,
menampilkan: hasil
Kompetisi Olahraga Perkuat Pontianak Sport City
PONTIANAK - Ajang Kompetisi Seni dan Olahraga Madrasah (Aksioma) tingkat Madrasah Tsanawiyah se-Kota Pontianak resmi dimulai. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengajak seluruh peserta lomba untuk berkompetisi dengan sportif. Ia berharap terciptanya atlet yang unggul serta seniman dan seniwati yang profesional.
“Kedepan bisa menjadi salah satu peningkatan ekonomi kreatif Kota Pontianak,” ujarnya usai membuka Aksioma Kota Pontianak tahun 2023, di Halaman MTs Negeri 2 Pontianak Jalan Prof M Yamin, Senin (11/12/2023).
Edi menuturkan, membangun Pontianak sebagai kota olahraga memerlukan gairah yang kuat dari masyarakat akan pentingnya olahraga. Maraknya event-event olahraga dan seni di Kota Pontianak menjadi salah satu indikator tercapainya Pontianak sebagai sport city.
“Jadi kita terbiasa dengan olahraga, menjadikan olahraga sebagai gaya hidup. Serta menjadikan seni memiliki posisi yang setara dengan profesi lainnya,” terangnya.
Hardiansyah, Ketua Panitia Aksioma menjelaskan, Aksioma adalah acara rutin yang digelar untuk meningkatkan semangat kompetisi antar pelajar, khususnya di bawah Kementerian Agama. Untuk tahun ini, kompetisi akan berlangsung dari tanggal 11 sampai 14 Desember dan dipusatkan di halaman MTs N 2 Pontianak.
“Aksioma diikuti seluruh madrasah se-Kota Pontianak, jumlahnya 40 madrasah,” paparnya.
Terdapat tiga cabang lomba yang digelar, yaitu cabang ilmu pengetahuan, seni dan olahraga. Hardiansyah menambahkan, jenis lomba yang dilaksanakan seperti Musabaqah Tilawatil Quran, Tahfidz Quran, Nyanyi Solo Religi, Lomba Cepat Tepat, Tenis Meja dan Futsal.
“Mudah-mudahan berjalan dengan lancar," tutupnya. (kominfo/prokopim)
Wujud Transparansi, Pemkot Pontianak Luncurkan Aplikasi Bayar Pajak e-Ponti Mobile
Bisa Diunduh di eponti.pontianak.go.id
PONTIANAK – Untuk memastikan transparansi keuangan daerah kepada masyarakat, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak meluncurkan aplikasi digital yang diberi nama e-Ponti Mobile. Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menjelaskan, seluruh informasi terkait Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang didapat dari pajak tertera dalam satu aplikasi terintegrasi tersebut.
“Era sekarang memungkinkan informasi keuangan lebih mudah diakses masyarakat. Ini yang kita inginkan, digitalisasi mencegah terjadinya penyelewengan dari pola sebelumnya yang diterapkan,” ujarnya setelah meluncurkan secara resmi aplikasi e-Ponti Mobile, di Hotel Aston belum lama ini.
Melalui aplikasi e-Ponti Mobile pula, pembayaran pajak menjadi lebih praktis. Data yang disajikan pun real time, artinya selalu diperbaharui setiap detiknya. Sehingga, menurut Edi, akurasi data dapat diolah sebagai bahan evaluasi kinerja pengelolaan PAD yang dilaksanakan kepala daerah maupun perangkat daerah.
“Serta memudahkan pejabat pengelola keuangan daerah dalam memantau ketersediaan kas yang dapat membiayai program kegiatan,” ungkapnya.
Kepala BKD Kota Pontianak Amirullah menyampaikan, aplikasi e-Ponti Mobile dapat diunduh di laman eponti.pontianak.go.id. Pada laman ini, untuk mengunduh aplikasinya, masuk ke menu yang ada di pojok kanan, kemudian pilih ‘Unduh APK’. Setelah mengunduh, wajib pajak terlebih dahulu mendaftarkan akun untuk masuk ke dalam aplikasi.
“Kontribusi pajak daerah satu per lima dari PAD Kota Pontianak. Aplikasi e-Ponti Mobile menjembatani wajib pajak untuk berkontribusi,” terangnya.
Memanfaatkan teknologi informasi, pihaknya juga telah membuka layanan interaktif via pesan WhatsApp Tanjak (Tanya Jak) dan Kring Pengawasan yang dapat diakses melalui aplikasi e-Ponti Mobile.
“Silahkan peroleh informasi dari sana (Tanya Jak dan Kring Pengawasan), maupun menyampaikan keluhan dari kendala yang dihadapi,” tutupnya. (kominfo/prokopim)
Edi Apresiasi Musisi Kalbar Gelar Konser Peduli Palestina
PONTIANAK - Sebagai bentuk kepedulian pada rakyat Palestina atas tragedi kemanusiaan yang masih berlangsung, para musisi Kalbar menggelar konser musik amal untuk menggalang donasi di Warung Kopi Klaani, Sabtu (9/12/2023) malam. Sebelum konser digelar, doa bersama mengawali rangkaian acara untuk mendoakan keselamatan bagi bangsa Palestina.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono turut menyerahkan donasi kepada perwakilan dari Rumah Zakat untuk disalurkan membantu rakyat Palestina. Tak hanya itu, Edi juga menyumbangkan suaranya dengan menyanyikan dua buah lagu pada konser bertajuk ‘Musik dan Doa, Pemusik Kalbar Peduli Palestina’, yakni ‘Separuh Nafas’ milik Band Dewa 19 dan Lagu milik Slank berjudul ‘Ku Tak Bisa’.
