,
menampilkan: hasil
Wako Harap Drumband Asal Pontianak Bisa Berkiprah di Nasional
Pontianak Open Drumband Competition
PONTIANAK - Sebanyak 19 unit drumband berlaga pada Pontianak Open Drumband Competition. Kompetisi drumband tingkat pelajar SD, SMP dan SMA ini menjadi rangkaian Pekan Kreasi Pemuda dalam rangka Hari Jadi ke-252 Pontianak. Tabuhan drumband oleh Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menandai secara simbolis dimulainya kompetisi tingkat Provinsi Kalbar di halaman KONI Provinsi Kalbar Stadion Sultan Syarif Abdurrahman, Sabtu (21/10/2023).
Edi berharap kompetisi drumband tingkat pelajar ini bisa membangkitkan semangat generasi muda untuk meningkatkan kualitas dan keterampilannya dalam memainkan drumband. Terlebih drumband merupakan cabang olahraga yang diperlombakan dalam Pekan Olahraga Nasional (PON).
"Semoga lewat kompetisi ini bisa menghasilkan juara yang akan mewakili Kalbar pada event-event yang lebih luas lagi, tingkat nasional bahkan internasional," ujarnya.
Keterampilan dalam memainkan drumband memang membutuhkan teknik tersendiri. Sebab tidak mudah untuk menyelaraskan antara gerakan dan suara drumband. Oleh karenanya dibutuhkan latihan rutin dan tekun supaya saat tampil bisa memberikan penampilan terbaik.
"Selamat berkompetisi, terus kembangkan kreativitas dan inovasi serta keterampilannya," pesan Edi.
Ketua Panitia Pontianak Open Drumband Competition Rudi Agus Haryanto menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada Pemerintah Kota Pontianak yang telah mempercayakan penyelenggaraan kompetisi ini. Kompetisi ini terbuka se-Kalbar untuk tingkat pelajar SD, SMP dan SMA. Peserta berasal dari kabupaten/kota se-Provinsi Kalbar. Kota Pontianak menjadi peserta yang mendominasi kompetisi ini.
"Kegiatan ini berlangsung selama dua hari, hari ini dan diperkirakan hingga besok sore," pungkasnya. (prokopim)
Peserta Happy Cycling Asal Kuching Rasakan Semarak Hari Jadi Pontianak
PONTIANAK - Sebanyak 228 peserta balap sepeda turut meramaikan Happy Cycling Pontianak 252 dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-252 Pontianak, Sabtu (21/10/2023). Peserta tidak hanya berasal dari Kota Pontianak maupun luar Provinsi Kalbar, sebanyak 22 peserta dari negeri jiran, Kuching, Sarawak berbaur bersama pembalap dan komunitas sepeda pada event tahunan ini.
Abdul Wahid, satu di antara peserta asal Kuching Sarawak, mengaku senang bisa bergabung pada event Happy Cycling Pontianak tahun ini. Selain ingin menjajal rute jalanan di Pontianak, ia juga ingin merasakan semarak ulang tahun yang ke-252 kota ini.
"Di sini kita bisa bertemu dengan pembalap dan berbagai komuniti basikal (komunitas sepeda) dari Pontianak bahkan dari luar Pontianak. Kita saling menjalin keakraban dan saling bagi tahu mengenai apepun itu, utamenye soalan basikal," ungkapnya dengan logat Malaysia.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyampaikan sambutan hangat kepada para peserta Happy Cycling Pontianak, terutama kepada para peserta dari negeri tetangga, Sarawak yang telah meluangkan waktunya untuk memeriahkan Hari Jadi ke-252 Pontianak lewat event olahraga sepeda.
"Selamat datang kepada para tamu dari Malaysia, selamat berlomba. Mudah-mudahan seluruh peserta bisa menikmati suasana Kota Pontianak dengan menyusuri jalanan di kota ini," ujarnya sesaat sebelum melepas para peserta balap sepeda.
Ia berharap Hari Jadi Pontianak tahun ini juga menjadi momen untuk membudayakan gemar berolahraga di masyarakat sebagaimana Pontianak dikenal sebagai sport city. Selain itu, melalui Happy Cycling ini diharapkan mempererat tali silaturahmi sesama pembalap maupun komunitas sepeda.
"Selain memeriahkan Hari Jadi Pontianak, kita juga ingin menggaungkan atau memasyarakatkan olahraga," sebutnya.
Digelarnya Happy Cycling ini pula sejalan dengan keinginannya untuk mewujudkan masyarakat yang bahagia lewat olahraga sepeda. Melalui event ini, para pembalap dan komunitas sepeda lintas negara saling mengenal dan menjalin keakraban.
"Tentunya, lewat Happy Cycling ini merayakan Hari Jadi Pontianak dengan cara sehat dan bermanfaat bagi semua orang," pungkasnya.
Rute yang ditempuh para peserta Happy Cycling Pontianak, pukul 05.30 WIB star di Jalan Rahadi Usman depan Kantor Wali Kota - Jalan Tanjungpura - Imam Bonjol - Untan - Ahmad Yani 2 - Supadio - putar ke Transmart (5 lap). Setelah itu, istirahat sejenak di Alfamart sebelah Sekolah Tunas Bangsa pukul 09.30 (selama 30 menit). Kemudian, dilanjutkan memutar Transmart hingga Supadio (4 lap).
Sekira pukul 11.30 WIB dari Jalan Ayani 2 - A Yani - KHA.Dahlan - Alianyang - Gusti Hamzah - masuk ke komplek perumahan Grand Panca Residence untuk istirahat, salat dan makan siang.
