,
menampilkan: hasil
Perdana Digelar di Pontianak, MTQ Antarbangsa Pererat Silaturahmi se-Borneo
PONTIANAK - Tiga negara yang terletak di Pulau Borneo, yakni Indonesia, Malaysia dan Brunei Darussalam turut ambil bagian dalam Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Antarbangsa se-Borneo. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono berharap perhelatan ini menjadi momentum mempererat silaturahmi antar masyarakat yang ada di Pulau Borneo. Selain itu, pelaksanaan MTQ antarbangsa se-Borneo ini juga menjadi momentum dalam menggaungkan cinta terhadap Al Quran sehingga gemar membaca dan memahami serta mengamalkan isi kandungannya.
Meskipun MTQ Antarbangsa se-Borneo ini baru pertama kali digelar dengan waktu yang cukup singkat di Kota Pontianak Kalimantan Barat, namun diharapkan bisa memberikan dampak positif bagi masyarakat di pulau Borneo.
"Kita berharap kegiatan ini memberikan kesan yang baik, terutama sebagai ajang silaturahmi umat muslim se-Pulau Kalimantan atau se-Borneo, yang kita rasakan itu, kita adalah serumpun," ujarnya saat penutupan MTQ Antarbangsa se-Borneo di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Rabu (29/11/2023) malam.
"Mudah-mudahan dengan kegiatan ini, silaturahmi kita sesama umat muslim se-pulau Borneo ini semakin lebih akrab," imbuhnya.
Selain itu, yang terpenting, lanjut Edi, melalui kegiatan keagamaan seperti ini mampu meningkatkan rasa ketakwaan dan ibadah dengan mempedomani Al Quran sebagai petunjuk dalam kehidupan sehari-hari.
"Al Quran ini menjadi pedoman bagi masyarakat se-Borneo yang mewarnai kehidupan kita sehari-hari dan ini sebenarnya tujuan utama kita dari kegiatan ini," ucapnya.
Tak lupa, Edi Kamtono juga memberikan semangat kepada para kafilah dari delegasi yang hadir.
"Kepada peserta yang juara kami ucapkan selamat dan kepada peserta yang belum juara agar tetap semangat untuk berlatih," tuturnya. (prokopim)
Kabupaten Garut Tertarik Tiru Pontive Center Milik Pemkot Pontianak
Kabupaten Garut Timba Ilmu Inovasi di Kota Pontianak
PONTIANAK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Garut melakukan kunjungan kerja ke Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Kedatangan rombongan yang dipimpin langsung oleh Bupati Garut Rudy Gunawan disambut oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono yang didampingi Sekretaris Daerah Kota Pontianak Mulyadi dan sejumlah kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di Ruang Pontive Center, Rabu (29/11/2023). Tujuan kunjungan ini adalah untuk menimba ilmu dalam pengembangan inovasi daerah yang dilakukan oleh Pemkot Pontianak.
Atas nama Pemkab Garut, Bupati Rudy Gunawan menyampaikan ucapan terima kasih kepada jajaran Pemkot Pontianak atas sambutannya dalam kunjungan kerja dirinya bersama sejumlah kepala perangkat daerah. Maksud dan tujuan kedatangan rombongan Pemkab Garut ke Kota Pontianak adalah ingin mendengar dan menimba langsung bagaimana kiat-kiat dan strategi yang dilakukan Pemkot Pontianak dalam pengembangan inovasi daerah.
“Di ruangan command center (Pontive Center) ini salah satunya, yang bisa menampilkan pantauan kamera CCTV. Ini salah satu inovasi yang mungkin akan kita tiru ke depan,” ungkapnya.
Rudy menambahkan, pihaknya berencana mengembangkan beberapa lokasi yang akan menjadi pusat perkotaan di kabupaten yang dipimpinnya. Jika dilihat dari geografis wilayahnya, antara Kabupaten Garut dan Kota Pontianak punya kemiripan, yakni keduanya sama-sama terbelah oleh sungai, yakni Sungai Cimanuk di Garut dan Sungai Kapuas di Pontianak. Ia bersama rombongan sempat menikmati keindahan Sungai Kapuas dengan menyusuri menggunakan kapal wisata.
“Kami melihat adanya pembangunan duplikasi jembatan yang tengah dikerjakan, semoga pembangunannya cepat selesai dan bisa dimanfaatkan oleh masyarakat,” tuturnya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memaparkan, Pemkot Pontianak tanpa henti terus mencetak inovasi-inovasi dalam rangka meningkatkan pelayanan publik dengan mendorong ASN untuk berinovasi sebanyak-banyaknya. Jumlah inovasi yang ada di lingkup Pemkot Pontianak hampir mencapai 200 inovasi di tahun 2023 pada 67 unit kerja.
“Pada intinya, inovasi-inovasi tersebut bertujuan memberikan kemudahan-kemudahan bagi pelayanan publik di Kota Pontianak ini,” sebutnya.
Berdasarkan data, Indeks Inovasi Daerah Kota Pontianak 2023 tercatat 58,98 dan masih termasuk kategori kota yang inovatif. Edi bilang, inovasi-inovasi tersebut juga diikutsertakan dalam penilaian yang dilakukan oleh Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi serta masuk dalam Top 40 dan Top 99.
