejumlah program yang diperuntukkan dalam mengentaskan permasalahan sosial dan kemiskinan. Di antaranya, program kemanusiaan yang mencakup pembagian bantuan 500 paket pada Festival Ramadan, Baznas Tanggap Bencana, bedah rumah dan WC serta khitanan massal. Kemudian program pendidikan meliputi Like Sedekah Jumat di tingkat siswa SD dan SMP, beasiswa dhuafa, perlengkapan sekolah dan lainnya.
“Kami juga memiliki program di bidang kesehatan, yakni layanan kesehatan bekerja sama dengan Unit Pengumpulan Zakat (UPZ), masjid, Dinas Kesehatan dan Puskesmas,” jelasnya.
Dalam pengumpulan zakat, pihaknya menyediakan alternatif layanan yang bisa dimanfaatkan para wajib zakat. Mulai dari UPZ, konter Baznas Kota Pontianak, gerai zakat, kantor digital, aplikasi (Linkaja), jemput zakat atau bisa melalui website resmi Baznas Kota Pontianak di laman https://kotapontianak.baznas.go.id.
“Semua itu kita sediakan untuk memudahkan masyarakat dalam menunaikan kewajibannya membayar zakat,” pungkasnya. (prokopim)