,
menampilkan: hasil
Berbagi Kebahagiaan, Ani Sofian Buka Puasa Bersama Anak Panti Asuhan
PONTIANAK - Suasana hangat terpancar tatkala Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian berbincang ringan dengan anak-anak panti asuhan dan pondok pesantren (ponpes) saat buka puasa bersama di aula kediaman dinasnya, Rabu (27/3/2024). Buka puasa bersama yang juga dihadiri kepala perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak ini dirangkaikan dengan peringatan Nuzulul Quran. Ketika adzan Maghrib berkumandang tanda waktu berbuka puasa, para undangan yang hadir menikmati hidangan yang tersaji.
Dalam kesempatan itu, Ani Sofian didampingi istri, Anita Ani Sofian, menyerahkan bingkisan dan tali asih kepada anak-anak panti asuhan dan ponpes yang hadir pada peringatan Nuzulul Quran. Ia mengatakan, peringatan Nuzulul Quran yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama anak-anak panti asuhan dan ponpes ini bertujuan untuk menanamkan kecintaan anak-anak terhadap Al Quran. Selain itu pula, buka puasa bersama anak-anak ini sebagai bentuk berbagi kebahagiaan dalam suasana bulan suci Ramadan.
“Kita ingin berbagi kebahagiaan bersama mereka sehingga mereka turut merasakan keceriaan di bulan Ramadan,” ungkapnya.
Menurutnya, momen seperti ini sangat dirindukan oleh anak-anak yang merasakan kebahagiaan bulan Ramadan. Apalagi mereka bertemu dengan teman sebaya sehingga menghadirkan suasana keceriaan menyambut waktu berbuka puasa.
“Di bulan Ramadan ini, alangkah baiknya kita saling berbagi kebahagiaan dengan saudara-saudara kita yang membutuhkan. Semoga dengan adanya kebersamaan seperti ini, kita dapat saling mendukung dan memperkuat silaturahmi kita," pungkasnya. (prokopim)
Amalkan Al Quran dalam Melayani Masyarakat
Pemkot Gelar Peringatan Nuzulul Quran
PONTIANAK - Peristiwa istimewa di setiap bulan Ramadan adalah peringatan Nuzulul Quran yang jatuh pada 17 Ramadan, di mana pada malam itu, Allah,SWT menurunkan wahyu untuk pertama kalinya kepada Nabi Muhammad, SAW.
Pj Wali Kota Pontianak Ani Sofian menekankan pentingnya memahami dan mengamalkan isi kandungan Al Quran sebagai pedoman hidup bagi umat Islam. Tak terkecuali saat melaksanakan tugas sehari-hari sebagai abdi negara.
“Jadikan Al Quran sebagai pedoman dalam menjalankan tugas dan tanggung jawab saudara untuk melayani masyarakat dengan sebaik-baiknya,” ujarnya saat membuka peringatan Nuzulul Quran di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak yang dihadiri oleh seluruh kepala OPD di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak serta anak-anak panti asuhan, Rabu (27/3/2024) sore.
Dengan memperdalam pemahaman terhadap Al Quran, dia berharap seluruh aparatur pemerintahan dapat menjalankan tugasnya dengan penuh keikhlasan dan integritas. Ia juga menekankan pentingnya kerja sama antar OPD dalam menjalankan berbagai program pembangunan di Kota Pontianak. Dengan semangat kebersamaan dan sinergi yang kuat, diharapkan Pemkot Pontianak dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat serta mewujudkan kemajuan yang berkelanjutan.
“Oleh sebab itu, pentingnya memperkuat hubungan antar OPD dan meningkatkan sinergi guna meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat Kota Pontianak,” ungkapnya.
Dalam kesempatan itu, Ustadz Andi Irhan turut mengisi tausiyah pada peringatan Nuzulul Quran. Dalam tausiyahnya, ia menyampaikan pentingnya niat dalam setiap perbuatan terlebih di bulan Ramadan. Di bulan Ramadan, niat adalah rukun pertama di antara amaliah-amaliah yang lain. Betapa tidak, di saat seseorang hendak berpuasa esok hari di bulan Ramadan, tetapi jika ia tidak niat berpuasa esok hari di bulan Ramadan, maka puasanya tidak sah.