Pukul 13.00 WIB dilanjutkan menuju Ayani 2, putaran Supadio - Transmart (4 lap). Pukul 15.30 WIB dari Jalan A Yani 2 menuju Museum Kalbar untuk Finish. (prokopim)
Partisipasi Dunia Usaha Turunkan Stunting Lewat Bantuan Nutrisi
PONTIANAK – Penanganan stunting terus jadi prioritas Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak. Masyarakat diimbau untuk rutin memeriksakan kehamilan dan balita di fasilitas kesehatan terdekat. Langkah strategis prevalensi stunting juga dijalankan dengan memberikan bantuan makanan. Selain pihak pemerintah, sektor swasta pun turut memberikan perhatiannya kepada anak-anak pengidap stunting. Kali ini lewat forum Corporate Social Responsibility (CSR) Kota Pontianak yang menyerahkan bantuan paket nutrisi.
“Harapan kami dengan adanya kegiatan ini dapat membantu menangani masalah stunting yang ada di beberapa kecamatan supaya anak-anak Kota Pontianak dapat tumbuh dengan sehat, serta dapat membantu tumbuhkembang anak," terang Firman Mulyana, Pimpinan Cabang Indomaret Pontianak, usai kegiatan Program Bantuan Paket Nutrisi di Aula Rumah Jabatan Wali Kota, Jalan Abdurrahman Saleh, Jumat (20/10/2023).
Ketua Forum CSR Kota Pontianak, Daniel Edward Tangkau menerangkan, pihaknya ingin berbagi kebahagiaan lewat bantuan paket nutrisi. Kedepan, kegiatan CSR akan rutin dijalankan guna membantu Pemkot Pontianak menangani stunting.
“Mudah-mudahan kegiatan serupa terus ada di Pontianak,” katanya.
Apa yang dibutuhkan masyarakat akan didata Pemkot Pontianak. Daniel menyebut, data itu yang dibutuhkan pihaknya sebelum mengumpulkan bantuan.
“Tidak hanya uang, karena kebutuhan masyarakat bisa bermacam,” ucapnya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyambut baik setiap uluran tangan dari pihak swasta yang ingin meringankan beban warga. Khususnya CSR tiap perusahaan. Menurutnya, program tersebut sangat membantu Pemkot Pontianak dalam menangani stunting. Selain itu juga membantu persoalan sosial masyarakat.
“Saya berharap bantuan ini tidak hanya saat ini, karena masih ada 19,7 persen anak-anak pengidap stunting di Kota Pontianak yang terus kita tekan. Teman-teman dunia usaha sangat membantu kami,” imbuhnya.
Bantuan pangan dan tunai telah diserahkan Pemkot Pontianak lewat Dinas Sosial Kota Pontianak kepada Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Program Keluarga Harapan (PKH). Hal itu dilakukan dalam rangka menyelesaikan persoalan sosial ekonomi masyarakat.
“Sekarang kita menjelang Hari Jadi ke-252 Pontianak, jadi momentum untuk menuju kemajuan ekonomi dan masyarakat yang berkualitas,” pungkasnya.
Kenang Jasa Pendiri Pontianak, Jajaran Pemkot Ziarah ke Makam Kesultanan
PONTIANAK - Rombongan peziarah menggunakan dua buah bus tiba di Makam Kesultanan Pontianak di Batulayang Kecamatan Pontianak Utara, Jumat (20/10/2023) pagi. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono bersama Forkopimda Kota Pontianak dan jajaran pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak disambut dengan taburan beras kuning oleh pengurus makam saat memasuki gerbang. Pembacaan Surah Yasin menjadi pembuka kegiatan ziarah Makam Kesultanan Pontianak. Kemudian dilanjutkan doa untuk para Sultan serta keluarga besar Kesultanan Pontianak.
Edi mengatakan, ziarah ke Makam Batulayang ini sudah menjadi agenda rutin setiap menyambut Hari Jadi Pontianak yang jatuh pada tanggal 23 Oktober 2023 mendatang.
"Ziarah ini untuk mendoakan Sultan-sultan yang pernah memimpin Kesultanan Pontianak, semoga almarhum mendapat tempat terbaik di sisi Allah, SWT," ujarnya.
Atas nama Pemkot Pontianak dan warga Kota Pontianak, dirinya menyampaikan ucapan terima kasih tak terhingga atas jasa-jasa Sultan Pontianak yang telah mendirikan Kota Pontianak. Rasa syukur juga diungkapkannya karena Pontianak sebagai ibukota Provinsi Kalbar mengalami perkembangan yang begitu pesat.
"Yang jelas dari awalnya Pontianak masih hutan belantara hingga menjadi Kota Pontianak seperti sekarang ini tidak terlepas dari jasa-jasa Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie yang telah mendirikan Kota Pontianak," katanya.
Mengenang jasa-jasa pendiri Kota Pontianak, Edi menyebut sudah sepatutnya semua lapisan masyarakat turut mendoakan. Banyak pelajaran yang bisa dipetik, sebagaimana Sultan Syarif Abdurrahman Alkadrie dengan kegigihannya mampu menjadikan Pontianak sebagai wilayah Kesultanan kala itu. Seiring berjalannya waktu, Pontianak menjadi sebuah kota yang berkembang pesat.
"Ini menjadi inspirasi bagi kita semua untuk membangun Kota Pontianak lebih maju lagi dan mensejahterakan masyarakat," pungkasnya. (prokopim/kominfo)