,
menampilkan: hasil
Apresiasi Petugas Kebersihan, Wako Edi Serahkan Penghargaan
PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menyerahkan secara simbolis piagam penghargaan kepada 50 dari 698 Petugas Penanganan Prasarana dan Sarana Umum (PPSU) atas dedikasi mereka dalam menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan. Apresiasi itu diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak sebagai pemacu semangat PPSU dalam bekerja.
"Semoga ini menjadi penyemangat bagi mereka untuk menjaga kebersihan kota,”ujarnya usai menyerahkan piagam penghargaan dan tali asih di Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak Jalan Alianyang, Kamis (21/12/2023).
Selain piagam penghargaan, PPSU juga mendapatkan tali asih berupa uang tunai masing-masing sebesar Rp1,5 juta. Atas nama Pemkot Pontianak, Edi menyampaikan ungkapan terima kasih kepada seluruh petugas yang telah berdedikasi dalam menjaga kebersihan dan keindahan Kota Pontianak.
Menurutnya, petugas tak hanya menghadapi persoalan kebersihan di lapangan, namun juga hal teknis lainnya, sehingga memerlukan kecakapan.
"Tanpa semangat petugas yang bekerja siang dan malam, bahkan ada yang subuh, kebersihan tak dapat dirasa,”ungkapnya.
Pontianak telah menerima sertifikat Adipura di tahun 2022. Pemandangan asri dan Ruang Terbuka Hijau (RTH) kini dapat ditemukan di setiap sudut kota. Wajar jika keindahan kota dinikmati wisatawan. Edi menyebut, tak jarang tamu-tamu yang datang memuji kebersihan serta kerapian Kota Pontianak.
"Saya bilang sama mereka, ini berkat petugas-petugas kebersihan," imbuhnya.
Kepala DLH Kota Pontianak Syarif Usmulyono menerangkan, terdapat beberapa indikator penilaian pemberian penghargaan kepada PPSU yang dinilai oleh tim seleksi. Mulai dari disiplin kerja, tanggung jawab penyelesaian pekerjaan serta kepatuhan terhadap kewajiban dan larangan.
"Adapun 50 penerima PPSU, terdiri dari 23 orang PPSU penyapuan, 14 orang PPSU pengangkutan sampah, 4 orang PPSU TP3R, 5 orang PPSU penjaga TPS, 4 orang PPSU pengelola sampah," tutupnya. (kominfo/prokopim)
Jumat Besok Soft Launching MPP
PONTIANAK - Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, soft launching Mal Pelayanan Publik (MPP) yang terletak di Jalan Kapten Marsan akan dilaksanakan pada hari Jumat, tanggal 22 Desember lusa. Sebanyak 21 jenis pelayanan publik akan menandatangani perjanjian kerjasama di bawah administrasi MPP Kota Pontianak. Ia menerangkan, proses pembangunan MPP sudah mencapai 98,4 persen.
"Kita ingin dikebut pembangunannya, agar akhir tahun sudah beroperasi. Semakin cepat untuk melayani kebutuhan administrasi masyarakat,” katanya usai syukuran MPP, Rabu (20/12/2023) sore.
MPP akan bertempat di lantai tiga gedung pasar Kapuas Indah. Di dalam gedung tersedia berbagai ruangan pelayanan. Tidak hanya itu, coffee shop juga turut menambah fasilitas MPP.
"Mudah-mudahan menyelesaikan persoalan pelayanan publik, sehingga masyarakat dapat sejahtera," sebut Edi.
Menjelang akhir masa jabatan Wali Kota Edi dan Wakil Wali Kota Bahasan, seluruh target pembangunan telah tercapai. Edi berharap, pembangunan dapat dilanjutkan oleh Penjabat (Pj) Wali Kota.
