,
menampilkan: hasil
Wako Edi Apresiasi RS Kharitas Bhakti Gelar Sunatan Massal Gratis
Bantu Masyarakat Kurang Mampu Lewat Bakti Sosial
PONTIANAK - Sebanyak 112 anak mengikuti sunatan massal gratis yang digelar Rumah Sakit (RS) Kharitas Bhakti, Rabu (18/10/2023). Bakti sosial yang digelar rutin setiap tahun ini dalam rangka memeriahkan Hari Jadi ke-252 Pontianak yang jatuh pada tanggal 23 Oktober 2023.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono hadir pada kegiatan itu untuk memberikan semangat kepada anak-anak yang akan dikhitan. Ia mengungkapkan apresiasi kepada RS Kharitas Bhakti yang telah menggelar sunatan massal.
"Kita ucapkan terima kasih dan apresiasi kegiatan sosial ini banyak membantu masyarakat," ujarnya.
Menurutnya, kegiatan sosial ini untuk memberikan kontribusi positif kepada masyarakat, yang mana rumah sakit ini secara teratur menyelenggarakan program sunatan massal yang mengubah hidup banyak anak-anak.
"Kegiatan ini bukan hanya tentang tindakan medis semata, tetapi juga sebuah wujud kepedulian yang mendalam terhadap kesejahteraan anak-anak," ungkap Edi.
Melalui sunatan massal ini, RS Kharitas Bhakti tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan secara gratis, tetapi juga memberikan rasa percaya diri dan kebahagiaan bagi anak-anak yang mendapat manfaat dari program ini. Dengan terus melanjutkan inisiatif seperti sunatan massal ini, RS Kharitas Bhakti memberikan teladan bagi institusi kesehatan lainnya.
"Artinya, rumah sakit ini tidak hanya merawat kesehatan tubuh, tetapi juga menyentuh hati dan jiwa masyarakat melalui program sosial seperti sunatan massal ini," katanya.
Edi menambahkan bahwa peran rumah sakit adalah menyediakan pelayanan kesehatan masyarakat untuk meningkatkan Indeks Kesehatan Masyarakat (IKM). RS Kharitas Bhakti mengambil peran dalam meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat. Sarana prasarana dan fasilitas rumah sakit ini juga ditingkatkan termasuk dokter-dokter dan tenaga medis.
"Mudah-mudahan kehadiran rumah sakit ini memberikan dampak bagi meningkatnya Indeks Kesehatan Masyarakat," tuturnya.
Sukandar, Ketua Panitia dari RS Kharitas Bhakti, menerangkan, bakti sosial ini digelar rutin setiap memperingati ulang tahun Kota Pontianak. Untuk sunatan massal digelar selama dua hari, dari tanggal 18 hingga 19 Oktober 2023 dengan jumlah peserta 112 anak.
"Hari Minggu mendatang kami juga menggelar pemeriksaan kesehatan gratis mulai dari pemeriksaan darah, diabetes, kolesterol lengkap, asam urat yang diperuntukkan khusus di lingkungan petugas damkar dengan jumlah peserta 155 orang," terangnya.
Khairul Fahman, orang tua dari anak yang mengikuti sunatan massal, mengetahui informasi adanya sunatan massal gratis ini melalui grup Whatsapp. Ia pun menyampaikan ucapan terima kasih kepada RS Kharitas Bhakti karena telah memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengikutsertakan anaknya dalam program ini.
"Sunatan massal ini sangat membantu kami masyarakat kurang mampu, semoga kegiatan ini tetap berlanjut sehingga banyak masyarakat yang merasakan manfaatnya," pungkasnya. (prokopim)
Wawako Bahasan Imbau ASN Waspadai Kerugian Daerah
PONTIANAK — Pemerintah Kota Pontianak lewat Inspektorat Kota Pontianak menggelar sosialisasi bertajuk 'Peningkatan Kompetensi Aparatur dalam Pengelolaan dari Penyelesaian Tuntutan Ganti Kerugian Daerah'. Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan berharap, melalui sosialisasi tersebut, jajarannya mampu menangani persoalan yang menyangkut keuangan daerah.
Bahasan mengimbau seluruh Perangkat Daerah di lingkungan Pemerintah Kota Pontianak untuk serius dalam menyelesaikan administrasi yang berkaitan dengan pendanaan. Ia selalu mewanti-wanti jajarannya agar mewaspadai kerugian daerah.