“Kenapa, karena dia tidak menanamkan rukun yaitu niat berpuasa,” tukasnya. (prokopim)
Wapres Ma’ruf Minta Posyandu Surya Sehat Tingkatkan Pelayanan
Pj Wako Sebut Angka Stunting Pontianak Sudah di Bawah 14 persen
PONTIANAK – Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia (RI) Ma’ruf Amin meminta peningkatan kualitas pelayanan Posyandu Surya Sehat yang berlokasi di Gang Al Qadar Jalan Parit Haji Husin (Paris) I, Kelurahan Bangka Belitung Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara. Hal itu disampaikan Penjabat (Pj) Wali Kota Pontianak Ani Sofian, usai mendampingi Wapres dan istri, Wury Ma’ruf Amin. Ani menyebut, Wapres menyerahkan bantuan di antaranya telur, minyak goreng dan beras. Untuk makanan tambahan di contohkan kepada ibu-ibu yang anaknya mengalami stunting.
“Beliau datang untuk mengunjungi posyandu terbaik dan pernah juara tingkat nasional, pesan beliau untuk ditingkatkan lebih baik lagi posyandu,” ujarnya, usai mendampingi peninjauan serta menyerahkan makanan pendamping ASI kepada balita stunting, Rabu (27/3/2024).
Ani menerangkan, Wapres merasa puas dengan angka stunting di Kota Pontianak yang sudah di bawah target nasional yaitu 14 persen. Angka ini sejalan dengan kebijakan pemerintah pusat terhadap tiga aspek prioritas mulai dari stunting, inflasi dan kemiskinan ekstrem.
“Ini relevan dengan kebijakan pusat. Stunting sangat berpengaruh terhadap generasi bangsa, tingkat kecerdasan anak kurang sehingga perlu intervensi pemerintah agar kecerdasan anak penderita stunting meningkat,” ungkapnya.
“Untuk stunting sudah di bawah 14 persen, target nasional 14 persen, kita sudah melampaui lebih rendah dari target,” terangnya.
Seperti diketahui, kunjungan resmi Wapres Ma'ruf beserta istri untuk melantik Pengurus Ekonomi Syariah, dilanjutkan dengan kunjungan ke posyandu dalam rangka memastikan bahwa memang benar pernah meraih juara, dari segi pelayanan satu hari 60 orang yang berkunjung dan melayani 1 RT, 1 RW. (kominfo/prokopim)
Cerita Sri, Antri Pertama untuk Belanja di Pasar Murah
PONTIANAK – Khawatir tidak dapat antrean, Sri Nurhayati (47) datang lebih awal menuju pasar murah yang digelar Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak di halaman Kantor Camat Pontianak Kota, Rabu (27/3/2024). Ia turun dari rumahnya pukul 06.00 WIB untuk membeli beras, telur ayam dan sayuran.
“Sampai di sini pukul 06.15 WIB, saya mau beli di sini karena harganya murah,” ungkapnya, usai berbelanja di pasar murah.
Benar saja, tidak sampai 15 menit, telur ayam yang dijual dengan harga Rp1.500 per butir itu ludes terjual. Alasan inilah yang membuat Sri harus mengejar waktu. Ia mengaku, banyak manfaat yang didapat dari belanja di pasar murah. Dirinya mendengar informasi digelarnya pasar murah dari grup WhatsApp teman dan keluarganya.
“Saya berharap pasar murah ini selalu ada, kemudian harganya kalau bisa lebih murah lagi. Terima kasih untuk penyelenggara,” tuturnya.
Harapan serupa pun disampaikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi. Menurutnya, tingginya peminat pasar murah diakibatkan kebutuhan yang meningkat, khususnya pada momen besar keagamaan. Tak hanya menunggu momentum, ia juga ingin pasar murah berlanjut di sela aktivitas lainnya.
“Animo masyarakat cukup tinggi, terutama ibu-ibu yang datang awal untuk berbelanja dengan harga yang relatif lebih murah,” ujarnya.
Mulyadi mengajak masyarakat untuk mendatangi pasar murah dan mencari tau info pasar murah selanjutnya di laman resmi Pemkot Pontianak. Dari enam kecamatan tempat digelarnya pasar murah, tersisa satu kecamatan lagi yang akan menjadi lokasi pasar murah yakni Kecamatan Pontianak Timur pada Jumat (5/4) mendatang.
“Jangan sampai masyarakat ketinggalan informasi, besok di Pontianak Kota dan selanjutnya Pontianak Timur,” katanya.
Mulyadi menambahkan, dilaksanakannya pasar murah juga melibatkan berbagai sektor, mulai dari Bank Indonesia, Perwakilan Kalbar, Perum Bulog Divre Kalbar, Bank Kalbar, Perumda BPR Khatulistiwa Pontianak dan sejumlah perusahaan swasta.
“Barang yang dijual bervariasi, ada yang dijual paketan dan satuan, yang pasti lebih murah dari harga pasar, tujuannya untuk meringankan beban masyarakat,” tutupnya. (kominfo/prokopim)