"Banyak impian saya untuk pembangunan Kota Pontianak, seperti IPALT-D dan fasilitas olahraga," tutupnya. (kominfo/prokopim)
Yanieta Harap Kaum Perempuan Aktif dalam Kemanusiaan dan Peduli Lingkungan
PONTIANAK - Peringatan Hari Ibu yang ke-95 tahun 2023 menjadi tonggak penting dalam gerakan perempuan Indonesia, khususnya bagi perempuan Kota Pontianak, untuk berkontribusi aktif dalam pembangunan dan memberikan inspirasi bagi kaum perempuan. Ketua Tim Penggerak PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie mengatakan, tema "Perempuan Berdaya Indonesia Maju" yang diangkat pada peringatan tahun ini bermakna bahwa masyarakat diingatkan untuk memahami dan menghargai kontribusi signifikan yang telah diberikan perempuan dalam memajukan negara. Sedangkan subtema yang dipilih, yaitu "Perempuan Peduli," menekankan pentingnya perempuan dalam membantu sesama dan berkontribusi dalam pembangunan masyarakat, negara, dan bangsa.
"Peringatan Hari Ibu ini bertujuan untuk mendorong perempuan agar lebih aktif dalam tindakan kemanusiaan dan peduli terhadap lingkungan. Dalam hal ini, perempuan diharapkan dapat menjadi relawan dan agen perubahan di komunitas mereka, serta memperkuat solidaritas dan kerja sama dalam mendukung isu-isu kemanusiaan,” ujarnya pada peringatan Hari Ibu ke-95 di Aula Rumah Jabatan Wali Kota Pontianak, Rabu (20/12/2023).
Namun, lanjutnya lagi, perjuangan perempuan Indonesia masih belum selesai. Indeks Pembangunan Gender dan Indeks Pemberdayaan Gender masih belum optimal, dimana masih maraknya kekerasan terhadap perempuan, tingkat kesejahteraan perempuan yang rendah dan ketimpangan antara perempuan dan laki-laki dalam beberapa aspek pembangunan.
"Oleh karena itu, kaum perempuan perlu bekerja keras untuk menyuarakan hak-hak mereka dalam memajukan pembangunan,”katanya.
Ketua TP PKK Kota Pontianak, yang juga Ketua Dekranasda Kota Pontianak ini, mengungkapkan harapannya pada peringatan kali ini. Dirinya berharap agar peringatan Hari Ibu yang ke-95 ini dapat mendorong terciptanya kesetaraan perempuan dan laki-laki dalam setiap aspek kehidupan.
"Baik di dalam keluarga maupun masyarakat, guna mewujudkan pembangunan berkelanjutan dan berkeadilan gender di Kota Pontianak," ungkapnya.
Peringatan Hari Ibu di Kota Pontianak kali ini diharapkan dapat menjadi momentum penting bagi semua pemangku kepentingan dan masyarakat luas untuk memberikan perhatian dan pengakuan akan pentingnya eksistensi perempuan dalam berbagai sektor pembangunan. Dengan kerja sama yang kuat, dia yakin bahwa perempuan dapat menjadi kekuatan yang luar biasa dalam mewujudkan visi Kota Pontianak sebagai kota yang maju, berkelanjutan dan setara bagi semua warganya.
Dalam kesempatan yang sama, Yanieta selaku Ketua TP PKK Kota Pontianak dan Norhasanah Bahasan sebagai Wakil Ketua TP PKK Kota Pontianak, berpamitan kepada seluruh pengurus dan kader-kader PKK Kota Pontianak serta tamu undangan karena masa jabatan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Pontianak akan berakhir pada 23 Desember 2023. Dirinya atas nama Ketua TP PKK Kota Pontianak menyampaikan permohonan maaf apabila selama bekerja lima tahun, masih ada kekurangan kegiatan program yang belum terlaksana.
"Tetapi kami percaya kader-kader PKK yang luar biasa yang ada di kecamatan dan kelurahan se-Kota Pontianak bisa terus termotivasi meneruskan program-program yang strategis untuk kemajuan dan kesejahteraan masyarakat Kota Pontianak,”imbuhnya.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menuturkan, peringatan Hari Ibu yang dirayakan setiap tanggal 22 Desember sebagai bentuk penghormatan dan penghargaan kepada sosok ibu yang membawa cinta, kehangatan, dan dedikasi tanpa batas kepada keluarga dan masyarakat.