"Jangan menggampangkan, kalau bisa dikerjakan sekarang jangan tunggu nanti. Mindset seperti ini harus kita hapus," ungkapnya usai agenda sosialisasi, di Ruang Rapat Wali Kota, Rabu (18/10/2023).
Bahasan menilai, antar perangkat daerah tak jarang terjadi miskomunikasi karena kurangnya koordinasi. Melalui sosialisasi tersebut, dirinya berharap setiap perangkat daerah dapat memahami regulasi, sebagai upaya peningkatan pelayanan publik.
Kegiatan sosialisasi mengundang dua narasumber ahli masing-masing dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI Perwakilan Kalimantan Barat (Kalimantan Barat) dan Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Kekayaan Negara (DJKN) Kalbar.
"Agar masyarakat percaya dengan Pemkot Pontianak. Saya yakin tidak ada di antara kita yang mau mendapati temuan," pungkasnya. (kominfo
Wako Buka Kejuaraan Renang dan Panahan, Ajang Ukur Prestasi Atlet
Kejuaraan Renang dan Panahan Fast Shooting Jarak 15 meter
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono membuka Kejuaraan Renang antar Klub dan Pelajar se-Kota Pontianak. Selain itu, cabang olahraga panahan Open Tournament Fast Shooting Jarak 15 meter Tingkat Provinsi Kalbar juga resmi digelar di Kolam Renang Ampera Jalan Ujungpandang II Pontianak Kota, Rabu (18/10/2023).
Edi menyebut, kejuaraan ini merupakan ajang kompetisi untuk mengukur prestasi para atlet, baik atlet renang maupun panahan. Ia berharap momen kejuaraan renang ini selain membuktikan prestasi para atlet, juga membangun semangat persaudaraan antara peserta. Sementara Open Tournament Fast Shooting Jarak 15 meter se-Kalbar menunjukkan keahlian atlet dalam bidang olahraga memanah.
"Sementara untuk panahan juga telah banyak menelurkan atlet-atlet berprestasi baik nasional maupun internasional," ungkapnya.
Kedua kejuaraan olahraga ini mencerminkan semangat kompetisi yang kuat dan kerja sama antar atlet, menciptakan suasana yang menginspirasi bagi penggemar olahraga di Kalbar.
"Semoga kompetisi ini menjadi peluang untuk menggali bakat-bakat baru dan meningkatkan prestasi atlet-atlet kita di kancah nasional bahkan internasional," sebut Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kota Pontianak.
Untuk meningkatkan prestasi olahraga, sarana dan prasarana harus menjadi perhatian. Oleh sebab itu, Pemerintah Kota Pontianak berkomitmen untuk terus meningkatkan sarana dan prasarana olahraga secara merata. Seperti olahraga panahan, tidak memerlukan tempat yang spesifik, yang terpenting aman dan jaraknya sesuai standar. Sementara untuk fasilitas renang memang membutuhkan kolam renang berstandar olimpik dan kolam renang yang ada di sini sudah memenuhi standar itu.
"Kedepan jika memang diperlukan, kolam renang ditambah satu atau dua lagi, terutama di Pontianak Utara supaya masyarakat gemar berolahraga," ungkapnya.
Sekretaris PRSI Kota Pontianak Yusnaldi menjelaskan, untuk Kejuaraan Renang jumlah peserta 62 atlet, sedangkan turnamen panahan sebanyak 50 peserta.
"Total jumlah peserta dari dua kejuaraan ini sebanyak 112 orang," terangnya.
Untuk kejuaraan renang, nomor yang dipertandingkan adalah gaya bebas 50 meter dan gaya dada 50 meter.
"Hadiah yang disediakan berupa uang tunai dan piagam penghargaan serta medali," pungkasnya. (prokopim)
Ultah ke-60 Jelang Akhir Jabatan Wali Kota, Edi Minta ASN Bekerja Ikhlas
PONTIANAK - Genap di usianya 60 tahun, jabatan yang diemban Edi Rusdi Kamtono selaku Wali Kota Pontianak dalam hitungan dua bulan ke depan bakal berakhir. Meski tak ada perayaan khusus, syukuran yang dihadiri oleh jajaran ASN di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak dan anak-anak panti asuhan menjadi momen yang berkesan bagi pria kelahiran 17 Oktober 1963 ini.