“Saya memberikan apresiasi tinggi kepada para pemusik Kalbar yang peduli terhadap nasib para korban di Gaza Palestina," ujarnya.
Menurutnya, aksi nyata dengan semangat solidaritas dan kepedulian para musisi Kalbar melalui konser amal ini terus memberikan dukungan nyata dan menginspirasi aksi kemanusiaan lainnya di masa mendatang. Lewat konser ini, para musisi Kalbar menyumbangkan talenta mereka dalam bentuk penampilan musik yang menghibur.
“Tidak hanya musik yang menjadi pusat perhatian dalam konser ini, tetapi juga pesan solidaritas dan kepedulian terhadap tragedi kemanusiaan di Palestina,” kata Edi.
Ia menilai, konser amal galang donasi ini menjadi bukti konkret bahwa musisi Kalbar tidak hanya berbakat dalam dunia musik, tetapi juga memiliki hati yang besar untuk berbagi dan membantu sesama. Para musisi mengerahkan segala kemampuannya dalam bermusik yang tidak hanya bertujuan menghibur, tetapi juga memberikan dampak positif terhadap sesama demi kemanusiaan.
“Tentunya dengan aksi sosial ini, masyarakat diharapkan lebih peduli terhadap isu-isu sosial dan membantu mereka yang membutuhkan seperti yang dialami bangsa Palestina saat ini,” imbuhnya. (prokopim)
Apresiasi Wajib Pajak, Pemkot Anugerahkan Penghargaan
Pajak Award Bagi Pelaku Usaha Patuh Bayar Pajak
PONTIANAK – Sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak yang taat dalam membayar pajak di tahun 2023, Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak lewat Badan Keuangan Daerah (BKD) Kota Pontianak menggelar Pajak Award yang dirangkaikan dengan launching aplikasi e-Ponti dan High Level Meeting (HLM) Tim Percepatan dan Perluasan Digitalisasi Daerah (TP2DD), di Hotel Aston Jalan Gajah Mada, Jumat (8/12/2023) malam.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, penyerahan penghargaan ini sekaligus sebagai pengakuan Pemkot Pontianak atas kontribusi insan perpajakan dalam mendorong Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Pontianak. Hal itu tampak dari peningkatan PAD sebesar 27,61 persen pada tahun 2022 dan diperkirakan bertambah pada akhir bulan Desember 2023 mendatang.
“Peran wajib pajak penting dalam membangun Kota Pontianak. Jika seluruh wajib pajak patuh, kita bisa mendapatkan lebih banyak lagi PAD kedepannya,” ungkapnya usai menyerahkan penghargaan kepada para pemenang Pajak Award 2023.
Edi menerangkan, per 2 Januari sampai 6 Desember 2023, realisasi pajak daerah sudah berada di angka Rp 347,4 miliar yang berasal dari pajak hotel, restoran dan hiburan. Transparansi keuangan kepada masyarakat adalah prinsip yang selalu dipegangnya sebagai langkah penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan akuntabel.
“Hal ini penting karena dengan adanya kepercayaan dari masyarakat, akan berdampak positif pada PAD,” ucapnya.
Kepala BKD Kota Pontianak Amirullah memaparkan, terdapat 12 kategori pemenang, seperti Hotel Terbaik, Restoran Terbaik, Rumah Makan Terbaik, Penginapan Terbaik maupun Cafe Terbaik. Setelahnya adalah Warung Kopi Terbaik, Katering Terbaik, Karaoke Terbaik, Hiburan Umum Terbaik, Parkir Berbayar Terbaik, Parkir Gratis Terbaik hingga Penghargaan Stakeholders.
“Harapan kami agar wajib pajak lainnya termotivasi untuk patuh dalam membayar pajak,” katanya.
Limin, atau yang biasa disapa Aming dan juga sekaligus owner dari Aming Coffee, menjadi satu di antara penerima Pajak Award. Ia mendapatkan penghargaan sebagai wajib pajak terbaik kategori cafe. Sebagai pelaku usaha yang sudah bergelut puluhan tahun, Aming menganggap pentingnya patuh membayar pajak. Ia merasa senang karena uang pajak yang diserahkan menentukan pembangunan daerah.
“Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi yang diberikan Pemkot Pontianak,” ungkapnya.
Dari seluruh gerai yang tersebar di Kota Pontianak, Aming Coffee cabang Podomoro yang terletak di Jalan Putri Candramidi, menjadi cafe dengan penyumbang pajak terbesar di Kota Pontianak. Aming menuturkan, pihaknya senantiasa melaksanakan pembayaran pajak rutin setiap bulannya sebanyak 10 persen dari keuntungan.
“Sekarang bayarnya sudah bisa online. Awalnya disetor lewat bank secara tunai, sekarang ada aplikasinya,” pungkasnya. (kominfo/prokopim)