“Beberapa inovasi unggulan ada yang diikutsertakan dalam penilaian inovasi di pusat,” katanya. (prokopim)
Posyandu Terima Bantuan 96 Alat Permainan Edukatif
Dukung Tumbuh Kembang Anak Cegah Stunting
PONTIANAK – Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak menyerahkan sejumlah 96 Alat Permainan Edukatif (APE) secara simbolis untuk kemudian disebar ke seluruh kecamatan se-Kota Pontianak. Penyerahan dilakukan oleh Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan kepada lima petugas posyandu perwakilan dari masing-masing kecamatan. Kelima petugas itu adalah Maya dari Kecamatan Pontianak Kota, Ruslawati dari Kecamatan Pontianak Selatan, Nur Aini dari Kecamatan Pontianak Tenggara, Leili dari Kecamatan Pontianak Barat dan Agustinah dari Kecamatan Pontianak Timur.
“Di Pontianak Kota ada enam, Pontianak Selatan ada 15, Pontianak Tenggara 16, Pontianak Barat 31 dan Pontianak Timur ada 28,” tutur Bahasan usai penyerahan secara simbolis, di Aula Sultan Syarif Abdurrahman (SSA) Kantor Wali Kota, Rabu (29/11/2023).
APE adalah alat permainan yang dapat merangsang kreativitas balita, sehingga mengoptimalkan perkembangan otaknya. Adapun beberapa jenis APE seperti puzzle, balok, kartu sampai boneka jari. Bahasan berharap dengan penyerahan ini, seluruh balita di Pontianak memiliki tumbuh kembang otak yang maksimal.
“Yang akhirnya akan memacu nafsu makan, diiringi dengan konsumsi nutrisi dan gizi yang tepat, semoga terhindar dari stunting. Ini juga upaya kita untuk menurunkan angka stunting,” paparnya.
Keberadaan Posyandu di setiap titik kelurahan sangat penting dalam upaya menekan angka stunting. Bahasan ingin, sarana dan prasarana Posyandu harus memadai dan tepat guna. Ia menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada kader Posyandu yang telah turut serta berjibaku membantu Pemkot Pontianak menurunkan angka stunting.
“Semoga APE membantu stimulasi tumbuh kembang bayi dan balita,” tutupnya. (kominfo/prokopim)
HUT ke-52 Korpri, Wako Edi: Mantapkan Netralitas, Jaga Kondusifitas Jelang Pemilu
PONTIANAK – Sebagai satu kesatuan, para ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sudah teruji memiliki jiwa korps yang tinggi. Berbagai prestasi diukir ditambah dengan kisah teladan lainnya saat menjalankan tugas, menjadikan ASN kian tangguh. Kinerja para ASN pun tidak luput mendapat apresiasi dari Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono. Di hari puncak perayaan HUT ke-52 Korps Pegawai Republik Indonesia (Korpri), ia ingin mendorong semangat kebersamaan dan profesionalisme.
“Memberikan pelayanan prima kepada masyarakat. ASN sekarang dituntut kerja lebih cepat dan responsif melayani,” katanya usai apel HUT ke-52 Korpri, di Halaman Kantor Wali Kota Pontianak, Rabu (29/11/2023).
Tantangan demi tantangan dihadapi ASN Pemkot Pontianak dalam lima tahun terakhir kepemimpinan Wali Kota Edi dan Wakil Wali Kota Bahasan. Mulai dari pengurangan anggaran maupun kurangnya tenaga ASN, dihadapi dengan optimal. Edi menjelaskan, terdapat jumlah 0,8 persen masyarakat Pontianak yang menjadi ASN Pemkot Pontianak. Angka itu menurutnya belum ideal. Kendati demikian, kinerja ASN Pemkot Pontianak masuk dalam kategori sangat baik dengan nilai 91,10 yang dinilai oleh Inspektorat Provinsi Kalimantan Barat.
“Idealnya komposisi ASN 1,1 persen dari jumlah penduduk di suatu wilayah untuk memenuhi pelayanan. Tapi kita bisa mengoptimalkan potensi dan kekurangan yang ada,” tuturnya.
Jiwa korps ASN Pemkot Pontianak kian terpacu ketika salah satu anggotanya mengalami musibah. Pada peringatan puncak ini pula, Pemkot Pontianak menyerahkan bantuan berupa uang tunai kepada seorang ASN di Satpol PP Kota Pontianak yang mendapat musibah. Penyerahan dilakukan oleh Wali Kota didampingi Wakil Wali Kota Pontianak bersama Sekretaris Daerah Kota Pontianak Mulyadi.
“ASN Pontianak sudah melek sosial, jika ada yang memerlukan, di lingkungan masing-masing, ASN harus jadi yang pertama kali menawarkan bantuan,” imbuhnya.
Memasuki masa kampanye yang sudah resmi dimulai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kemarin, Edi mengimbau ASN di lingkungan Pemkot Pontianak untuk menjaga netralitas. Ia menekankan aturan yang sudah ditetapkan. Menjaga netralitas bukan berarti kehilangan hak pilih, namun dilarang memberikan dukungan dalam bentuk apapun.
“Mantapkan netralitas dan jaga kondusifitas,” ucapnya.
Sebelumnya, perayaan HUT ke-52 Korpri diperingati dengan berbagai agenda. Di antaranya lomba badminton antar ASN serta Fun Walk. Para pemenang lomba menerima hadiah usai apel. Predikat ASN berprestasi juga diserahkan kepada beberapa orang ASN. Edi berharap, ASN Pemkot Pontianak semakin sejahtera.
“Mudah-mudahan ASN Pontianak bisa melanjutkan kinerja dari visi misi yang baik, serta meningkatkan yang selama ini kurang,” tutupnya. (kominfo/prokopim)