"Atas nama Pemerintah Kota Pontianak, saya mengapresiasi peran aktif perempuan dalam berkontribusi membangun Kota Pontianak ini," tuturnya. (prokopim/kominfo)
Apresiasi Insan Dikbud, Wali Kota Serahkan Penghargaan
PONTIANAK – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono memberikan sejumlah penghargaan kepada insan dunia pendidikan dan kebudayaan sebagai wujud apresiasi atas komitmen memajukan pendidikan di Kota Pontianak. Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Wali Kota Edi pada acara Refleksi dan Apresiasi Bidang Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak di Aula Balai Penjamin Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Kalimantan Barat, Selasa (19/12/2023).
Edi menerangkan, pemberian penghargaan ini sebagai bentuk apresiasi kepada para insan pendidikan dan kebudayaan yang telah berdedikasi memajukan sektor tersebut. Ia berharap,penghargaan ini bisa menjadi penyemangat dan motivasi bagi kemajuan dunia pendidikan di Kota Pontianak.
"Semoga ini menjadi pemicu bagi kita semua untuk terus berbuat demi memajukan pendidikan maupun kebudayaan di Kota Pontianak,”ujarnya.
Menurutnya, faktor pendidikan berdampak pada Indeks Pembangunan Manusia (IPM), di Kota Pontianak khususnya. Secara nasional pun, pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) menjadi perhatian utama menyambut Indonesia Emas 2045.
"Di Kota Pontianak sendiri sepanjang lima tahun terakhir, sarana dan prasarana pendidikan meningkat tajam. Tampak dari pembangunan sekolah yang masif serta kualitas guru yang bertambah,” terangnya.
Kepeduliannya terhadap dunia pendidikan ditunjukan dengan upaya perekrutan guru-guru honorer menjadi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, yang telah diajukan kepada pemerintah pusat. Edi menjelaskan, terdapat lebih dari 800 guru honorer yang masuk ke dalam daftar perekrutan.
"Jika SDM warga Kota Pontianak sudah tinggi, saya yakin pembangunan akan cepat dan merata,” ungkapnya.
Pendidikan yang berkualitas dinilai Edi tak hanya sekadar menjelaskan pengajaran maupun pengetahuan tertulis. Dia menyebut pendidikan yang baik harusnya memancing kreativitas serta kecerdasan peserta didik, khususnya dalam menyelesaikan masalah. Dengan Kurikulum Merdeka, Edi berharap para Kepala Sekolah dapat meningkatkan kualitas belajar peserta didik.
"Kurikulum Merdeka ini memberikan keleluasaan kepada daerah-daerah untuk mengembangkan pelajar masing-masing, disesuaikan dengan potensi daerah tersebut,” jelasnya.
Para guru di era modern dituntut untuk bisa menyesuaikan perubahan budaya belajar. Terlebih ketika mengajar murid yang kini dikenal dengan sebutan Generasi Z dan Generasi Alpha. Edi mengajak tenaga pendidik mahir memanfaatkan teknologi di setiap proses belajar-mengajar.
"Apalagi sekarang sudah era metaverse. Beda dengan zaman kita dahulu. Situasi kemajuan era digital harus dimanfaatkan,” imbuhnya.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Pontianak Sri Sujiarti mengatakan, di tahun 2023, pihaknya juga menerima sebanyak 15 penghargaan atas pencapaian program kegiatan strategis nasional Pendidikan Dasar Menengah (PDM) dan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) yang diserahkan oleh BPMP Provinsi Kalbar.
"Berdasarkan itu, selain pemberian apresiasi, juga akan diberikan penghargaan kepada kepala sekolah dan guru atas upaya di luar ekspektasi," sebutnya.
Pemberian penghargaan kepada insan pendidikan di lingkungan Disdikbud Kota Pontianak ini, terang Sri, merupakan kali pertama diselenggarakan. Ia berharap agar kegiatan penghargaan ini terus terlaksana sebagai bentuk apresiasi kinerja para guru.
"Mudah-mudahan kita semua bisa bersemangat memberikan pelayanan yang lebih baik lagi kepada masyarakat Kota Pontianak di bidang pendidikan dan kebudayaan,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)