Menjelang akhir masa jabatannya,sebagian besar target-target yang tercakup dalam visi misi maupun RPJMD sudah tercapai, bahkan beberapa di antaranya melampaui. Meski sempat dilanda pandemi Covid-19 selama kurun dua tahun, namun sekarang kondisi perekonomian mulai bangkit kembali dan pembangunan terus berjalan. Semua itu tidak terlepas dari dukungan seluruh ASN dan jajaran perangkat daerah di lingkungan Pemkot Pontianak, didukung masyarakat dan dunia usaha dengan berkolaborasi dan bersinergi membangun kota.
"Masih banyak impian yang belum terwujud secara maksimal, tetapi saya ingin semuanya dilakukan secara berkelanjutan," ujarnya di kediaman dinasnya, Selasa (17/10/2023).
Dalam kesempatan itu pula, dirinya menyampaikan pesan kepada seluruh ASN supaya bekerja dengan ikhlas, cepat, terukur dan berjiwa melayani serta mematuhi aturan sesuai dengan tugas dan fungsinya. Ia mengajak seluruh ASN menjadi ASN yang BerAKHLAK, yakni Berorientasi Pelayanan, Akuntabel, Kompeten, Harmonis, Loyal, Adaptif, Kolaboratif.
"Jika ini dilakukan, Insyaallah pelayanan di lingkungan Pemkot Pontianak bisa maksimal," ucapnya.
Meski aktivitas yang begitu padat dalam mengemban tugas selaku Wali Kota, dukungan dari istri dan anak-anak, orang tua, keluarga serta para sahabat menjadi penyemangat bagi dirinya.
"Berkat doa dan support dari keluarga, orang tua, sahabat serta jajaran ASN ini memberikan semangat yang tinggi untuk saya bisa bekerja menjalankan amanah," ungkap Edi.
Dalam keseharian menjalankan tugas, hampir setiap hari aktivitasnya dijejali berbagai agenda, baik di internal Pemkot Pontianak maupun eksternal atau kegiatan masyarakat. Bahkan, diakuinya kadangkala ia kurang tidur karena agenda dari pagi hingga malam, kemudian keesokan paginya kembali diisi dengan agenda dan selanjutnya. Untuk menyiasatinya, ia punya kiat tersendiri, yakni mengatur ritme, konsentrasi dengan tetap menjaga tubuh tetap bugar.
"Caranya dengan berolahraga minimal sepekan empat kali, serta tak lupa minum vitamin," ceritanya.
Di balik perjuangan seorang pemimpin selalu terdapat orang-orang hebat yang mendukungnya. Tidak terkecuali untuk Wali Kota Edi Kamtono. Ia dikelilingi orang tua dan keluarga yang senantiasa menjadi pelipur lara baginya. Di mata sang istri, Yanieta Arbiastutie, sosok Edi sebagai kepala keluarga dan ayah dari ketiga anaknya, adalah orang yang sabar dan hampir tidak pernah marah.
“Beliau itu tidak pernah marah. Kami tahu beliau marah saat beliau diam. Beliau imam yang hebat yang selalu membimbing anak-anak,” tuturnya.
Mendampingi seorang pemimpin wilayah bukanlah hal mudah. Tantangan demi tantangan dilewati Yanieta dan Edi bersama. Usia yang bertambah justru menambah semangat keduanya membangun Kota Pontianak. Menebar manfaat seluas-luasnya membuat risiko berkurangnya waktu bersama keluarga. Baik Yanieta dan Edi harus meluangkan waktu tertentu untuk anak dan cucu.
“Selama lima tahun saya mendampingi beliau sebagai Wali Kota Pontianak, (begitu) padat agenda (kegiatan) beliau. Dari pagi sampai malam. Saya selalu mendoakan agar beliau selalu diberikan kesehatan dan kemudahan dalam bekerja,” katanya.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Pontianak Mulyadi tak luput ikut mendoakan kebaikan untuk Wali Kota Edi Kamtono. Betapa tidak, sebagai pemegang jabatan ASN tertinggi di lingkungan Pemkot Pontianak, ia melalui berbagai persoalan di tataran strategis pemerintahan. Diakuinya, Edi selalu memberikan dorongan bagi ASN dalam meniti jenjang karir.
“Pak Edi senang jika ada ASN yang inovatif dan kreatif. Kami terlatih dengan arahan yang taktis,” ungkapnya.
Dengan tidak melupakan aturan yang berlaku, Edi selalu memberikan instruksi yang positif kepada seluruh ASN. Mulyadi menambahkan, visi dan misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota menjadi pedoman jajaran Pemkot Pontianak dalam mengemban tugas.
“Mari kita doakan semoga beliau senantiasa dilimpahkan keberkahan,” ajaknya. (prokopim/kominfo)